Piramida Makanan: Pengertian, Jenis, Tingkatan dan Contohnya

piramida makanan adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Piramida makanan adalah gambaran secara umum hubungan antar komponen biotik dalam sebuah ekosistem. Piramida makanan menunjukkan ukuran relatif dari beragam komponen di berbagai tingkat trofik rantai makanan.

Pada piramida ini, setiap tingkat trofik rantai makanan diwakili oleh batang horizontal, dengan lebar batang mewakili jumlah organisme (populasi), jumlah biomassa atau jumlah energi yang tersedia pada tingkat tersebut.

Pengertian Piramida Makanan

Piramida makanan yaitu gambaran secara umum hubungan antar komponen biotik dalam sebuah ekosistem.

Terdapat perbedaan antara piramida makanan dengan rantai makanan, sebab piramida makanan memberikan gambaran interaksi antar komponen biotik, yang lebih dari sekedar peristiwa makan dan dimakan dalam rantai makanan.

Dalam suatu ekosistem, tumbuhan berperan sebagai produsen yang memiliki jumlah populasi lebih besar dibandingkan dengan tingkat trofik lainnya.

Jumlah popolasi produsen lebih banyak dibandingkan konsumen I, konsumen II, konsumen III dan seterusnya hingga sampai pada konsumen puncak.

Jenis – Jenis Piramida Makanan

1. Piramida Biomassa

Piramida Biomassa yaitu salah satu sistem piramida yang menyatukan massa dari semua organisme yang berada pada suatu habitat tertentu.

piramida makanan adalah

Piramida ini merupakan sebuah organisme yang diukur berdasarkan massa, contohnya berat dari setiap organisme dapat diukur dalam satuan gram.

Piramida biomassa sangat akurat dalam menunjukkan suatu hubungan kuantitas biomassa pada sebuah ekosistem yang berdasarkan habitat dari oragnisme tersebut.

Piramida Biomassa terbagi menjadi 2 bagian, diantaranya:

  • Piramida Tegak, yaitu suatu sistem piramida yang massa produsennya lebih besar, dibandingkan dengan tingkat trofik yang berada di atasnya, dan biasanya menggambarkan sebuah ekosistem daratan.
  • Piramida Terbalik, yaitu sebuah sistem piramida yang massa produsennya lebih kecil, dibandingkan dengan massa gabungan dari konsumennya, dan biasanya menggambarkan sebuah ekosistem perairan.

2. Piramida Energi

Piramida energi ini terjadi penurunan energi pada setiap tingkat trofik. Semakin tinggi tingkat trofiknya jumlah energi maka akan semakin mengecil.

Baca juga:  4 Prinsip Geografi dan Penerapannya Dalam Kehidupan Kita

Sehingga, produsen memiliki energi lebih besar dibandingkan dengan konsumen-konsumen ditingkat trofik yang lebih tinggi. Semakin mengecilnya jumlah energi pada setiap trofik disebabkan adanya beberapa faktor.

Diantaranya seperti:

  • Hanya sebagian makanan tertentu saja yang bisa dimakan oleh tingkat trofik selanjutnya.
  • Tidak semua makanan yang dimakan bisa dicerna melainkan dikeluarkan menjadi kotoran.
  • Sebagian makanan yang dimakan dicerna menjadi bagian dari tubuh organisme, sedangkan pada sisanya sebagai sumber energi.

3. Piramida Populasi

Piramida Populasi adalah sebuah organisme yang berperan sebagai produsen harus memiliki populasi yang lebih banyak dibandingkan dengan tingkat trofik yang mana berperan sebagai konsumen di atasnya.

piramida makanan adalah

Ujung piramida populasi ini diposisikan oleh organisme yang berperan sebagai konsumen III, dan diantara dasar & puncaknya piramida populasi ini, ditempati oleh beberapa tingkatan konsumen lainnya (konsumen I & konsumen II).

Suatu populasi pada konsumen I harus lebih banyak daripada populasi pada konsumen II, dan populasi pada konsumen II harus lebih banyak dibandingkan populasi pada konsumen III & seterusnya.

