15+ Contoh Paper Bebagai Bidang + Penjelasan dan Cara Membuat Paper

contoh paper
ilustrasi oleh dribbble.com

Contoh paper dari berbagai bidang berikut dapat kamu jadikan referensi dalam membuat paper yang baik dan benar.

Paper adalah salah satu karya tulis yang berisi pembahasan mengenai  suatu topik yang didukung data dan argumen yang kuat.


Agar bisa menghasilkan paper yang berkualitas, penulis harus melakukan riset terlebih dahulu.

Kemudian menyelidiki topik yang dipilih dan mengumpulkan data dari berbagai sumber sepeeti buku, majalah ataupun internet.

Pengertian Paper

contoh paper
natgeotimes.com

Paper adalah artikel ilmiah yang memiliki format tertentu bisa berupa hasill penelitian baru atau review mengenai penelitian yang sudah ada.

Paper tidak sama dengan makalah, dimana paper hanya fokus membahas hasil dan menjabarkan analisa mengenai topik yang dibahas. Sedangkan, makalah lebih mambahas mengenai permasalahan tertentu yang ditulis secara sistematis dan objektif.

Selain itu, terdapat perbedaan didalam tujuan dan struktur diantara keduanya, dimana paper memiliki unsur-unsur penyusun yang lebih banyak dibandingkan makalah.

Jenis-jenis Paper

1. Paper Argumentatif

Paper jenis ini memuat dua macam masalah yang mengandung kontroversi dibahas dalam satu makalah.

2. Paper Analitik

Paper Analitik berisi informasi dari berbagai sumber yang fokus dalam menganalisis sudut pandang yang  dimuat dalam sudut pandang faktual. Nah, didalamnya membahas mengenai metodologii, kesimpulan dan fokus pada hasil temuan yang diharapkan dilakukan studi lebih lanjut.

3. Paper Definisi

Paper definisi dibahas dengan jelas dan logis mengenai gambaran topik dari sudut pandang faktual dan tidak disertai pendapat penulis.

4. Paper Komparatif dan Kontras

Paper jenis ini sering digunakan dalam bidang  sastra untuk membandingkan dua penulis yang berbeda atau cerita dengan genre tertentu.

5. Paper Sebab dan Akibat

Jenis paper sebab akibat mengupayakan hasil yang mungkin terjadi dari tindakan tertentu yang dibahas secara logis sehingga memudahkan pembaca.

6. Laporan

Laporan memuat ringkasan mengenai identifikasi masalah, unsur-unsur maslah dan cara mengatasi masalah dari topik yang dibahas.

7. Paper Interpretatif

Paper ini sering digunakan dalam bidang sastra, humaniora, dan ilmu sosial yang menggunakan pemahaman teoritis yang diperoleh dari suatu studi kasusu tertentu.

Struktur Paper

Berikut adalah sistematika penulisan paper yang terdiri dari:

  • Judul

Judul menjadi gambaran keseluruhan tentang paper yang ditulis.

  • Pendahuluan/latar belakang

Berisi uraian mengenai latar belakang masalah yang diangkat, rumusan masalah dan tujuan paper.

  • Landasan Teori/Kajian Teori

Bagian ini berisi teori-teori dari berbagai sumber yang mendasari sebuah paper ini dibuat.

  • Metodologi

Metodologi berisi cara kerja atau skema kerja bisa berupa bagan/grafik sehingga memudahkan pembaca dalam memahami isi paper.

  • Hasil dan Pembahasan

Bagian ini adalah bagian yang menjadi isi dari paper yang berisi poin-poin yang ingin disampaikan dari sebuah penelitian. 

  • Penutup

Didalamnya  terdapat kesimpulan dan saran. Kesimpulan menyangkut ringkasan dari pendahuluan sampai hasil pembahasan dari sebuah paper.

  • Daftar Pustaka

Bagian ini berisi referensi atau sumber yang digunakan dalam membuat paper.

