Iklan: Pengertian, Ciri-Ciri, Tujuan, Jenis dan Contohnya

iklan adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Iklan adalah suatu pesan tentang barang atau jasa yang dibuat oleh pembuat barang yang di sampaikan lewat media (cetak, audio, elektronik) yang ditujukan kepada masyarakat umum.

Iklan tentunya sudah bukan hal yang asing bagi generasi sekarang, iklan dapat kita temui sehari-hari baik di social media maupun portal streaming video.

Selain itu iklan juga sering kita temui baik secara bentuk fisik maupun digital. Hal tersebut terjadi bukan karena tanpa alasan, iklan dibuat untuk mempromosikan suatu barang maupun jasa.

Pengertian iklan

Iklan adalah suatu pesan tentang barang atau jasa yang dibuat oleh pembuat barang yang di sampaikan lewat media (cetak, audio, elektronik) yang ditujukan kepada masyarakat umum.

Berikut pendapat beberapa ahli terkait pengertian dari iklan.

  • Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
    Iklan adalah berita atau pesan untuk mendorong, membujuk khalayak ramai agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan; pemberitahuan kepada khalayak mengenai barang atau jasa yang dijual, dipasang di dalam media massa (seperti surat kabar dan majalah) atau di tempat umum.
  •  Gilson & Berkman (1980),
    Iklan adalah media komunikasi persuasif yang dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan respon dan membantu tercapainya objektifitas atau tujuan pemasaran.
  • Wright (1978)
    Iklan merupakan sebuah proses komunikasi yang memiliki kekuatan yang sangat penting sebagai alat pemasaran yang sangat membantu dalam menjual barang, memberikan layanan dan gagasan melalui saluran tertentu dalam bentuk informasi persuasif.
  • Lee (2004)
    Iklan merupakan sebuah komunikasi komersil dan non-personal tentang sebuah organisasi dan produk-produknya yang ditransmisikan ke khalayak ramai dengan target melalui media yang bersifat massal seperti televisi, radio, koran, majalah, direct mail (pengeposan langsung), reklame luar ruang, atau kendaraan umum.

Dari pengertian diatas daoat disimpulkan bahwa  iklan adalah suatu komunikasi dengan nilai komersil yang sengaja diciptakan untuk membujuk dan mempersuasi khalayak agar tertarik pada barang/ jasa yang ditawarkan, media iklan antara lain koran, majalah hingga perangkat elektronik (gawai).

Ciri-ciri Iklan

Ditarik dari pengertian diatas tentunya iklan memiliki ciri-ciri dan struktur sendiri yang membedakannya dengan jenis penulisan lain. Berikut ini merupakan ciri-ciri iklan yaitu :

  • Menggunakan bahasa yang bersifat persuasif
  • Menggunakan kata yang sopan, logis, dan mudah dimengerti
  • Memadukan unsur kata – kata, gambar (visual), dan suara
  • Menggunakan pilihan kata yang tepat dan menarik
  • Menjelaskan produk yang diiklankan
  • Menonjolkan informasi utama
  • Pesan disampaikan secara komunikatif dan informatif
  • Tidak boleh menyinggung produk lain
  • Menarik perhatian

Selain ciri-ciri diatas sebuah iklan biasanya terdapat unsur – unsur pembangunan sehingga iklan menjadi menarik perhatian dan memengaruhi para pembacanya .

Unsur–unsur iklan:

  1. Attention (perhatian). Iklan yang baik harus dapat menarik perhatian masyarakat umum.
  2. Interest (minat). Setelah mendapat perhatian, maka harus ditingkatkan menjadi minat sehinga timbul rasa ingin tahu secara terperinci dalam diri konsumen.
  3. Desire (keinginan). Suatu cara mengerakan keinginan suatu konsumen.
  4. Conviction (rasa percaya). Untuk mendapat rasa percaya dalam diri konsumen, maka sebuah iklan harus ditunjang berbagai kegiatan peragaan seperti pembuktian atau sebuah kata–kata.
  5. Action (tindakan). Tindakan merupakan suatu tujuan akhir dari produsen untuk menarik konsumen agar membeli atau menggunakan produk dan jasanya.
Baca juga:  30+ Contoh Iklan Layanan Masyarakat (Unik dan Menarik) dan Penjelasannya

Iklan dapat berupa reklame, poster, slogan, dan sebagainya. Iklan bisa ditemukan di media, baik cetak, elektronik, maupun sosial.