Piramida populasi juga disebut sebagai piramida penyeimbang dari populasi setiap organisme. sebab sudah sewajarnya populasi dari kelompok mangsa selalu lebih banyak dibandingkan dengan sekelompok pemangsanya.

Sehingga sumber makanannya tidak akan pernah habis. Namun jika sebaliknya yaitu jumlah pemangsa lebih besar, maka berakibat kepunahan dari suatu organisme itu sendiri.

Tingkatan Piramida Makanan

Piramida Makanan  terdiri dari 5 tingkatan makanan dan minuman sesuai kebutuhan tubuh manusia serta 1 tingkat pondasi hidup sehat seperti berolahraga teratur dan menjaga berat badan yang ideal.

Berikut beberapa tingkatan piramida makanan:

  • Tingkat Pertama

Tingkat dasar dalam piramida makanan sehat ini adalah menjaga berat badan ideal dan rutin berolahraga. Kedua unsur tersebut sangat mempengaruhi kualitas hidup sehat kita.

Dengan berolahraga kita dapat membakar kalori yang kita konsumsi dan menjaga tubuh tetap berada di berat badan yang ideal. 

  • Tingkat Kedua
Baca juga:  Separatisme adalah - Penjelasan, Penyebab, dan Contohnya

Air berperanan sangat penting dalam tubuh manusia, yang mana air berfungsi sebagai pembentuk sel dan cairan tubuh, pengatur suhu tubuh, pelarut zat-zat gizi lainnya dan sebagai pembantu dalam proses pencernaan.

  • Tingkat Ketiga

Tingkat ketiga piramida makanan yaitu makanan-makanan yang merupakan sumber karbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, roti, biskuit, jagung dan ubi.

Makanan tersebut biasanya disebut dengan makanan pokok yang umumnya dikonsumsi 3 sampai 8 porsi sehari.

  • Tingkat Keempat

Tingkat keempat dari Piramida Makanan adalah sayur-sayuran dan buah-buahan yang merupakan sumber serat, vitamin dan mineral.

Sayur-sayuran sebaiknya dikonsumsi 3 hingga 5 porsi sedangkan buah-buah dapat dikonsumsi 2 sampai 3 porsi sehari.

  • Tingkat Kelima

Tingkat kelima yaitu makanan-makanan yang merupakan sumber protein baik protein nabati maupun protein hewani.

Protein Nabati yaitu protein yang berasal dari tumbuh-tumbuhan seperti Kacang-kacangan dan makanan olahannya (tempe, tahu).

Sedangkan Protein Hewani yaitu Protein yang didapat dari hewan diantaranya seperti daging sapi, ikan, ayam, telur dan produk-produk susu. 

  • Tingkat Puncak

Posisi puncak ini merupakan makanan-makanan yang tingkat konsumsinya harus dibatasi.

Hal ini disebabkan tingkat kebutuhan akan makanan tersebut sangat rendah. Makanan-makanan tersebut diantaranya seperti garam, gula dan minyak.

Contoh Piramida Makanan

piramida makanan adalah
  • Phytoplankton

Phytoplankton sebagai produsen karena di perairan plankton dapat berfotosintesis sehingga menghasilkan suatu cadangan makanan.

  • Ikan

Sebagai salah satu konsumen tingkat 1 diperairan, ikan akan memakan semua phytoplankton untuk makanannya.

  • Anjing Laut

Anjing laut sebagai konsumen tingkat 2 di perairan, anjing laut ini akan memakan ikan sebagai makanannya.

  • Paus Pembunuh

Paus ini sebagai konsumen tingkat 3 atau tingkat akhir, salah satu makannya yaitu anjing laut. Sehingga paus jenis ini dapat digolongkan sebagai konsumen tingkat akhir.

Demikian ulasan terkait piramida makanan, jenis tingkatan beserta contohnya. Semoga bermanfaat!

Tertarik dunia sains dan kepenulisan.

Be the first to comment

Leave a Reply