Cara Membuat Paper

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa kamu ikuti dalam membuat sebuah paper:

1. Pilih Topik

Topik yang dipilih bebas sesuai dengan keinginan kamu dan apa yang kamu minati.

2. Tulis Pernyataan Tesis

Tesis adalah argumen utama atau tujuan dalam membuat paper. Pernyataan tesis dibuat dengan kalimat yang singkat dan mencerminkan jenis paper yang kamu buat.

3. Lakukan riset pada topik yang dipilih

Setelah itu, kamu harus melakukan riset dari berbagai sumber baik itu sumber primer atau sekunder yang dapat memperkuat tesis dari paper kamu.

4. Buat garis besar dengan baik

Buatlah poin-poin penting yang perlu dikembangkan untuk mendukung pernyataan tesis kamu dalam bentuk outline atau garis besar. Outline ini berfungsi sebagai road map agar kamu tetap fokus pada pembahasan disekitar tesismu.

5. Buat draft paper

Draft ini adalah proses yang cukup krusial dalam membuat paper. Dimulai dari draft awal membuat judul, kutipan dalam teks dan halaman referensi.

Kemudian, proses membuat bagian lain dalam paper seperti pendahuluan, paragraf tubuh, hasil pembahasan, kesimpulan dan lain sebagainya.

6. Revisi, edit dan lakukan koreksi

Langkah terakhir adalah melakukan revisi, edit dan koreksi. Proses ini perlu dilakukan agar bisa menghasilkan karya tulis yang lebih baik lagi dari segi penulisan, pengunaan kata ganti, memperbaiki kesalahan tanda baca dan sebagainya.

Contoh Paper

Berikat adalah kumpulan contoh paper yang kami himpun dari berbagai sumber:

Contoh Paper Kuliah

 PENGARUH KONVERGENSI MEDIA PADA PERGAULAN ANAK MUDA

BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang

Tekhnologi di zaman globalisasi seperti saat ini perkembangannya memang sudah lebih maju jika dibandingkan dengan zaman sebelumnya. Pada zaman ini berbagai perkembangan sudah terjadi begitu cepat dan teknologi informasi begitu mudah diakses.

Menggunakan sistem internasional bisa lebih mudah untuk mengakses setiap informasi dari setiap negara. Orang yang hidup di zaman ini memang tidak bisa menghindar dari perkembangan teknologi yang ada. Bahkan, setiap hari ada saja perubahannya.

Sehingga mau bagaimanapun pasti akan mempengaruhi pola hidupnya. Salah satu bukti nyata dari perkembangan tekhnologi yaitu terbentuknya konvergensi media, sehingga bisa mempermudah dalam mengakses informasi melalui online.

Tentu saja konvergensi media ini memiliki pengaruh terhadap pergaulan anak muda di dunia maya. Selengkapnya akan dibahas pada makalah kali ini mengenai pengaruh adanya konvergensi media terhadap pergaulan anak muda di dunia maya,.

Tujuan

Membuktikan apa saja pengaruh dari adanya konvergensi media terhadap pergaulan anak muda di dunia maya.

Ruang Lingkup

Ruang lingkup konvergensi media berupa segala bentuk media teknologi informasi.

BAB II : DASAR TEORI/LANDASAN TEORI

Perkembangan tekhnologi di zaman globalisasi seperti saat ini memang sudah lebih maju jika dibandingkan dengan zaman sebelumnya. Pada zaman ini berbagai perkembangan sudah terjadi begitu cepat.

Bahkan, teknologi informasi begitu mudah diakses dari berbagai belahan dunia. Menggunakan sistem internasional bisa lebih mudah untuk mengakses setiap informasi dari setiap negara.

