Kloning: Pengertian, Sejarah, dan Fakta-Faktanya

kloning adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

kloning adalah salah satu usaha untuk memproduksi atau menggandakan sejumlah individu, sehingga hasilnya dapat dilihat secara genetic sama persis (identik) berasal dari induk yang sama, mempunyai susunan (jumlah dan gen) yang sama.

Kloning adalah proses menciptakan “salinan” identik makhluk hidup. Di penjuru dunia sudah banyak eksperimen kloning yang berhasil terjadi, mulai dari kloning domba “Dolly” di Skotlandia hingga monyet di Tiongkok, bahkan ada yang mengkaitkan pada manusia.

Untuk lebih jelasnya, mari simak ulasan berikut.

Pengertian Kloning

Pengertian kloning merupakan salah satu usaha untuk memproduksi atau menggandakan sejumlah individu, sehingga hasilnya dapat dilihat secara genetic sama persis (identik) berasal dari induk yang sama, mempunyai susunan (jumlah dan gen) yang sama.

Kloning berasal dari kata “Clone” yang berasal kata dari bahasa inggris mempunyai arti “Potongan” yang umumnya dipakai untuk memperbanyak tanaman.

Pertama kali kata cloning ini muncul karna usulan dari salah satu ahli bernama Herbert Webber pada tahun 1903 . Sekelompok individu makhluk hidup yang di lahirkan dari satu induk tanpa melakukan proses seksual.

Pengertian Klon

  • Klon Sel yaitu sekelompok sel yang identik dari berbagai macam sifat genetiknya, yang mana kesemuanya berasal dari satu sel.
  • Klon Gen biasa disebut juga sebagai molekuler yang merupakan sekelompok salinan dari Gen yang memiliki sifat identiknya direplikasi yaitu dari satu gen yang di masukan pada sel inang.

Sejarah Kloning

kloning adalah

Istilah kloning pertama kali diperkenalkan oleh Gurdon dengan bereksperimen pada tahun 1960.

Dalam percobaan ini, Gurdon berhasil melahirkan berudu baru yang identik dengan sel induk, tetapi berudu tidak dapat bermetamorfosis menjadi individu dewasa yang akhirnya mati terurai oleh air.

Eksperimen kedua dilakukan oleh sekelompok ilmuwan pada tahun 1980 di Granada, salah satunya yaitu Steen Willadsen. Ia berusaha untuk mengkloning domba menggunakan embrio domba lalu menanamkannya ke dalam sel telur domba target dengan menghilangkan nukleusnya.

Baca juga:  Fungsi Tulang Pergelangan Tangan (LENGKAP dengan Gambar dan Penjelasannya)

Pada tahun 1997, dengan mengadopsi teknik kloning yang telah ia lakukan dengan timnya, ia berhasil setelah 277 upaya Dr. Ian Willmuth membuktikan bahwa teknik kloning dapat dilakukan pada mamalia dewasa, yaitu domba yang kita kenal sebagai domba Dolly.

Domba Dolly direproduksi tanpa bantuan domba jantan, tetapi diciptakan oleh kelenjar susu yang diambil dari domba betina.

Fakta-Fakta Menarik Seputar Kloning

Berikut sejumlah fakta menarik seputar kloning yang jarang diketahui.

1. Dolly si Domba bukan hewan hasil kloning pertama di dunia

Sejarah kloning sebenarnya dimulai lebih dari 50 tahun yang lalu. Hewan yang berhasil dikloning pertama kali adalah seekor landak laut pada 1880 oleh seorang peneliti bernama Hans Driesch.

kloning adalah

Baru beberapa tahun kemudian, mamalia hidup hasil kloningan pertama akhirnya dipamerkan ke mata publik pada 1997. Siapa yang tidak kenal dengan Dolly si Domba? Dolly sebenarnya lahir pada 5 Juli 1996 di Skotlandia. Dolly dikloning menggunakan sel tunggal yang diambil dari domba donor.

Melihat keberhasilan kloning Dolly, semakin banyak peneliti yang berlomba-lomba menciptakan hewan hasil kloning.

2. Jeruk adalah buah hasil kloning

Buah jeruk merupakan hasil kloning yang mana satu varietas jeruk yang disebut jeruk navel memiliki tonjolan di bagian dasar jeruk, yang mirip dengan pusar manusia.

Tonjolan ini sebenarnya adalah sisa pertumbuhan buah kedua. Semua pohon jeruk navel adalah hasil kloning dari satu sama lain.

3. Hasil kloning tidak selalu mirip layaknya kembar

Kloning tidak selalu terlihat sama. Meskipun hasil kloning berbagi materi genetik yang sama dengan donor, lingkungan juga memainkan peran besar dalam bagaimana organisme pada akhirnya terbentuk.

Seperti kucing kloning pertama, Cc, adalah binatang kucing betina ras Calico yang memiliki penampilan sangat berbeda dengan induknya. Ini karena warna dan pola bulu kucing tidak dipengaruhi secara langsung oleh genetik.

Baca juga:  Musik Ansambel : Pengertian, Fungsi, Ciri,Jenis dan Gambarnya

Fenomena penonaktifan kromosom X pada kucing betina (yang memiliki dua pasang) menentukan warna dari bulunya, misalnya oranye, atau hitam putih.

Distribusi penonaktifan kromosom X yang terjadi secara acak di seluruh tubuh kemudian menentukan penampilan keseluruhan pola bulunya.

4. Anak kembar merupakan hasil kloning manusia

Kloning pada dasarnya adalah individu yang memiliki kode genetik identik. Kembar identik adalah hasil kloning karena mereka berbagi rantai DNA dan kode genetik yang hampir identik.

Biasanya, setelah sperma dan sel telur bertemu lalu sel yang dibuahi akan mulai membelah diri dalam satu kelompok menjadi dua, empat, delapan, 16, dan seterusnya yang kelamaan akan berkembang menjadi organ dan sistem organ suatu janin.

Proses kloning manusia yang dialami kembar identik adalah kehendak alam yang tidak dapat diganggu gugat, walau masih belum diketahui pasti apa penyebabnya. Lantas, bagaimana dengan kloning manusia buatan, yang harus melalui prosedur laboratorium? Apakah ini dapat terjadi?

5. Kloning manusia, apakah dapat dilakukan?

Kloning manusia pertama pada Desember 2002 yakni seorang bayi perempuan bernama Eve yang diklaim berhasil diciptakan oleh Clonaid lewat proses kloning.

Dari segi teknis, kloning manusia dan primata lainnya akan lebih sulit dilakukan daripada mamalia. Sebab, di dalam sel telur primata terdapat dua protein penting untuk pembelahan sel yang dikenal sebagai protein spindle.

Protein spindle terletak sangat dekat dengan kromosom dalam telur primata. Dampaknya, penghapusan inti telur untuk membuat ruang bagi inti donor juga akan menghilangkan protein spindle. Hal inilah dapat mengganggu proses pembelahan sel.

Pada mamalia lain, seperti kucing, kelinci, atau tikus, dua protein spindle tersebar menyeluruh dalam sel telur. Sehingga, penghapusan inti telur tidak mengakibatkan hilangnya protein spindle tersebut.

Demikian penjelasan tentang kloning baik pengertian, sejarah serta fakta-fakta terkait kloning. Semoga bermanfaat!

Tertarik dunia sains dan kepenulisan.

Be the first to comment

Leave a Reply