Energi Baru Terbarukan (EBT): Pengertian, Jenis, Manfaat, dan Contohnya

energi baru terbarukan
Ilustrasi oleh dribbble.com

Energi baru terbarukan adalah energi yang berasal dari alam dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Contohnya seperti energi matahari, panas bumi, tenaga angin dan masih banyak lagi.

Energi terbarukan juga dikenal dengan istilah renewable energy yang bisa digunakan sebagai energi alternatif untuk penganti bahan bakar fossil yang mau habis.

Pengertian Energi Baru Terbarukan

Energi baru terbarukan adalah jenis energi yang diperoleh dari alam yang jumlahnya tidak terbatas dan tidak akan pernah habis.

Adapun keunggulan dari energi ini yaitu lebih bersifat ramah lingkungan, tidak menyebabkan pemanasan global dan bisa mengurangi emisi gas karbon dioksida.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 79 tahun 2014 mengenai Kebijakan Energi Nasional, Indonesia memiliki target pengunaan energi terbarukan paling tidak sebesar 23 % pada tahun 2025 dan 31% pada tahun 2050.

Jenis Energi Baru Terbarukan

Energi Matahari

energi matahari
nusantaranews.co

Sumber energi yang paling banyak dipancarkan ke permukaan dan sangat melimpah adalah energi matahari.

Diperkirakan energi matahari yang dipancarkan sebesar 1000 Watt/m2, akan tetapi kurang dari 30% energy akan dipantulkan lagi ke atmosfer.

Pemanfaatan energi matahari:

1. Pembangkit listrik tenaga termal

Energi matahari digunakan untuk memanaskan fluida yang akan menghasilkan uap untuk mengerakan turbin. Energi ini memiliki kelebihan yaitu tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca dan bisa ditempatkan didaerah terpencill karena tidak memerlukan transmisi energi.

2. Panel surya

Teknologi yang digunakan untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik dengan sistem fotovoltaik.

Energi Air

energi baru terbarukan

Energi air adalah salah satu energi terbarukan yang mampu dikonversi menjadi pembangkit listrik tenaga air yang tidak menghasilkan gas emisi rumah kaca.

Baca juga:  Apresiasi: Pengertian, Fungsi, dan Contoh Lengkapnya

Di Indonesia sendiri potensi tenaga air  sangat besar bahkan mencapai 75.000 MW, namun hanya 10% saja yang baru dimanfaatkan pada tahun 2014.

Adapun beberapa pemanfaatan energi air seperti digunakan untuk pembangkit listrik tenaga air (PLTA) dan pembangkit listrik mikro hidro (PLTMH).

Energi Angin

energi angin
satujam.com

Energi angin adalah salah satu jenis energi terbarukan yang bisa memproduksi listrik dari proses pergerakan angin diudara. Pemanfaat energi angin dengan cara mengonversi energi kinetik untuk mengerakan turbin dan mengubahnya menjadi energy listrik.

Contoh pemanfaatan energi angin seperti pembangkit listrik tenaga angin dan mekanik pompa air. Apabila dibandingkan dengan energi lainnya, di Indonesia energy ini memiliki potensi yang relatif kecil sebesar 60.647 MW.

Terdapat beberapa daerah yang memiliki potensi untuk membangkitkan energi ini seperti Sukabumi, Lombok, Garut, Lebak dan Pandeglang.

Energi Panas Bumi

energi panas bumi
ipagroupbv.com

Energi panas bumi dikenal juga dengan sebutan energi geothermal dimana memiliki sumber energi panas yang berasal dari air panas, uap air dan batuan yang terkandung didalam bumi.

Untuk memanfaatkan energi biasanya dilakukan melalui proses penambangan dengan mencari resource dari panas bumi dan bisa digunakan sebagai pembangkit tenaga listrik ataupun pemanfaatan secara langsung lainnya.

Daerah yang memiliki sumber panas bumi akan mengeluarkan uap air (steam) yang bisa diarahkan langsung untuk mengerakan turbin pembangkit listrik.

Contoh pemanfaatan energi panas bumi seperti pemanasan kolam renang, pengeringan hasil pertanian, pembangkit tenaga listrik, pemandian air panas dan masih banyak lagi.

Bioenergi

bioenergi
energy.gov

Bioenergi adalah jenis energi terbarukan yang bahan bakunya berasal dari zat organik contohnya seperti biomassa. Biomassa adalah material yang berasal dari makhluk hidup  yang digunakan untuk bahan bakar berupa kayu, limbah hasil pertanian, jerami, kotoran ternak dan masih banyak lagi.

Baca juga:  Interferometer Michelson (Konsep dan Cara Kerjanya)

Contoh pemanfaatan bioenergi yaitu pada tahun 2010, 35 gigawatt pembangkit listrik bioenergi telah dibangun di seluruh dunia, dengan seperlimanya berada di Amerika Serikat

Di Indonesia, bioenergi digunakan untuk pembangkit listrik dan sudah terdapat 4 PLT bioenergi seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Timur.

Adapun jenis pengolahan biomassa yaitu Biofuel (bahan bakar nabati), Biomassa Padat dan Biogas.

Demikian penjelasan mengenai energi baru dan terbarukan, lengkap beserta jenis dan contohnya. Semoga bermanfaat!

Referensi:

  • studiobelajar.com
Lulusan Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Senang belajar dan meneliti.

Be the first to comment

Leave a Reply