Bahasa yang digunakan dalam iklan mengandung fakta dan opini. Fakta merupakan peristiwa nyata, sedangkan opini adalah pernyataan untuk menarik minat pembeli .

Bentuk retoris adalah penggunaan kata – kata dalam bicara dan menulis untuk menyakinkan atau mempengaruhi penyimak atau pambaca. Gaya retoris sangat menentukan keberhasilan suatu iklan .

Struktur Iklan

Struktur isi teks iklan ada 3, yaitu orientasi, tubuh iklan, dan justifikasi.

  • Orientasi, berisi perkenalan dari iklan itu sendiri yang di dalamnya terdapat teks atau kata – kata yang merupakan perkenalan dari iklan itu sendiri.
  • Tubuh iklan, berisi inti dari iklan itu sendiri yang di dalamnya berisi iklan atau topik yang disampaikan kepada permirsa .
  • Justifikasi, berisi penjelasan atau keterangn lebih lanjut tentang sebuah iklan seperti alamat, alamat web, nomor telepon, email, media sosial resminya, dan sebagainya.

Dalam penyusunanya iklan memiliki beberap macam unsur kebahasaan anatara lain:

  • Kalimat persuasif, kalimat ajakan/anjuran dengan tujuan membujuk agar pembaca “efek” dari pesan yang diberikan.
  • Kalimat berita, iklan yang berisi informasi mengenai produk
  • Kalimat seru, iklan dengan kebahasaan ini biasanya menunjukan keunggulan dari suatu produk.
  • Kalimat interogatif, kalimat yang berisi pertanyaan
  • Kalimat imperative, kalimat  yang berisi perintah.

Jenis-Jenis Iklan

Iklan memiliki banyak sekali jenis tergantung pada isi, media dan tujuanya. Berikut ini merupakan jenis-jenis iklan:

Jenis-jenis iklan yang berdasarkan isinya

1. Iklan penawaran (niaga)

Iklan yang biasa kita jumpai adalah iklan penawaran atau iklan niaga. Iklan penawaran merupakan jenis-jenis iklan yang berisi tentang tawaran akan barang atau jasa kepada masyarakat luas. Contohnya:

  • Iklan barang : sepatu, tas, makanan, barang elektronik, kosmetik dan lain-lain
  • Iklan jasa : jasa pengobatan, jasa kurir, jasa ojek online dan lain sebagainya

2.  Iklan pelayanan masyarakat

Iklan ini biasanya berasal dari instansi atau lembaga. Berisi tentang suatu informasi sosialisasi atau pencerahan kepada masyarakat akan suatu isu atau topik tertentu. Contohnya:

  • Iklan pemilu
  • Iklan keluarga berencana
  • Iklan untuk hidup sehat

3. Iklan pengumuman atau pemberitahuan

Jenis-jenis iklan berdasarkan isi selanjutnya adalah iklan pemngumuman. Iklan ini bertujuan untuk menarik masyarakat tertentu saja.

Isinya tentang pemberitahuan sesuatu seperti event, iklan berita duka cita dan lain-lain.

4. Iklan permintaan

Iklan permintaan sering dianggap sebagai iklan lowongan kerja.

Hal tersebut karena iklan ini berisi tentang pihak yang mengiklankan untuk menawarkan dan mengajak masyarakat yang ingin bekerja dengan mereka.

Jenis-jenis iklan berdasarkan media

1. Iklan media cetak

Iklan cetak adlaah iklan yang dibuat dan  pisanag menggunakan cara dicetak. Biasanya iklan cetak yang kerap kita temui di koran, selembaran, majalah, koran, baliho, poster, stiker dan lain sebagainya.

Dalam iklan cetak terdapat ketentuan dalam membuatnya berdasarkan dimana iklan tersebut akan dipasang.