Di zaman ini, setiap orang tidak dapat menghindar dari perkembangan teknologi yang ada. Bahkan, setiap hari ada saja perubahannya. Sehingga mau bagaimanapun pasti akan mempengaruhi pola hidupnya. Salah satu bukti nyata dari perkembangan tekhnologi yaitu terbentuknya konvergensi media, sehingga bisa mempermudah dalam mengakses informasi melalui online.

BAB III : PEMBAHASAN

Masyarakat yang hidup di zaman globalisasi ini dituntut untuk menguasai media agar tidak ketinggalan zaman. Salah satunya yaitu media informasi apapun yang dimuat didalamnya. Yang melatarbelakangi perkembangan tekhnologi yaitu media menjadi sasaran kepentingan para investor. Masyarakat pastinya sudah paham mengenai permasalahan ini.

Media menjadi wadah bagi aspirasi masyarakat untuk mengeluarkan pendapatnya dengan terbentuknya konvergensi. Media informasi canggih yang sudah tersedia ini bisa digunakan masyarakat ketika tidak bisa memanfaatkan media konvensional. Dengan adanya media informasi yang canggih ini bisa membantu problematika politik yang menggelitik.

BAB IV : PENUTUP

Hasil pembahasan mengenai pengaruh konvergensi media terhadap pergaulan anak muda, memberikan kesimpulan bahwa perkembangan teknologi informasi cukup membantu dari berbagai aspek, baik itu aspek pendidikan, sosial dan lain sebagainya. Terutama aspek yang paling mendukung yaitu aspek politik.

Baca juga:  Recount Text: Pengertian, Struktur, Ciri dan Contohnya

Contoh Paper Ilmiah

 PENYALAHGUNAAN INTERNET

BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang

Komunikasi antar masyarakat di seluruh penjuru dunia yang semakin dibutuhkan inilah yang menjadi latar belakang adanya internet. Seperti halnya komunikasi untuk kepentingan militer, forum, bisnis, berita dan pertukaran informasi secara global. Dengan adanya internet, tentu saja bisa mempermudah dalam melakukan komunikasi dimana saja dan kapan saja.

Kebanyakan pengguna internet adalah kaum remaja yang banyak digunakan sebagai media global untuk kepentingan pendidikan, sosialisasi, atau kepentingan pribadi lainnya.

Tak hanya kaum remaja, internet juga dimanfaatkan oleh berbagai kalangan termasuk kalangan orang tua untuk menunjang pekerjaannya. Namun, kebanyakan internet ini lebih banyak digunakan oleh anak muda.

Selain  internet bisa memberikan manfaat, bisa juga memberikan dampak buruk. Kalangan yang paling banyak menyalahgunakan penggunaan media internet yaitu remaja.

Apalagi kini media sosial semakin banyak digunakan seperti facebook, instagram, twitter dan lain sebagainya. Dengan adanya media sosial ini setiap orang bisa lebih mudah untuk mencari informasi apapun.

Dampak lain yang dirasakan oleh pengguna jejaring sosial, khususnya remaja yaitu kurangnya bersosialisasi di dunia nyata, karena lebih suka bersosialisasi di dunia maya.

Sehingga bisa berakibat kecanduan, bahkan bisa mendapatkan dampak yang lebih buruk lagi. Kecanduan internet juga bisa berdampak pada prestasi belajar, sehingga yang awalnya bagus bisa menurun.

Penyalahgunaan media sosial oleh remaja kini memang kerap dilakukan. Seperti halnya menggunakan membagi curahan hati, yang parahnya menggunakan kata kotor untuk mengungkapkan perasaannya di jejaring sosial. Parahnya lagi berawal dari media sosial ini bisa terjadinya criminal.

Tujuan

Tujuan dari pembahasan ini yaitu untuk mengetahui efek penyalahgunaan internet pada remaja.

Ruang Lingkup

Remaja dan media internet.

