Rumus Keliling Layang-Layang beserta Contoh dan Pembahasannya

rumus keliling layang layang

Rumus keliling layang layang adalah a+b+c+d dimana a, b, c, dan d merupakan masing-masing panjang sisi dari layang-layang.

Bangun layang-layang adalah bangun datar dua dimensi yang memiliki dua pasang sisi sama panjang dan saling membentuk sudut yang berbeda.

Nah, perlu diingat dua pasang sisi ini sama panjang dan tidak sejajar ya. Bisa diperhatikan gambar berikut.

Rumus keliling layang layang
Bangun datar layang-layang

Gambar diatas menunjukkan bangun layang-layang dengan sisi ABCD yang memiliki dua pasang sisi sama panjang antara AB=AD dan BC=CD.

Selain itu, bangun layang-layang membentuk dua diagonal yang saling berpotongan yaitu diagonal AC dan BD.

Nah, apa sih yang membedakan bangun layang-layang dengan bangun lainnya? Tentu saja dengan melihat sifat bangun atau karekteristik bangun itu sendiri.

Sifat Bangun Layang-layang

Sifat-sifat bangun dari layang-layang adalah sebagai berikut:

  • Memiliki dua pasang sisi sama panjang dan tidak sejajar
  • Memiliki dua sudut sama besar. Seperti sudut ABC = sudut ADC
  • Memiliki dua diagonal saling tegak lurus. Diagonal AC tegak lurus dengan diagonal BD
  • Memiliki satu sumbu simetris, garis yang berhimpitan dengan garis AC.

Rumus Layang-layang

Dua rumus yang akan dibahas disini adalah rumus keliling layang-layang dan rumus luas layang-layang.

Rumus Keliling Layang-layang

Dari gambar bangun layang-layang diatas, dapat kita uraikan rumus kelilingnya.

Rumus keliling layang layang

Misalnya sisi AB = AD = a, kemudian sisi BC=CD= b. lalu keliling layang-layang menjadi

K = AB + BC CD + DA
= a + b + b +a
= 2a + 2b
= 2(a+b)

Keterangan:

K = Keliling bangun layang-layang.

a dan b = sisi-sisi bangun layang-layang.

Rumus Luas Layang-layang

Rumus keliling layang layang

Berdasarkan gambar diatas, diketahui diagonal AC dan BD adalah d1 dan d2 sehingga luas bangun layang-layang dinyatakan sebagai berikut.

L = ½ x diagonal pertama x diagonal kedua
L = ½ x AC x BD
L = ½ x d1 x d2

Keterangan :

Baca juga:  Unsur Ekstrinsik dan Intrinsik dalam Cerpen (Lengkap) + Contoh Soal

L = Luas bangun layang-layang

d1 dan d2= diagonal-diagonal bangun layang-layang

Contoh Soal Bangun Layang-Layang

1. Layang-layang memiliki ukuran diagonal-diagonal yaitu 10 cm dan 15 cm. Tentukan luas bangun layang-layang tersebut.

Diketahui :
d1= 10 cm
d2= 15 cm

Ditanyakan : L =?

Jawab:

Luas bangun layang-layang

Luas = ½ x d1 x d2

= ½ x 10 x 15

= 75 cm2

Jadi, Luas bangun layang-layang tersebut adalah 75 cm2

2. Hitunglah luas dan keliling bangun layang-layang dibawah ini!

Diketahui :
d1= 24 cm
d2= 40 cm
a = 13 cm
b = 37 cm

Ditanyakan: L dan K ?

Jawab:

Keliling bangun layang-layang

K = 2(a+b)

= 2 (13 + 37)

= 2 (50)

= 100 cm

Luas bangun layang- layang

L = ½ x d1 x d2

= ½ x 24 x 40

= 12 x 40

= 480 cm2

Demikian, penjelasan mengenai Rumus Keliling dan Luas bangun layang-layang beserta contoh soalnya. Semoga bermanfaat!

Lulusan Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Senang belajar dan meneliti.

Be the first to comment

Leave a Reply