Moral Adalah: Pengertian, Bentuk, Tujuan, dan Contohnya [LENGKAP]

moral adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Moral adalah suatu tindakan manusia yang merupakan produk yang dihasilkan oleh budaya dan agama yang mengatur cara berinteraksi (perbuatan, perilaku, dan ucapan) antar sesama manusia di masyarakat.

Salah satu fungsi adanya moral adalah terjaminnya kebahagiaan jasmani rohani karena tidak terjadinya konflik batin ataupun konflik dalam masyarakat.


Dalam hidup bersosial kita tidak bisa lepas  dari adanya aturan, kebiasaan dan budaya.

Dari hal tersebut munculah nilai-nilai yang sudah menjadi pegangan manusia, nilai tersebut berasal dari kebiasan, cara berpikir dan ide-ide umum yang diterima masyarakat.

Kata moral berasal dari bahasa latin yakni mores kata jamak dari mos yang berarti adat kebiasaan. Sedangkan dalam bahasa Indonesia, moral diartikan sebagai susila.

Moral adalah suatu tindakan manusia yang merupakan produk yang dihasilkan oleh budaya dan agama yang mengatur cara berinteraksi (perbuatan, perilaku, dan ucapan) antar sesama manusia di masyarakat.

Pengertian Moral Menurut Ahli

Menurut J. S. Poerdarminta

Moral adalah suatu bentuk ajaran yang diturunkan secara terus menerus sehingga perbuatan tersebut mecerminkan arti kebaikan dan keburukan dan berperilaku.

Maria Assumpta

Menurut Maria Assumpta, pengertian moral adalah aturan aturan (rule) mengenai sikap (attitude) dan perilaku manusia (human behavior) sebagai manusia

Sonny Keraf

Menurut Sonny Keraf, moral adalah sesuatu yang dapat dipakai sebagai dasar untuk menentukan tindakan seseorang yang dianggap baik atau buruk di dalam suatu masyarakat.

Menurut Hurlock

Moral adalah tindakan seseorang yang mencerminatkan sopan santun, kebiasaan, nilai adat istiadat ataupun aturan perilaku yang tidak melanggar hukum.

Menurut Imam Sukardi

Moral adalah kebaikan yang dilakukan seseorang secara sistematis sehingga dapat diadopsi oleh aksi bersama (orang lain).

Baca juga:  7 Cara Mengatasi dan Menghilangkan Sesak Napas dengan Tepat

Menurut Komarudin Hidayat dan Puput Widjanarko

Pengetahuan tentang moral yang harus ditanamkan kepada anak anak  menurut pengetahuan dan pemahaman moral adalah prasarat bagi tindakan moral.

Tidak ada seorang pun yang bertindak atas dasar prinsip moral atau aturan tanpa terlebih dulu memiliki kesadaran tentang hal itu.

Fungsi dan Tujuan Moral

Seperti yang sudah disampaikan diatas bahwa  moral dicipatakan untuk mengatur tingkah laku manusia hal tersebut tentunya memiliki fungsi dan tujuan untuk umat manusia, berikut ini merupakan fungsi dan tujuan dari adanya moral.

Berikut ini terdapat beberapa fungsi dan tujuan moral, terdiri atas:

  • Menjamin tegaknya harkat dan martabat pribadi seseorang dan kemanusiaan.
  • Menjamin kebahagiaan jasmani dan rohani manusia karena penunaian fungsi moral tidak menimbulkan konflik-konflik batin, rasa menyesal, perasaan berdosa atau kekecewaan.
  • Menjamin keharmonisan antar hubungan sosial pribadi, karena moral memberikan landasan kepercayaan kepada sesama, percaya atas itikad baik dan kebaikan setiap orang karena moralitasnya yang luhur.
  • Fungsi moral lebih-lebih memberikan motivasi kebaikan dan kebajikan dalam tiap sikap dan tindakan manusia, manusia berbuat kebaikan dan kebajikan didasarkan atas kesadaran kewajiban yang dilandasi moral.
  • Moral memberikan wawasan masa depan baik konsekuensi dan sanksi sosial dalam kehidupan di dunia yang selalu mempertimbangkan sebelum bertindak juga lebih-lebih konsekuensi dan tanggung jawab terhadap Tuhan dalam kehidupan di akhirat.
  • Moral memberikan landasan kesabaran, untuk bertahan terhadap segala dorongan naluri dan keinginan (nafsu) member daya tahan dalam menunda atau menolak dorongan-dorongan yang rendah yang mengancam harkat martabat pribadi manusia

Adanya tujuan diatas memungkinkan moral memiliki banyak sekali jenis sesuai dengan kegiatan dan kepada siap manusia tersebut berhubungan. Berikut ini merupakan jenis-jenis dan bentuk  moral.

Baca juga:  Tips dan Trik Cara Menghemat Listrik di Rumah

Jenis-Jenis Moral

  1. Moral ketuhanan, keagamaan atau religius. Moral berdasarkan ajaran agama yang berlaku.
  2. Moral berdasarkan filsafat dan ideologi negara yang berinti jiwa dan semangat kebangsaan, loyal kepada cita-cita bangsa dan Negara.
  3. Moral berdasarkan etika kesusilaan yang dijunjung masyarakatnya, bangsa dan Negara secara budaya dan tradisi.
  4. Moral dan disiplin berdasarkan hukum yang berlaku dalam masyarakat dan Negara. Moral sosial termasuk dalam bagian moral ilmiah dankode etika professional misalnya: mengutip pikiran dan pendapat orang lain dengan menuliskan sumbernya secara jelas dan sah.

Bentuk- bentuk moral

Menurut Suseno moral memilki bentuk antara lain:

  • Kejujuran
  • Nilai-nilai otentik
  • Kesediaan untuk bertanggung jawab
  • Kemandirian moral
  • Keberanian
  • Kerendahan hati
  • Realitas dan kritis

Bentuk moral diatas merupakan sumber dari kegiatan sehari-hari yang dianggap baik oleh lingkungan, agar lebih jelasnya berikut ini merupakan contoh nilai moral.

Contoh moral:

  1. Sebelum pergi, seorang anak bersalaman dan pamit dengan orang tua
  2. Ketika berjalan didepan orang tua mengatakan permisi
  3. Berterimakasih setelah ditolong
  4. Jujur dalam melakukan segala hal
  5. Menolong orang lain jika ada yang kesusahan

Referensi:

  • maxmanroe.com
  • pendidikan.co.id

Be the first to comment

Leave a Reply