BAB II : DASAR TEORI/LANDASAN TEORI

Keadaan remaja yang masih dalam tahap peralihan dari anak-anak menjadi dewasa dengan kata lain masih labil, inilah yang menjadi sebab kenapa adanya penyalahgunaan internet. Meskipun begitu, tidak semua penggunaan internet ini bisa memberikan hal negatif, masih banyak hal positif yang didapatkan.

Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan dengan penggunaan internet jika digunakan dengan baik dan benar. Seperti halnya penyebaran berita positif tidak hoax, bisnis online, silaturahmi dengan teman lama dan lain sebagainya. Penggunaan internet bisa memberikan dampak baik atau buruk ini tergantung dari setiap penggunanya.

BAB IV : PENUTUP

Kesimpulan

Jika digunakan dengan bijak dan sesuai dengan fungsinya, sebenarnya internet ini memiliki banyak manfaat. Yang mangakibatkan adanya penyalahgunaan internet yaitu karena kondisi psikologis remaja yang labil, suka coba-coba, suka mengekspresikan diri dan kondisi lingkungan yang tidak mendukung.

Maka dari itu, remaja yang menggunakan internet ini perlu perhatian lebih untuk mengantisipasi penyalahgunaan.

Dewasa ini penggunaan fasilitas memang banyak sekali, baik itu di sekolah, universitas, tempat makan dan lain sebagainya. Hal inilah yang memicu remaja lebih mudah untuk menggunakan internet, baik itu untuk keperluan sekolah dan lain sebagainya.

Apapun yang dilakukan dengan niat yang baik, tentu saja akan mendapatkan hasil yang baik dan sebaliknya, seperti halnya dalam penggunaan internet.

Contoh Paper Penelitian

KARAKTERISTIK PENDERITA PENYAKIT INFEKSI KULIT PADA MASYARAKAT

BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang

Daerah yang berada di iklim tropis banyak ditemukan penyakit kulit yang termasuk kategori infeksi. Hal ini dikarenakan pada daerah ini lingkungan sosial ekonominya cenderung rendah.

Salah satu wilayah yang memiliki iklim tropis yaitu Kecamatan Winosa Kabupaten Karangmanis Provinsi Bali. Selain itu wilayah ini mayoritas sosial ekonominya masih rendah.

Di wilayah ini, terdapat penyakit kulit infeksi yang mendominasi yang berada di urutan ke 4 dari sepuluh penyakit kulit lainnya.

Tujuan

Materi ini dibuat bertujuan untuk mengetahui karakteristik penderita penyakit infeksi kulit pada penduduk di Kecamatan Winosa.

Metode

Metode yang digunakan yaitu desain penelitian analitik eksperimen, diagnosis berdasarkan anamnesa dan pemeriksaan fisik klinis serta pemeriksaan penunjang yang dilakukan adalah pemeriksaan laboratorium.

Hasil

Penderita penyakit kulit di Kecamatan Winosa yaitu 124 orang. Orang yang menderita penyakit kulit infeksi yaitu 95 orang. 48,5% mikosis, 30,9% skabies, 3,2% folikulitis, 6,5% impetigo dan 8,9% ektima Jika dibandingkan antara pria dan wanita yaitu 2 : 1. Penyakit ini didominasi oleh laki-laki yang berusia sekitar 26 sampai 45 tahun. Kebanyakan penderita yaitu bekerja dibidang pertanian dan peternakan.

Kesimpulan

Dari pembahasan tersebut dapat disimpulkan bahwa laki-laki yang mendominasi penyakit kulit infeksi. Kebanyakan penderita ini berusia sekitar 26-45 tahun. Pekerjaan yang dilakukan penderita yaitu dibidang pertanian dan peternakan.

Contoh Paper Skripsi

PERBEDAAN NERVE TRUNK DAN NMES PADA PENAMBAHAN OTOT TRICEPS

Latar Belakang

Untuk meningkatkan prestasi pencak silat, otot memiliki peran yang penting. Karena otot memiliki kemampuan lebih dan yang paling utama. Dalam rangka meningkatkan kemampuan otot ini dibutuhkan cara untuk meningkatkan kemampuan otot.

