Apa itu resign? dan 10+ Alasan Resign yang Sering Dilakukan

resign adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Resign adalah pengajuan pengunduran diri dari suatu pekerjaan atau kegiatan, resign biasanya sangat erat kaitannya dengan lingkungan kerja.

Banyak alasan untuk melakukan resign adalah diantaranya kondisi lingkungan kantor yang tidak membuat kita untuk tumbuh hingga hal yang terkait gaji yang tidak sebanding dengan jobdesk kerja.


Dalam bekerja merasakan kebosanan dan kejenuhan mungkin merupakan hal yang wajar, namun jika perasaan itu muncul terus menerus bisa jadi itu pertanda kamu harus break atau bahkan resign.

Kata resign mungkin sering menjadi momok bagi beberapa orang, karena biasanya resign tidak bisa dipisahkan dari konsekuensi berupa denda atau bahkan blacklist. Sebelum mengenal lebih jauh kita harus mengenal makna resign.

Resign adalah pengajuan pengunduran diri yang biasanya dilakukan di lingkungan kerja. Tentunya hal ini sangatlah memerlukan pemikiran yang matang.

Nah kira-kira alasan apa saja sih yang mendorong seseorang untuk resign?

1. Tak ada ruang untuk tumbuh

Rasa ini muncul Ketika sudah bekerja dengan kurun waktu yang lama namun merasa masih berdiri ditempat yang sama, monoton dan tidak ada hal-hal baru.

Alasan ini sering digunakan oleh orang-orang yang memiliki jiwa eksploratif dan kreatif, karena pada dasarnya perkembangan diri itu sama pentingnya dengan pendapatan yang diperoleh.

2. Alasan Keluarga

Alasan keluarga merupakan alasan yang paling umum digunakan untuk berhenti bekerja atau mengajukan mutasi.

Alasannya bermacam-macam, misalnya jauh dari keluarga, terlalu banyak pekerjaan sehingga menyita waktu untuk keluarga.

3. Merasakan panggilan untuk memulai usaha sendiri

Alasan ini biasanya sering muncul Ketika seseorang mulai jenuh dengan ritme kerja dan peran kerjanya.

Baca juga:  Daftar Paket dan Harga Ruang Guru 2021 [TERBARU]

Alasan ini juga muncul Ketika seseorang sudah memikirkan dengan matang usaha barunya.

Bahkan ada sebuah pernyataan dari seorang jurnalis Suzy Welch mengatakan:

Ingatlah ini, menjadi bos bagi diri sendiri tidak akan ada artinya kecuali Anda punya ide yang luar biasa. Jika Anda punya ide itu, maka bangunlah bisnis Anda sendiri. Jika tidak, mungkin Anda harus menunggu sampai Anda menemukannya.

4. Mencari Tantangan Baru

Bagi beberapa karyawan, bekerja di sebuah perusahaan memang dijadikannya sebagai uji tantangan terhadap kemampuan dirinya.

Maka ketika tantangan yang mereka jalani ternyata sudah tak ada lagi, maka karyawan yang seperti ini bisa saja kemudian akan memutuskan untuk resign (berhenti).

Kemudian mereka ini akan mencari pekerjaan baru yang bisa menjadi tantangan baru untuk dirinya. 

5. Lingkungan kerja yang tidak nyaman

Tidak bisa dipungkiri ini merupakan alasan dasar seseorang untuk memilih resign.

Hal ini dikarena banyak survey mengatakan orang lebih memilih tempat kerja dengan kenyamanan yang tinggi daripada gaji yang tinggi namun tidak nyaman (untuk tipe kerja jangka Panjang).

Tempat kerja yang tidak nyaman bisa berasal dari sesame karyawan, manajemen bahkan lingkungan.

6. Tidak Sesuai dengan Latar Belakang Pendidikan

Di Indonesia banyak sekali perusahaan yang cenderung acuh dalam memilih karyawan.

Biasanya perusahaan tersebut hanya melihat gelar terakhir pendidikan tanpa mengetahui latar belakang dan jenis jurusan apa yang diambil.

Karena hal ini banyak orang yang memilih resign karena merasa harus memulai belajar dari nol hingga merasa kerja tidak sesuai passion.

7. Muncul Konflik

Alasan ini bisa menjadi latar belakang dari munculnya alasan resign lain.

Karena pada dasarnya konflik  di lingkungan kerja akan membuat orang tidak nyaman bahkan bisa  menghambat seseorang untuk berkembang.

8. Bosan dan Jenuh

Manusia memang memiliki sebuah rasa atau perasaan bosan atau jenuh ketika sebuah aktivitas dilakukan berkali-kali secara terus-menerus.

Dan keadaan bosan dan jenuh ini bisa saja akan mengakibatkan karyawan tersebut kemudian memutuskan untuk berhenti bekerja (resign).

Baca juga:  Banner: Pengertian, Fungsi, Jenis, Ukuran, dan Contohnya

9. Mendapatkan Tawaran Pekerjaan Lain

Mendapatkan tawaran pekerjaan lain bisa menjadi salah satu alasan untuk Anda mengajukan pengunduran diri.

Namun perlu diingat, sebelum membuat keputusan ini sebisa mungkin terbuka dengan perusahaan tentu lebih baik.

10. Alasan Kesehatan

Alasan ini merupakan alasan yang sangat mutlak karena Kesehatan seseorang berbanding lurus dengan kinerja orang tersebut.

Jika seseorang tidak sehat maka tidak bisa bekerja secara maksimal.

Sakit dalam konteks ini bukanlah sakit ringan yang bisa sembuh dengan cepat namun lebih ke tipe sakit yang memerlukan perawatan yang cukup lama.

11. Melanjutkan Pendidikan

Pendidikan merupakan salah satu hal yang menunjang perkembangan karir seseorang.

Hal ini bisa menjadi alasan yang cukup kuat yang tidak dipermasalahkan oleh perusahaan, karena perusahaan umumnya akan memberikan support bagi karyawannya untuk mengembangkan diri.

Perusahaan mungkin akan memberikan counter offer untuk bekerja lebih leluasa sambil melanjutkan pendidikan.

12. Merasa Tidak Maksimal dalam Bekerja

Hal ini terdengar naif dan klise namun kejadian seperti ini benar adanya, karena bagi Sebagian orang bekerja tidak hanya melakukan perintah namun juga mengerahkan semua yang dimilikinya secara maksimal.

Hal itu dapat membuat seseorang merasa berguna dan bangga pada diri sendiri.

Seseorang yang memiliki jiwa seperti itu akan memilih alasan resign ini karena mereka merasa tidak bisa menuangkan usaha dan keahlianya dalam bekerja.

Nah, itu tadi merupakan beberapa alasan untuk resign kerja. Namun perlu diperhatikan bahwa resign tidak hanya tentang anda namun juga perusahaan anda.

Sebelum memilih resign pastikan anda telah menyelesaikan project anda dan sudah mempunyai target tempat kerja lain.

Referensi

  • cermati.com