20 Rekomendasi Film Sedih (Korea, Indonesia, Barat, dll)

film sedih
Ilustrasi oleh dribble.com

Film sedih yang wajib untuk ditonton atara lain Heart, Surat Kecil untuk Tuhan, Wedding Dress, My Annoying Brother dan masih banyak dalam artikel ini.

Tidak jarang, menonton fim sedih seringkali membuat penontonnya ikut terbawa cerita sedih. Harus siap-siap tisue!

Nah, buat kamu yang sedang mencari rekomendasi film sedih, berikut beberapa film sedih yang dijamin bisa bikin kamu ikut mewek sedih, hiks!

Film Sedih Indonesia

Indonesia memiliki banyak film unggulan dalam negeri terutama genre drama. Tidak jarang, genre drama ini sukses mengaduk-aduk perasaan penonton karena saking sedihnya!

Berikut beberapa rekomendasi film sedih dari Indonesia yang patut banget masuk list film sedih kamu!

1. Heart (2006)

film sedih

Rachel (Birina Zubir), bersahabat sangat baik dengan Farel (Irwansyah) hingga ia menaruh hati kepada Farel. Suatu ketika Farel bertemu dengan Luna (Acha Septriasa) dan akhirnya jatuh cinta dengan Luna. Kehadiran Luna membuat Rachel cemburu dan tidak menyukai Luna.

Kisah cinta tulus Farel kepada Luna, dan pengorbanan Rachel telah cukup membuat penonton merasakan kesedihan kisah mereka.

2. Surat Kecil untuk Tuhan (2011)

Film ini menceritakan mengenai Keke, seorang remaja 13 tahun yang mengidap kanker. Karena hal ini, Keke harus menjalani serangkaian kemoterapi dan radiasi selama setahun hingga semua rambut Keke perlahan mulai rontok dan kulit mengering.

Untungnya Keke selalu didampingi dengan kekasih dan sahabat-sahabatnya. Hingga akhirnya Keke telah dinyatakan sembuh dari penyakit kanker. Namun, yang tidak disangka dua tahun berikutnya, Keke kembali digerogoti kanker yang lebih mematikan. Di akhir cerita akhirnya Keke menghembuskan nafas yang terakhir.

3. Rumah Tanpa Jendela (2011)

Rara (Dwi Tasya) merupakan gadis kecil berusia 8 tahun sangat ingin memiliki jendela di dalam rumahnya. Rumah Rara terbuat dari tripleks bekas di sebuah perkampungan kumuh tempat tinggal para pemulung di daerah Menteng Pulo, Jakarta.

Namun, sayangnya kedua orang tua Rara tidak sanggup untuk memenuhi keinginan Rara. Bersama teman-temannya sesama anak pemulung, Rara melakukan pekerjaan sebagai ojek payung dan ngamen. Hingga pada suatu hari Rara bertemu dengan Aldo, seorang anak pengusaha sukses yang kaya raya. Rara akhirnya berteman baik dengan Aldo.

4. Habibie dan Ainun (2012)

film sedih

Film Habibie & Ainun merupakan film kisah nyata yang mengisahkan kisah cinta BJ Habibie bersama istrinya Ainun. Habibie (Reza Rahadian) merupakan seorang ahli pesawat terbang memiliki impian untuk membuat pesawat bagi negaranya. Pada saat di Bandung, Habibie bertemu dengan teman SMP-nya yaitu Ainun (Bunga Citra Lestari). Dahulu, Ainun yang sempat diejek oleh Habibie justru telah membuatnya jatuh hati. Habibie dan Ainun akhirnya menikah dan pindah ke Jerman.

Habibie dan Ainun membangun cinta dalam perjuangan mewujudkan mimpi. Bagi Habibie, Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Hingga akhir kisah, Ainun mengalami sakit hingga meninggal. Namun, Habibie tidak pernah sekalipun melupakan istri yang dicintainya tersebut.

Baca juga:  10+ Universitas di Yogyakarta Terbaik dan Terfavorit

5. Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck (2013)

Film ini mengisahkan percintaan yang berlatar belakang perbedaan sosial. Zainuddin (Herjunot Ali) berlayar menuju kampung halaman ayahnya di daerah Padang Panjang. Disanalah ia bertemu dengan Hayati (Pevita Pearce).