Dari sekian banyak cara, cara yang paling tepat untuk diterapkan yaitu meningkatkan kemampuan otot menggunakan Neuromuscular Electrical Stimulation (NMES). Dengan menggunakan cara ini, otot bisa menjadi berkontraksi karena menggunakan arus listrik.

Arus listrik yang digunakan dengan cara ini yaitu intensitas 50 Hz dengan durasi 100 dalam 10 Menit. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, cara ini dilakukan tiga kali selama seminggu dalam satu bulan.

Tujuan

Tujuan dari pembahasan materi kali ini yaitu untuk mengetahui perbedaan NMES pada group otot. Penambahan otot triceps pada atlet pencak silat.

Metode Penelitian

Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif crosssectional. Sampel di ambil dengan teknik keseluruhan populasi. Penelitian ini dikerjakan di padepokan pencak silat, yang bertempat di mojosongo serta PPLP JATENG. Penggunaan NMES serta nerve trunk untuk 15 orang dalam setiap grup.

Penelitian ini menggunakan Design Pre and Post Test with two Grup Design. Penelitian ini juga menggunakan analisa data memakai uji statistik Parametrik.

Hasil Riset

Dari uji statistik pada grup otot yang PPLP hasil yang didapatkan ada penambahan otot tricep pada atlit pencak silat yaitu P = 0,05. Sedangkan untuk nilai P= 0,05 ada dampak NMES pada grup otot nerve trunk serta penambahan sebesar 15, 87 % untuk nilai mean.

Kesimpulan

Kesimpulan yang bisa diambil dari pembahasan tersebut yaitu penelitian yang dilakukan ini Adanya perbedaan pada atlit pencak silat terhadap pengaruh NMES pada grup otot nerve trunk.

Contoh Paper Ekonomi

 PERTUMBUHAN EKONOMI DI NEGARA YANG BERKEMBANG

BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang

Produksi barang dan jasa semakin meningkat karena adanya pertumbuhan ekonomi. Sehingga ini berdampak pada perubahan masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

Pada abad ke dua, pertumbuhan ekonomi ini mulai berkembang pesat, jika dibandingkan dengan adab sebelumnya. Meski begitu, pertumbuhan ekonomi dari satu Negara dengan Negara lainnya tentu saja mengalami perbedaan. 

Baca juga:  Kumpulan Ucapan Selamat Ulang Tahun Bahasa Jawa

Perkembangan ekonomi di Indonesia belum mengalami peningkatan drastis, karena Indonesia merupakan Negara yang berkembang. Pengaruh ekonomi di Indonesia yang belum mengalami peningkatan dikarenakan belum bisa mendapatkan pekerjaan yang layak serta banyaknya pengangguran.

Tujuan

Tujuan penulisan kali ini yaitu untuk mengetahui penyelesaian masalah ekonomi di negara berkembang seperti Indonesia.

BAB II : PEMBAHASAN

Umumnya, pertumbuhan ekonomi di suatu Negara dipengaruhi oleh 4 faktor. Seperti halnya stok barang modal, jumlah penduduk, kekayaan alam dan kecanggihan teknologi. Namun, faktor utama pertumbuhan ekonomi yaitu jumlah penduduk.

Pendapatan perkapita akan lebih rendah dari produksinya jika penduduknya sedikit dan sebaliknya. Pendapatan perkapita akan lebih tinggi daripada produksi marginal, jika  penduduknya semakin banyak.

BAB III : PENUTUP

Kesimpulan

Pemerintahan Indonesia perlu mengupayakan kebijakan dalam upaya peningkatan ekonomi, karena di Indonesia pertumbuhan ekonominya masih lemah.