Iklan cetak tidak memiliki lebih dari 4 baris atau tidak sampai lebih dari kolom iklan. Untuk iklan cetak dalam kolom ukurannya lebih tinggi dari pada iklan baris. Iklan cetak display biasanya memiliki ukuran yang luas.

Baca juga:  Butir-Butir Pancasila (LENGKAP) Sila ke-1, 2, 3, 4, 5 dan Penjelasan

2.  Iklan elektronik

Jenis-jenis iklan selanjutnya adlaah iklan elektrinik. Iklan ini menggunakan media elektronik dalam penyampaian dan tampilan iklannya. Iklan elektronik banyak sekali yang sering kamu temui, antara lain:

  • Iklan televisi
  • Iklan radio
  • Iklan film
  • Iklan luar ruang seperti iklan yang berada di bus.

Jenis-jenis iklan berdasarkan tujuan

Jenis-jenis iklan berdasarkan tujuan dibedakan menjadi dua yaitu iklan komersial (bisnis) dan iklan non-komersial. Berikut penjelasannya:

1.  Iklan komersial (bisnis)

Iklan komersial ini dipasang dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan ekonomi karena iklan utamanya adalah untuk meningkatkan penjualan. Dalam iklan komersial terdapat tiga pembeda yaitu:

  • Iklan konsumen
  • Iklan professional
  • Iklan bisnis

2. Iklan non-komersial

Berbeda dari iklan komersial, iklan non-komersial tidak menitik beratkan untuk mendapatkan keutungan materiil atau ekonomi. Iklan non-komersial justru bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sosial.

Keuntungan sosial yang dimaksud adalah agar masyarakat mendapatkan tambahan wawasan, kesadaran diri dan merubah perlaku dan sikap masyarakat terhadap masalah yang ditampilkan pada iklan tersebut.

Contoh Iklan

Iklan Produk

iklan adalah

Sesuai namanya, iklan produk merupakan jenis iklan yang dibuat untuk menjual atau mempromosikan sebuah produk, baik barang maupun jasa. Iklan produk sering kali disebut sebagai ikan niaga dan bertujuan untuk mempengaruhi masyarakat agar membeli produk itu. Jenis iklan ini adalah salah satu yang paling sering ditemukan.

Iklan Baris

iklan adalah

Jenis iklan ini hanya terdiri dari 3 sampai 4 baris saja. Ruang yang terbatas ini akan mendorong Anda untuk membuat konten yang padat, sederhana, tapi bermakna.

Iklan baris bisa dimanfaatkan untuk menjual barang dan jasa hingga mencari jodoh. Tarifnya pun beragam dan disesuaikan dengan jumlah kata dan baris yang Anda inginkan. 

Iklan Kolom

iklan adalah

iklan kolom tampil secara memanjang dan luas (bisa sampai 1 halaman). Tak hanya tulisan, biasanya iklan kolom menyertakan konten lain seperti gambar atau foto.

Maka iklan kolom pada umumnya dimanfaatkan untuk menjual kendaraan dan ucapan duka cita yang biasanya memakai potret atau grafis lainnya.

Iklan Layanan Masyarakat

iklan adalah

Iklan ini tidak bersifat komersil namun iklan layanan masyarakat justru dibuat untuk menyampaikan informasi penting.

Contohnya program keluarga berencana, penanggulangan bencana, sampah, go green dan pencegahan narkoba. Iklan ini akan sering Anda jumpai di rumah sakit, puskesmas, dan fasilitas publik lainnya.

 Iklan Lowongan Kerja

iklan lowongan kerja biasanya diisi perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja baru.

Sejumlah koran masih menyertakan halaman khusus yang diisi informasi seputar lowongan kerja yang dikategorikan agar mudah ditemukan.

Iklan Komersial

Gambar 6. Iklan Komersial

iklan ini digunakan untuk mendukung sebuah kampanye pemasaran barang atau jasa.

Iklan komersial terdiri dari dua jenis, yakni iklan strategis (membangun brand atau merek) dan iklan taktis (mempunyai tujuan mendesak). Jenis iklan ini paling sering digeluti oleh agensi digital.

Be the first to comment

Leave a Reply