Adanya tradisi budaya yang kental membuat Zainuddin, seorang melarat tak bersuku (bunya berdarah Bugis dan ayahnya berdarah minang) membuatnya tidak diakui. Sedangkan, Hayati merupakan perempuan Minang santun keturuan bangsawan.

6. My Brother Idiot (2014)

film sedih

Film ini mengisahkan sepasang kakak beradik, Angel (Adila Fitri) dengan kakaknya Hendra (Ali Mensan). Sejak lahir Hendra memang memiliki keterbelakangan mental yang membuat Angel merasa malu sebagai adik. Meski demikian, Hendra tetap menyayangi Angel sebagai seorang adik.

Suatu hari, Angel datang ke pesta temannya Aji (Aaron Ashab). Pesta sempat ricuh karena kedatangan Hendra. Hal ini membuat Angel malu dan lari meninggalkan pesta, disusul dengan Hendra. Angel yang merasa malu tidak sadar jika dirinya hampir tertabrak mobil. Hendra yang melihat itu kemudian menyelamatkan Angel hingga tewas.

7. Sabtu Bersama Bapak (2016)

Film ini menceritakan kisah Gunawan (Abimana Aryasatya) memiliki istri Itje (Ira Wibowo) dengan dua anak Satya dan Cakra. Gunawan, sebagai seorang bapak yang menyadari hidupnya sudah tidak akan lama lagi, membuat banyak rekaman yang berisi pesan-pesan untuk kedua anaknya.

Sepeninggal Gunawan, istrinya Itje, memutuskan supaya kedua anaknya pulang satu kali seminggu untuk bertemu dengan bapak. Melalui rekaman bapaknya ini Satya dan Cakra banyak belajar dan mengikuti pesan bapaknya.

8. Keluarga Cemara (2018)

Film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga. Kondisi Abah (Ringgo Agus Rahman) mengalami bangkrut dan jatuh miskin. Abah memboyong Emak (Nirina Zubir), Euis (Adhisty Zara), dan Ara (Widury Sasono) ke rumah tua peninggalan keluarganya.

Sepeningggal perpindahan ke rumah baru, terjadilah konflik antar anggota. Karena bertemakan kekeluargaan, film ini sukses membuat penonton banjir dengan air mata haru.

Film Sedih Korea

Film Korea Selatan banyak menyuguhkan genre drama yang cukup bisa membuat kamu ikut terhanyut dengan ceritanya. Nah, berikut beberapa rekomendasi film sedih dari Korea Selatan.

1. Wedding Dress (2010)

film sedih

Film ini menceritakan kisah seorang ibu bernama Go-eun (Song Yoon-ah) dengan anak perempuannya Jang So-ra (Kim hyang-gi). Go-eun merawat Jang So-ra sendirian sebagai single parent.

Suatu hari Go-eun divonis menderita kanker stadium akhir. Hal ini membuat Go-eun berusaha menghasbiskan waktunya bersama anak perempuannya. Seiring waktu, akhirnya So-ra mengetahui hal ini dan berusaha membantu segala keinginan sang ibu.

2. Miracle in Cell No 7 (2013)

film sedih

Film ini menceritakan Yong-goo (Ryu Seung-ryong) yang masuk penjara akibat dituduh melakukan kejahatan. Padahal ia tidak melakukan kesalahan tersebut. Karena memiliki keterbelakangan mental, Yong-goo mendekam di penjara selama bertahun-tahun.

Berada di penjara, Yong-goo sempat menyelamatkan narapidana bernama So Yang-ho. Sebab inilah Yang-ho berjanji membalas apapun keingin Yong-goo. Sementara, keinginan Yang-goo sangat sederhana yaitu ingin bertemu dengan putrinya, Ye-seung (Kal So-won/Park Shin-hye).

3. My Annoying Brother (2016)

Film drama keluarga ini mengisahkan Doo-young (Kyung-soo), seorang atlet judo yang kehilangan penglihatnnya. Sang kakak, Doo-shik (Jong-suk), kembali untuk merawatnya.

Awalnya Do-young menolak dan menganggap kakaknya sebagai beban. Hingga pada akhirnya ia mulai menerima kehadiran kakaknya. Hal yang menyedihkan adalah ternyata kakaknya juga divonis sebagai pengidap kanker yang membuat hidupnya tidak lama lagi.