Contoh Paper Sejarah

 KERJASAMA NEGARA-NEGARA ASIA TENGGARA

BAB I :PENDAHULUAN

Latar Belakang

Seseorang tidak akan bisa hidup sendiri. Sehingga dalam keadaan apapun masih membutuhkan bantuan orang lain. Contoh kecilnya, ketika semut ingin mengangkat makanan, ia tidak akan bisa melakukannya sendirian. Namun dengan gotong royong dan saling membantu maka makanan yang berat tersebut akan terasa ringan untuk dibawa.

Hal ini juga berlaku pada manusia, yang mana manusia tidak akan pernah bisa untuk menanggung pekerjaan berat sendirian. Sehingga membutuhkan kerja sama dengan orang lain untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut.

Adapun bentuk kerjasamanya seperti bekerja sama dalam bermasyarakat, dalam suatu kelompok, dan lain sebagainya. Bahkan, negara juga melakukan kerjasama dengan Negara lain, salah satu contohnya yaitu ASEAN.

Seperti yang telah kita ketahui ASEAN merupakan kumpulan kerjasama antara negara-negara yang ada di Asia Tenggara. Dengan kata lain, ASEAN merupakan oraganisasi perhimpunan bangsa-bangsa yang ada di Asia Tenggara.

Lebih tepatnya ASEAN dibentuk pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok Thailand. Negara yang masuk pada perkumpulan ASEAN seperti Indonesia, Filiphina, Malaysia, Singapura dan Thailand yang sekaligus sebagai pelopor terbentuknya ASEAN.

Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui kerjasama yang dijalin antar Negara-negara di ASEAN dalam melindungi negara-negara Asia tenggara.

BAB II : DASAR TEORI/LANDASAN TEORI

Seperti yang kita ketahui bahwa Negara-negara yang berada di Asia Tenggara memiliki letak geografis yang sangat strategis. Hal ini terlihat dari kekayaan alam yang sangat melimpah.

Sehingga banyak bangsa luar negeri yang ingin menjajah Negara Asia dengan cara berdagang. Negara eropa seperti Amerika serikat, Spanyol, Inggris, Portugis, Prancis dan Belanda yang mencoba untuk memasuki kawasan Asia Tenggara.

Setelah mengalami penjajahan puluhan tahun, negara-negara di Asia Tenggara yang dijajah tersebut akhirnya bisa merdeka. Hal ini dikarenakan memiliki nasib yang sama, sehingga muncul keinginan untuk membentuk organisasi kerjasama antar Negara di Asia Tenggara.

Yang diharapkan bisa menunjang keamanan dan ketentraman sesama negara Asia Tenggara yang disebut dengan ASEAN. Thailand, Malaysia, Singapura, Filiphina dan Indonesia merupakan Negara-negara pelopor terbentuknya organisasi ASEAN.

BAB III : PEMBAHASAN

Tujuan dari pembentukan organisasi ASEAN yaitu untuk meningkatkan kerja sama dalam berbagai bidang. Seperti halnya bidang ekonomi, sosial, politik. Selain itu, terbentuknya ASEAN ini juga untuk meningkatkan perdamaian dunia di Negara-negara di Asia Tenggara.

BAB IV : PENUTUP

Kesimpulan

Tujuan dari terbentuknya ASEAN yaitu menciptakan ketertiban dan perdamaian dunia, khususnya di Asia Tenggara.

Contoh Paper Statistika

 MEDIA PERTUKARAN

BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang

Media sangat dibutuhkan dalam ekonomi untuk pertukaran. Seperti halnya media pertukaran yang saat ini digunakan yaitu uang. Nominal yang dipertukarkan disebut dengan harga. Harga dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomi, politik dan sosial. Sehingga dalam suatu Negara statistika mendominasi dalam pergeseran rupiah.

Tujuan

Mengetahui berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah pertukaran dalam ekonomi.

