Kata Teknis: Pengertian, Penggunaan, dan Contoh Kalimatnya

kata teknis
Ilustrasi oleh dribbble.com

Kata teknis adalah salah satu jenis kebahasaan teks prosedur yang memiliki sifat teknis dan khusus pada bidang tertentu.

Untuk lebih jelasnya mengenai kata teknis dalam teks prosedur ini, simak penjelasan berikut.


Ketika kita ingin memasak sesuatu tapi tidak tahu caranya, kita akan mencari resepnya di internet. Atau ketika kita ingin menjahit celana yang bolong tapi tidak tahu cara menjahit, kita juga bisa mencari langkah-langkahnya di internet.

Resep ataupun teks yang memberi tahu kita cara menjahit termasuk ke dalam teks prosedur.

Teks prosedur berisi tahapan atau langkah mengerjakan sesuatu. Sebelum mulai menulis teks ini, ada baiknya untuk memahami struktur dan gaya bahasa yang digunakan. Struktur teks terdiri dari tiga bagian yaitu, tujuan, langkah-langkah dan penegasan ulang.

Struktur Teks Prosedur

Tujuan terdapat pada paragraf pertama. Ia berperan sebagai pengantar maupun pendahuluan terkait topik yang akan dibahas dalam teks. Setelah tujuan terdapat langkah-langkah.

Bagian ini terdiri dari perincian petunjuk untuk mencapai tujuan yang dibahas di paragraf sebelumnya. Langkah-langkah merupakan isi dari teks, sehingga penulisannya harus diperhatikan karena ia adalah inti dari teks.

Teks prosedur ditutup dengan penegasan ulang. Di sini penulisnya mengungkapkan harapan dan manfaat yang didapat pemcaba jika telah melakukan langkah-langkah dengan baik.

Kebahasaan Teks Prosedur

Ketika menulis teks prosedur, kita juga harus memperhatikan kaidah kebahasaan di dalamnya. Teks ini banyak menggunakan kata kerja imperatif, pernyataan persuasif, kata teknis konjungsi, penjumlahan dan deskripsi alat.

1. Kata Kerja Imperatif

Disebut juga sebagai kata kerja perintah. Kata kerja imperatif biasa berakhiran partikel –kan, -I, dan –lah. Contohnya dapat kita temukan dalam kalimat-kalimat berikut ini.

  • Pastikan kamu telah menaruh kunci rumah di dalam lemari
  • Hindari plagiarisme dalam menulis esai
  • Aduklah adonan sampai rata
Baca juga:  20 Contoh Sinonim: Pengertian, Penggunaan dan Penjelasannya

2. Pernyataan Persuasif

Pernyataan yang banyak ditemukan di dalam teks prosedur dimana pernyataan persuasif digunakan sebagai ajakan maupun anjuran bagi pembaca.

Biasanya, pernyataan persuasif mengandung kata dan/ atau frasa ‘sebaiknya’, ‘akan lebih baik jika’, ‘seharusnya’, dan lain-lain. Contoh kalimat persuasif bisa dilihat di kalimat-kalimat berikut ini.

  • Sebaiknya kamu meminta izin apabila hendak pulang malam
  • Akan lebih baik jika kamu mewarnai menggunakan krayon dari pada pensil warna

3. Kata Teknis

Kata teknis adalah kata-kata yang bersifat teknis dan khusus terkait bidang tertentu. Contoh penggunaan kata teknis adalah dalam kalimat berikut:

  • Andi sedang mengedit esai yang ia tulis minggu lalu
  • Dokter Roni sedang menyuntik pasien sakit jiwa

Dari kalimat di atas, bisa disimpulkan bahwa Andi adalah seorang penulis karena ia mengedit esai yang ia tulis sendiri. Mengedit tulisan merupakan kegiatan yang sering merujuk kepada panulis maupun editor tulisan.

Tapi karena Andi mengedit tulisannya sendiri, akan lebih tepat jika ia merupakan seorang penulis karena pekerjaan editor adalah mengedit tulisan orang lain.

Serupa dengan kalimat pertama, kalimat kedua juga kental dengan konteks profesi, yaitu kedokteran, karena biasanya dokter dan susterlah yang menyuntik pasien.

4. Konjungsi Penjumlahan

Merupakan kata hubung dan partikel bermakna penambahan. Konjungsi penjumlahan biasanya berupa kata ‘pertama-tama’, ‘kedua’, dan seterusnya.

5. Mendeskripsikan Alat

Biasanya digunakan dalam langkah-langkah. Tujuannya adalah agar pembaca dapat mengikuti tahapan dengan baik menggunakan alat yang tepat.

Referensi:

  • kelaspintar.id