Baca juga:  Review adalah – Tujuan, Jenis, Struktur, dan Contohnya

4. Stand by Me (2018)

Mengisahkan perjualangan seorang kakek yang ingin membahagiakan cucunya hingga akhir hayatnya. Cucunya tumbuh di keluarga yang tidak ideal. Ayahnya telah meninggal, ibunya diusir sang kakek karena ketahuan mencuri uang asuransi kematian ayahnya.

Cerita semakin dramatis ketika diketahui bahwa sang kakek usianya tidak lama lagi. Meski demikian, sang kakek tetap berusaha mempersiapkan masa depan dan kado spesial bagi sang cucu.

5. Kim Ji Young (2019)

Film ini menceritakan mengenai beban mental seorang wanita bersama Ji-Young (Yu-mi) yang bersedih atas status dirinya sebagai ibu. Ia awalnya adalah seorang perempuan yang memiliki karir, kehidupan impian dan pasangan.

Sayangnya ia menderita postpartum depression yang sering membuatnya menjadi ibu, nenek, atau kakaknya. Film ini menyinggung tentang isu patriarki dan gender strereotype.

Film Sedih Barat

Sudah sejak lama industri film barat ramai dengan berbagai macam genre film, termasuk film bergenre drama atau film sedih. Berikut adalah beberapa rekomendasi film sedih dari barat.

1. Forrest Gum (1994)

Film ini berkisah seorang bernama Forrest Gump yang divonis memiliki IQ di atas rata-rata. Ini kerap kali membuat ia susah mencerna pelajaran.

Selain itu, teman-teman sebayanya juga sering merundungnya. Meski demikian. Forrest tetap berlaku baik meski terhadap orang yang kerap hanya memanfaatkannya.

2. Life is Beautiful (1997)

Film ini menceritakan tentang seorang pria Yahudi yang keluarganya terjebak di area jajahan Nazi. Hal ini membuat ia harus melindungi keluarganya dari peperangan yang sedang terjadi.

3. Finding Neverland (2004)

Film ini menceritakan kisah seorang penulis Skotlandia J.M Barrie (Johny Depp).

Ia bertemu dengan empat anak kecil dan berteman baik dengan mereka. Dari imajinasi anak-anak tersebut, Barrie mendapat ide cerita.

4. Hachiko : A Dog’s Tale (2009)

Film ini menceritakan tentang seekor anjing yang bernama Hachi. Semasa tuannya masih hidup, ia selalu menjemput tuannya di stasiun.

Bahkan setelah tuannya telah meninggal, anjing Hachi masih setia menunggu tuannya di stasiun.

5. UP (2009)

Film ini menjadi salah satu film animasi yang paling romantis. Mengisahkan mengenai perjalanan cinta dan cita-cita dua anak kecil Carl Fredricksen dan Ellie. Carl orang yang pendiam, sebaliknya Ellie sangat bawel.

Saat dewasa mereka berdua menikah dan menempati rumah pertemuan mereka semasa kecil. Hal yang menyedihkan yaitu ketika Ellie divonis dokter tidak bisa hamil.

Hal ini membuat Ellie cukup terpuruk. Sebagai suami yang baik, carl mengajak Ellie mengunjungi impian waktu kecil mereka untuk pergi ke “Paradise Fall”.

6. Coco (2012)

Film Coco mengisahkan perjalan seorang anak bernama Miguel. Ia sangat menyukai musik, tetapi keluarganya sangat menentang itu.

Suatu ketika, Miguel mencoba memasuki makam Ernesto, dan berniat mencuri gitar untuk aksi pertunjukan.

Namun anehnya, dari kejadian itu, Miguel menjelajahi dunia orang mati dan bisa bertemu dengan semua kerabatnya yang telah meninggal. Perjalanan Miguel ini akhirnya mempertemukan kerabat yang telah lama pisah, tidak lain adalah sang kakek pemilik gitar.

7. Theory of Everything (2014)

film sedih

Film ini merupakan film biografi dari Stephen Hawking. Ketika berusia 21 tahun, Hawking didiagnosa menderita motor syaraf. Karena penyakitnya ini, Hawking harus berjalan dengan bantuan kursi roda

Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material