BAB II : DASAR TEORI

Statistika memiliki pengertian yang dibedakan menjadi dua yaitu dalam arti luas dan sempit. Adapun berikut ini pengertian dari keduanya:

Pengertian statistika dibedakan menjadi dua, yaitu:

Statistika dalam arti sempit adalah angka yang tersusun dalam suatu daftar tabel, diagram dan grafik.

Statistika dalam arti luas yaitu disiplin ilmu dengan cara mengumpulkan bahan, mengolah dan menganalisanya. Setelah itu menjelaskan dan memberikan kesimpulan.

BAB III : PEMBAHASAN

Model pembelajaran statistika yang berhubungan dengan fluktuasi suatu harga. Model pembelajaran ini dilakukan dengan cara pengumpulan bahan dan keterangan. Bahkan perlu juga untuk melakukan pengolahan dan menganalisa keuangan, lalu penarikan kesimpulan dari harga tersebut.

BAB IV : PENUTUP

Kesimpulan

Dari pembahasan tersebut bisa disimpulkan angka yang bisa digunakan dalam membandingkan antara kegiatan ekonomi yang sama, seperti produksi, impor, ekspor dan hasil dari periode yang berbeda. Untuk menyelesaikan proses menghitung harga dalam perekonomian, angka indeks ini sangat bermanfaat.

Contoh Paper Pajak

 PAJAK DI INDONESIA

BAB I : PENDAHULUAN

Latar Belakang

Dalam sebuah Negara, pajak memang diberlakukan. Jika didefinisikan, pajak adalah pemberian nominal kekayaan dari perorangan kepada Negara.

Pembayaran pajak pada awalnya hanya sukarela dari perorangan. Yang mana pembayaran pajak ini awalnya digunakan untuk menyediakan fasilitas umum seperti jalan umum, menjaga keamanan, pembayaran gaji pegawai dan lain sebagainya oleh perorangan. Pembayaran pajak memang haruslah rutin dan ada sanksi bagi yang tidak membayarnya.

Tujuan

Tujuan penulisan makalah ini yaitu untuk mengetahui perbedaan subjek pajak, objek pajak dan syarat pajak. Hal-hal lain yang berhubungan dengan pajak juga perlu untuk diperhatikan.

BAB II : DASAR TEORI/LANDASAN TEORI

Subjek pajak yaitu semua pihak yang sudah memenuhi syarat secara subjektif. Syarat wajib pajak yaitu warga negara indonesia (WNI). Sedangkan objek dari pajak yaitu segala sesuatu yang terkena wajib pajak yang telah memenuhi kriteria objektif di atas.

Dalam pemungutan pajak, salah satu faktor yang menentukan keadilan yaitu tarif pajak. Sedangkan utang pajak berupa sanksi pajak bunga, atau kenaikan yang dicantumkan dalam surat pajak yang sudah disesuaikan dengan peraturan undang-undang.

BAB III : PEMBAHASAN

Subjek pajak yaitu semua pihak yang sudah memenuhi syarat secara subjektif. Syarat wajib pajak yaitu warga negara indonesia (WNI). Sedangkan objek dari pajak yaitu segala sesuatu yang terkena wajib pajak yang telah memenuhi kriteria objektif di atas.

Salah satu faktor yang menentukan keadilan dalam pemungutan pajak yaitu tarif pajak. Sedangkan utang pajak berupa sanksi pajak bunga, atau kenaikan yang dicantumkan dalam surat pajak yang sudah disesuaikan dengan peraturan undang-undang.

BAB IV : PENUTUP

Kesimpulan

Kesimpulan yang bisa diambil dari pembahasan ini yaitu adanya pajak ini bagi masyarakat bisa dijadikan sebagai bahan belajar tentang kedisiplinan dalam keuangan dan kewajiban terhadap negara.

Demikian penjelasan mengenai contoh paper dari berbagai bidang. Semoga bermanfaat!

Referensi:

  • penelitianilmiah.com
  • thegorbalsla.com
  • made-blog.com
Lulusan Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Senang belajar dan meneliti.