Contoh Ceramah Singkat Tentang Ibu Tercinta [TERBARU]

ceramah tentang ibu
ilustrasi oleh dribbble.com

Ceramah singkat tentang ibu berikut berisi berisi pesan-pesan seorang ibu dan doa ibu untuk anaknya dari ustadz abdul somad.

“Senangkan hati ibumu. Kalau ibumu suka marah, cerewet, kuncinya hanya satu, diam. Jangan melawan. Karena kalau kau lawan, murka Allah untukmu,” begitulah ujar Ustadz Abdul Somad saat acara ceramah yang membahas tentang seorang ibu.

Seorang anak memang tak berhak membentak atau membangkang kepada ibunya, karena apa? Karna ibu adalah orang yang berjuang bersimbah keringat ataupun darah serta hampir merenggang nyawa demi melahirkan anak-anaknya.

Tak hanya sampai disitu perjuangan seorang ibu, ia tak bisa berpuasa ketika hamil, ia susah untuk beribadah hanya sekedar ingin menidurkan anaknya serta mendiamkan anaknya yang menangis.

Maka berhak sosok ibu menjadi yang dispesialkan dan mendapatkan kedudukan tertinggi dalam Islam. Ini telah dijelaskan dalam satu hadis dari Abu Hurairah ra berkata:

“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu. (HR. Bukhari).

Lantas bagaimana kita harus memuliakan sosok ibu menurut Ustaz Abdul Somad?

“Jangan lupa pada ibu. Ibu jangan kalian lawan, 9 bulan 10 hari kalian di perutnya, 2 tahun kalian menyusu, mengalir darahnya dalam aliran darah kalian. Jangan kalian sombong,” kata Ustaz Abdul Somad dalam ceramahnya.

“Jangan pernah kau lawan ibu. Durhaka pada orangtua akan dapat azab dua-duanya. Pemabok narkoba di dunia senang, di akhirat dapat siksa, pezina senang di dunia, di akhirat dia dapat azabnya. Tapi, kalau durhaka pada orangtua, azab di dunia dapat, di akhirat juga dapat. Jadi, dapat dua-duanya. Di sini (dunia) kau dapat azab, mengapa di sana (akhirat) kau juga dapat, karena di sini itu DP-nya, dan di sana baru kau dapat charge-nya,” tegas Ustaz Abdul Somad, seraya disambut gelak tawa jamaah.

Baca juga:  Download WhatsApp GB Apk Pro Terbaru 2020 (Official) + Fitur LENGKAP

Dalam ceramah singkatnya, Ustaz Abdul Somad juga mengatakan : kepada Allah, salat tahajud, kepada ibu, berbakti.

Dosa terbesar dari pada dosa besar bukanlah syirik, tetapi dosa terbesar dari dosa besar adalah durhaka pada ibu.

Semoga kita senantiasa menjadi anak yang berbakti dan terhindar dari perbuatan buruk yang menyakiti hati kedua orang tua kita.

Alumni Pondok Pesantren Al-Fatimah Bojonegoro. Senang menulis topik keislaman.