A password will be e-mailed to you.

    Kamu pasti sering mendengar bahwa Badak Jawa, Harimau Sumatera, Orang Utan termasuk hewan yang terancam punah. Lalu apa maksud dari “Terancam Punah”?

    Ketika suatu spesies hewan dianggap terancam punah, itu berarti International Union for Conservation of Nature (IUCN) telah mengevaluasinya dan menandainya sebagai “endangered species” dalam bahasa Inggris, atau biasa kita sebut “spesies terancam punah” dalam bahasa Indonesia.

    Artinya, sebagian besar spesiesnya telah mati dan tingkat kelahirannya lebih rendah daripada tingkat kematiannya.

    Saat ini, banyak spesies hewan dan tumbuhan berada di ambang kepunahan karena berbagai faktor.

    foto : www.worldwildlife.org

    Apa yang menyebabkan suatu spesies menjadi terancam punah?

    Ada 3 faktor utama yang menyebabkan suatu spesies menjadi terancam punah, dan ironisnya 3 faktor ini berasal dari perbuatan manusia. Faktor-faktor tersebut antara lain :

     

    1. Perusakan habitat

    Perusakan habitat adalah alasan nomor satu yang membahayakan suatu spesies, baik itu hewan ataupun tumbuhan.

    Manusia menghancurkan suatu habitat dengan berbagai cara, seperti deforestasi, penambangan, migrasi manusia dll.

    Akibatnya, beberapa spesies hewan dan tumbuhan mati seketika.

    Sementara yang lainnya dipaksa untuk pindah ke daerah dimana mereka tidak dapat menemukan makanan dan tempat tinggal.

     

    2. Polusi

    foto : huffingtonpost.com

    Tumpahan minyak, hujan asam, pestisida, sampah plastik dan polusi udara telah merugikan banyak spesies hewan dan tumbuhan.

    Ketika hujan asam meresap ke tanah, tanah menjadi tempat yang tidak layak untuk ditumbuhi tumbuh-tumbuhan.

    Hujan asam juga mengubah unsur kimia air di danau dan sungai, ini dapat membunuh ikan dan kehidupan akuatik lainnya.

    Selain hujan asam, penggunaan pestisida juga memengaruhi keberlangsungan hidup suatu spesies.

    Di Minnesota, Amerika Serikat banyak amfibi memiliki kaki ekstra atau anggota badan yang hilang karena cacat lahir akibat paparan bahan kimia yang disemprotkan ke air untuk membunuh nyamuk.

    Baca juga:  Apakah Penguin Memiliki Lutut?

    Sampah plastik juga menjadi masalah besar sekarang ini. Apalagi banyak masyarakat yang membuang sampah ke sungai, sampah tersebut akan terus mengalir hingga tersebar dilautan.

    Sampah plastik yang sering kita buang ini, tidak mudah terurai dengan sendirinya, dan pada akhirnya bisa mengganggu kehidupan laut.

     

    3. Perburuan illegal dan “overhunting”

    Banyak hewan diburu karena daging, bulu dan bagian tubuh mereka yang berharga (cula badak, gading gajah dll.).

    Ada banyak catatan sejarah tentang bagaimana manusia memburu suatu spesies hingga hampir punah, bahkan ada beberapa yang sampai memusnahkan suatu spesies.

    Salah satu insiden yang paling terkenal di dunia adalah punahnya Passenger pigeon (Ectopistes migratorius).

    Pada awalnya Passenger Pigeon atau Merpati Penumpang ini diperkirakan terdapat 5 miliar ekor di Amerika Serikat, tetapi hanya dalam waktu 50 tahun, manusia memburu mereka hingga punah tak tersisa.

    Alasannya, karena daging merpati tersebut sangat enak, mudah diburu, jumlahnya sangat berlimpah dan belum adanya peraturan mengenai perburuan hewan.

    Selain 3 faktor utama yang diakibatkan oleh manusia.

    Ada juga yang disebabkan oleh alam itu sendiri seperti penyakit, kompetisi, spesies yang tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan dan masih banyak lagi.

     

    Lalu adakah upaya untuk mencegah kepunahan suatu spesies?

    Berterimakasihlah kepada masyarakat dan ilmuan yang peduli.

    Banyak negara yang telah mengeluarkan undang-undang untuk melindungi dan melestarikan spesies yang terancam punah.

    Beberapa hukum melarang perburuan liar, sementara yang lainnya membatasi pengembangan lahan atau menciptakan perlindungan khusus untuk habitat spesies yang terancam punah.

    Di Indonesia sendiri, pemerintah sudah membuat banyak cagar alam, taman nasional, hutan lindung, suaka margasatwa dll.

    Sayangnya, tidak semua spesies yang terancam punah mendapatkan perlindungan melalui undang-undang konservasi khusus.

    Baca juga:  Kenyataannya, tidak semua bakteri itu jahat!

    Masih banyak spesies yang menghadapi ancaman kepunahan tanpa diketahui publik.

    Lalu…

    Bagaimana kita bisa membantu mencegah kepunahan suatu spesies?

    Tentunya kita tidak bisa langsung memberantas perburuan illegal, penebangan hutan secara liar ataupun melarang pabrik yang penggunaan bahan kimia berbahaya secara langsung.

    Kita hanya bisa berdoa agar pemerintah dapat mengatasi permasalahan tersebut.

    Nah, kita bisa membantu mencegah kepunahan suatu spesies hewan atau tumbuhan dengan mulai mengurangi penggunaan plastik. Ini dikarenakan plastik menjadi ancaman terbesar bagi seluruh makhluk hidup yang tinggal di bumi saat ini.

    Kamu juga bisa mengurangi penggunaan kendaraan bermotor jika dirasa tempat yang dituju dekat. Dengan begini setidaknya akan mengurangi masalah polusi udara.

     

    Referensi :

    1. https://www.thoughtco.com/how-species-become-endangered-1181928
    2. https://greentumble.com/10-reasons-why-species-become-endangered/#habitat
    3. https://wonderopolis.org/wonder/how-does-a-species-become-endangered
    4. https://www.windows2universe.org/earth/Atmosphere/wildlife_forests.html
    5. https://www.youtube.com/watch?v=2zi2JjfLMmc&t=365s

    No more articles