A password will be e-mailed to you.

    Ketika malam hari, kamu sudah berada di posisi ternyamanmu, membuka gadgetmu, mulai membaca sebuah artikel di Saintif.

    Eh tiba-tiba, suara dengungan nyamuk menghampirimu dan mendarat di telinga.

    Betapa ingin menepok dan membunuh nyamuk itu segera!

    Mungkin nyamuk adalah salah satu makhluk yang paling dibenci di dunia.

    Mereka sangat suka mengganggu tidur malam seseorang, memakan darah manusia dan binatang-binatang, dan suka menyebarkan banyak penyakit menyeramkan yang akhirnya membunuh banyak korbannya.

    Percaya atau tidak, berdasarkan jumlah manusia yang meninggal karena penyakit yang dibawa nyamuk seperti demam berdarah dan malaria, nyamuk merupakan makhluk paling mematikan di Bumi.

    Bukan hanya itu, nyamuk juga suka mengencingi orang. Seperti saat dia mengisap darah orang, dia juga suka sekali mendengung di telinga kita! Sungguh terlalu!

    Kenapa nyamuk melakukan itu?

    Apakah mereka itu makhluk jahat dan sadis yang mendapatkan kenikmatan dengan mengganggu makhluk hidup lainnya,

    atau apakah ada alasan yang lebih masuk akal dibalik kebiasaan menjengkelkan nyamuk ini?

    Mengapa nyamuk mendengung?                                

    Kebiasaan menjengkelkan nyamuk yang suka menimbulkan suara dengungan di sekitar telinga kita, ada baiknya kita sedikit memberi simpati padanya.

    Nyamuk mendengung sebab… dia hanya melakukannya begitu saja.

    Bunyi dengungan ini dihasilkan oleh gerak gelepur sayap-sayapnya.

    Ada hipotesis lain. Beberapa ilmuwan menduga jika dengungan mungkin saja membantu nyamuk bisa menemukan pasangan yang cocok.

    Louis M. Roth, ilmuwan yang menyelidiki demam kuning nyamuk pada perang dunia ke 2, melaporkan jika nyamuk jantan mengabaikan nyamuk betina saat nyamuk betina istirahat, berheti berdengung.

    Nyamuk betina yang berdengung, adalah nyamuk yang nyamuk jantan cari untuk berpasangan.

    Siapa yang mendengung lebih banyak, nyamuk jantan atau betina?

    Baca juga:  Hibernasi Pada Manusia, Mungkinkah?

    Berdasarkan fakta bahwa diantara 300 spesies nyamuk yang diketahui, tidak ada nyamuk jantan yang memakan darah manusia.

    Banyak orang percaya jika nyamuk betina mendengung di telinga orang lebih dibandingkan nyamuk jantan. Beberapa percaya jika nyamuk jantan tidak mendengung sama sekali.

    Ini tidak benar.

    Sebagai serangga dengan sayapnya, yang membawanya untuk mencari segala makanannya dengan terbang ke berbagai tempat, baik nyamuk betina dan jantan tentu saja perlu terbang untuk bisa hidup.

    Karena terbang membutuhkan kepakan sayapnya di udara, baik nyamuk betina dan jantan pasti berdengung.

    Nyamuk yang mendengung, tidak menggigit. Benarkah?

    Ada kepercayaan umum jika nyamuk yang mendengung di telingamu tidak akan menggigitmu, tapi apakah secara ilmu biologi demikian?

    Pada salah satu kondisi, iya. Kamu lihat, jika nyamuk mendengung di sekitar telingamu, artinya dia hanya terbang di wilayah udara di dekat telingamu. Nyamuk tidak mendarat di kulitmu, jadi dia tidak akan menggigitmu selagi dia mendengung.

    Bagaimanapun, saat nyamuk tiba-tiba saja mendarat di kulitmu, kamu perlu melihatnya

    Kenapa nyamuk mendengung di telingaku dibanding di telinga temanku?

    Ini sering teramati kalau nyamuk sepertinya lebih suka mengganggumu dibanding teman-temanmu.

    Sering juga kondisi ini menjadi bahan ejekan di antara teman-temanmu, kalau kamu bau dan belum mandi.

    Ada beberapa alasan di balik ini.

    Mungkin saja kamu lebih berkeringat, yang mana tubuhmu akan melepas lebih banyak panas dan karbondioksida, atau hanya dengan memakai kaos berwarna gelap.

    Atau, darahmu bisa jadi lebih manis daripada darah teman-temanmu.

    Semua alasan ini mungkin menyebabkan nyamuk betina lebih suka menargetkanmu sebagai sasarannya lebih sering dibanding teman-temanmu.

    Hasilnya? Lebih banyak bising dengungan yang kamu dengar di telingamu.

    Baca juga:  Bagaimana Pohon Bisa Tumbuh Jadi Besar dan Berat?

    Baiknya, kamu segera memakai losion anti nyamuk atau menyalakan pengusir nyamukmu.

    Kamu bisa aja pakai headphone dan mainkan musik kesayanganmu. Supaya kamu juga ga mendengar dengungan nyamuk menyebalkan itu.

    Akhirnya, kamu bisa menikmati membaca artikel Saintif dengan tenang lagi.


    Tulisan ini adalah kiriman dari penulis. Kamu juga bisa membuat tulisanmu sendiri di Saintif dengan bergabung di Saintif Community


     

    Referensi:

    https://www.livescience.com/32466-why-do-mosquitoes-buzz-in-our-ears.html

    No more articles