Perencanaan Adalah: Pengertian, Tujuan, Fungsi + Jenis-Jenisnya [LENGKAP]

perencanaan adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

perencanaan adalah suatu proses menentukan hal yang ingin dicapai (tujuan) di masa depan serta menentukan berbagai tahapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Seperti kita ketahui, perencanaan adalah bagian yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari kegiatan manajemen.

Lalu sebenarnya apa pengertian perencanaan itu sendiri, dan apa saja jenis-jenis perencanaan?

Pengertian Perencanaan

Secara umum, pengertian perencanaan adalah suatu proses menentukan hal-hal yang ingin dicapai (tujuan) di masa depan serta menentukan berbagai tahapan yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.

Perencanaan (planning) dapat juga didefinisikan sebagai suatu kegiatan yang terkoordinasi untuk mencapai tujuan tertentu dalam kurun waktu tertentu.

Dengan begitu, di dalam perencanaan akan terdapat aktivitas pengujian beberapa arah pencapaian, mengkaji ketidakpastian, mengukur kapasitas, menentukan arah pencapaian, serta menentukan langkah untuk mencapainya.

Sederhananya, perencanaan adalah proses berpikir secara logis dan pengambilan keputusan rasional sebelum melakukan suatu tindakan. Hal ini dapat membantu kita memproyeksikan masa depan dan memutuskan cara untuk menghadapi situasi yang akan dihadapi di masa depan.

Pengertian Perencanaan Menurut Para Ahli

1. Erly Suandy

Perencanaan adalah suatu proses penentuan tujuan organisasi dan kemudian menyajikan dengan jelas strategi-strategi, taktik-taktik, dan operasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan organisai secara menyeluruh

2. Barbara Becker

Perencanaan adalah suatu cara rasional untuk mempersiapkan masa depan

3. Jaqueline Alder

Perencanaanadalah suatu proses menentukan apa yang ingin dicapai di masa yang akan datang serta meneatapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya

4. John Douglas

Perencanaan adalah suatu proses kontinu dari pengkajian, membuat tujuan dan sasaran, dan mengimplementasikan seta mengevalusi atau mengontrolnya.

Baca juga:  Resesi : Pengertian, Penyebab dan Dampaknya [LENGKAP]

5. George Steiner

Perencanaan adalah suatu proses memulai dengan sasaran-sasaran, batasan strategi kebijakan dan rencana terperinci untuk mencapai organisasi untuk menerapkan keputusan dan termasuk tinjauan kinerja dan umpan balik terhadap pengenalan siklus perencanaan baru.

Fungsi Perencanaan

Pada dasarnya fungsi perencanaan adalah untuk membantu proses pengambilan keputusan terbaik yang sesuai dengan tujuan organisasi. Atau untuk mencapai efektivitas dan efisiensi dalam kegiatan organisasi.

Dengan begitu maka dapat dilakukan upaya mengidentifikasi berbagai hambatan, melakukan koreksi terhadap penyimpanan sesegera mungkin, sehingga organisasi dapat dikendalikan dengan baik.

Tujuan Perencanaan

  • Mengantisipasi dan beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi
  • Memberikan arahan (direction) kepada para administrator maupun non administrator agar bekerja sesuai dengan rencana
  • Menghindari atau setidaknya meminimalisir potensi terjadinya tumpang tindih dan pemborosan dalam pelaksanaan pekerjaan
  • Menetapkan standar tertentu yang harus digunkaan dalam bekerja sehingga memudahkan dalam pengawsan atau kontrol.

Jenis-Jenis Perencanaan

Berdasarkan ruang lingkup

  1. Rencana strategis (strategic planning), yaitu perencanaan yang di dalamnya terdapat uraian mengenai kebijakan jangka panjang dan waktu pelaksanaan yang lama. Umumnya jenis perencanaan seperti ini sangat sulit diubah.
  2. Rencana taktis (tactical planning), yaitu perencanaan yang di dalamnya terdapat uraian tentang kebijakan yang bersifat jangka pendek, mudah disesuaikan aktivitasnya selamanya tujuannya masih sama.
  3. Rencana terintegrasi (integrated planning) yaitu, perencanaan yang di dalamnya terdapat penjelasan secara menyeluruh dan sifatnya terpadu.

 Berdasarkan tingkatan

  1. Rencana induk (master plan), yaitu perencanaan yang focus kepada kebijakan organisasi dimana di dalamnya terdapat tujuan jangka panjang dan ruang lingkupnya luas
  2. Rencana operasionla (operational planning), yaitu perencanaan yang focus kepada pedoman atau petunjuk pelaksanaan program-program
  3. Rencana harian (day to day planning), yaitu perencanaan yang di dalamnya terdapat aktivitas harian yang bersifat rutin
Baca juga:  7 Contoh Notulensi Rapat + Pengertian dan Struktur Pembuatannya

Berdasarkan jangka waktu

  1. Rencana jangka panjang (long term planning) yaitu perencanaan yang dibuat dan berlaku untuk jangka waktu 10-25 tahun.
  2. Rencana jangka menengah (medium range planning), yaitu perencanaan yang dibuat dan berlaku untuk jangka waktu 5-7 tahun.
  3. Rencana jangka pendek (short range planning) yaitu perencanaan yang dibuat dan hanya berlaku selama kurang lebih 1 tahun.

Dari penjelasan di atas dapat disimplkan bahwa perencanaan adalah fungsi manajemen yang fundamental yang melibatkan pengambilan keputusan mengenai apa yang harus dilakukan, kapan harus dilakkan, bagaimana melakukannya dan siapa yang melakukannya.

Itulah pembahasan kali ini, sudahkah kamu memikirkan rencana untuk esok? Sampai jumpa~

Referensi: cerdika.com