Apakah kamu kecanduan internet? Yuk kenali ciri-cirinya

Internet merupakan alat yang menyediakan berbagai macam informasi, hiburan bahkan bisnis sebagai peluang kesuksesan.

Namun, tak banyak yang menyadari bahwa semakin sering kita menggunakan internet tanpa adanya kontrol maka kita akan mengalami kecanduan. Kecanduan internet ini menimpa pada siapa saja yang menjadi penggunanya, bisa anak-anak, pelajar, mahasiswa bahkan orang tua sekalipun.

Penggunakan internet secara berlebihan dapat mempengaruhi daya berfikir, konsentrasi, mengganggu kesehatan mata, bahkan kemampuan dalam pengambilan keputusan pada otak.

Pusat kecanduan internet ReSTART yang berbasis di Seattle membuat daftar pertanyaan untuk mendiagnosa apakah seseorang kesulitan melarikan diri dari internet.

Executive Director ReSTART, Hilarie Cash, mengatakan ada 11 tanda-tanda kecanduan internet:

 

1. Apakah kamu merasa lebih baik ketika browsing situs favoritmu?

Jika iya, berhati-hatilah. Semakin tinggi euphoria kamu setiap kali terlibat pada segala hal yang menyangkut komputer atau aktivitas internet merupakan pertanda bahwa kamu mulai kecanduan.

 

2. Apakah kamu sering menghabiskan lebih banyak waktu di Internet?  

Jika kamu menginginkan lebih banyak waktu untuk online dan gelisah ketika jauh dari komputer, kamu mungkin mulai kecanduan.

 

3. Apakah kamu berusaha mencoba mengontrol penggunaan internet tapi selalu gagal?

Kegagalan untuk mengontrol perilaku, termasuk perilaku agresif, merupakan salah satu gejala kecanduan internet.

 

4. Apakah kamu sering mengabaikan keluarga dan teman agar bisa menghabiskan waktu di internet?

Hati-hati, itu pertanda lainnya.

Seorang anak 12 tahun terpaksa menjalani terapi kejut listrik di Beijing Military Region Central Hospital untuk mengatasi kecanduan Internet yang dialaminya pada bulan Juni 2005 silam. Anak laki-laki itu begitu kecanduan dengan internet. Ia menghabiskan empat hari berturut-turut di sebuah kafe internet, hampir tidak makan dan tidur.

Baca juga:  Kenapa melihat foto makanan bisa bikin kamu jadi lapar?

 

5. Apakah kamutidak tertarik dengan kegiatan lain di dunia nyata dan lebih senang berada di depan komputer.

Penarikan diri dari kegiatan lain merupakan salah satu pertanda kamu mulai kecanduan internet.

 

6. Apakah kamu berbohong untuk merahasiakan berapa kali Anda telah menonton video Susan Boyle? Atau saluran YouTube Bo Burnham?

Berbohong tentang aktivitas apa saja yang kamu lakukan di internet menunjukkan kamu sudah terlalu dalam dengan internet. Karena jika kamu berkata jujur, pasti orang tuamu akan melarang hal tersebut.

 

7. Apakah Internet mengganggu pekerjaan atau tanggung jawab sekolah?

Tetap berusaha online walau sedang waktunya sekolah atau belajar mengindikasikan kamu mulai tidak bisa lari dari internet.

 

8. Apakah kamu tetap memikirkan Internet saat kamu tidak menggunakannya?

Misalnya sudah memikirkan apa yang sudah kamu lakukan di internet dan apa yang akan kamu lakukan kalau online nanti?

 

9. Apakah kamu berbohong pada anggota keluarga, terapis, atau pihak lain hanya demi lebih sering melakukan aktivitas online?

Demi tercapainya keinginan untuk aktivitas online kamu rela untuk berbohong. Hal ini sangat jelas bahwa anda kecanduan internet, kamu rela melakukan apa saja baik itu berbohong atau online secara sembunyi sembunyi

 

10. Sering begadang sepanjang malam, tidak bisa mengatur waktu online, atau mengorbankan waktu tidur demi bisa online?

Perubahan pola tidur merupakan pertanda bahwa ada sesuatu yang salah.

 

11. Apakah kamu mengalami perubahan berat badan, atau mengalami sakit punggung, sakit kepala, atau carpal tunnel? 

Bisa jadi kamu mulai tak bisa lepas dari internet.

 

Sudahkah kamu cek hasilnya? Jika terdapat 5 ciri, bisa di simpulkan kamu mulai kecanduan internet.

Baca juga:  Yang Sering Disalahpahami Tentang Depresi

Walalupun di keseharian kita selalu di sangkut pautkan dengan internet, ada baiknya kita bijak dalam penggunaannya. Sah sah saja jika kita ingin browsing atau aktif di dunia maya namun yang paling penting adalah jangan sampai kewajiban kita yang lain jadi terabaikan.

Dan berikan waktu dalam penggunaan internet agar kesehatan dan kewajiban kita masih bisa kita perhatikan.

 

Referensi: