A password will be e-mailed to you.

    Ini berawal dari pertanyaan terkonyol yang selama ini aku pikirkan, adakah kehidupan cerdas (manusia) di luar Bumi? Ya, para Ilmuwan belum memiliki jawaban pasti akan pertanyaan tersebut. Tidak mudah untuk menjawabnya, karena apa? Alam semesta tidak sesempit alas kakimu!

    Alam semesta sangatlah luas dan terus mengembang, belum diketahui secara pasti apakah alam semesta ada batasnya ataukah infinity. Alam semesta adalah ‘kamar’ bagi jutaan bahkan miliaran galaksi, dan salah satunya adalah galaksi bernama Bimasakti. Di dalam galaksi Bimasakti terdapat triliunan bintang, Matahari salah satunya.

    Matahari terletak di pinggiran galaksi Bimasakti yang berjarak 27.700 Tahun cahaya dari pusat galaksi, (dengan 1 Tahun cahaya = 9,4.10^15 km)—hmm jauh bukan? Jika kita menelusuri di setiap bintang dan kemudian bertanya “Ada apa di sana?”, tidak menutup kemungkinan bahwa di setiap bintang ada (setidaknya) satu planet yang mengorbit padanya dan kita menyebutnya sebagai Tata surya.

    Apa itu Tata surya?

    Tata surya merupakan sistem keplanetan yang setidaknya memiliki satu bintang induk sebagai pusat di dalamnya.

    Gb. 1.1 Tata surya kita

    Kita hidup di planet yang sangatlah istimewa (Bumi), dan terletak di dalam sistem tata surya yang berbintang induk Matahari dengan anggota planet lainnya yaitu :

    • Merkurius
    • Venus
    • Mars
    • Jupiter
    • Saturnus
    • Uranus
    • Neptunus

    Cobalah untuk sejenak berpikir, “Mengapa kita hidup di Bumi? Mengapa tidak di planet yang lain? atau Adakah kehidupan di luar Bumi?” Untuk sedikit meringankan dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita sedikit mencari tahu syarat-syarat apa yang wajib dimiliki oleh suatu planet agar bisa memiliki kehidupan seperti di Bumi. Syarat-syarat tersebut adalah :

    • Memiliki kadar Oksigen
    • Memiliki air dan asam amino
    • Berada dalam zona Goldilock
    • Memiliki atmosfer cukup
    • Memiliki suhu stabil
    • Tergolong planet batuan
    Baca juga:  Menurut Sains, 5 Cara Ini Dapat Membuat Hidupmu Bahagia

    Dan ya, Bumi sangatlah istimewa karena ia memiliki semua syarat-syarat tersebut dan berada dalam zona Laik huni atau Goldilock. Kalian pasti belum tahu apa itu zona Goldilock, kan? Hehe tenang saja, saya akan memberitahu kalian. Zona Goldilock merupakan wilayah di sekitar bintang induk bagi suatu planet dan dengan tekanan yang cukup untuk mempertahankan air dalam bentuk cair di permukaannya.

    Gb. 1.2 Ilustrasi sebuah Eksoplanet

    Belakangan ini, para Astronom di berbagai belahan dunia telah banyak menemukan sejumlah planet laik huni yang berada di luar tata surya atau sering disebut Eksoplanet. Mereka menemukannya dengan banyak metode, salah satunya dengan metode gelap-terang—yaitu, memantau suatu bintang secara berkala dan mengamati magnitudonya, apakah gelap-terang atau kah tidak.

    Jika terjadi gelap-terang maka bisa ditarik kesimpulan bahwa di bintang tersebut ada planet yang mengitarinya (orbit). Dan berikut 7 (tujuh) planet yang dapat dikategorikan laik huni :

    • Gliese 581d,
    • HD 85512b,
    • Kepler 22b,
    • Gliese 667Cc,
    • Gliese 581g,
    • Gliese 163c, dan
    • HD 40307g.

    Sejauh ini, belum dinyatakan secara pasti apakah benar di planet-planet tersebut ada kehidupan cerdas atau kah tidak, dan setidaknya ada walaupun dalam skala mikroba saja. Mengapa kita belum mengetahuinya?

    Satu-satunya alasan yang pasti dan mutlak adalah mengenai teknologi, kita belum mampu menciptakan teknologi untuk menjelajahi atau pergi ke planet tersebut dalam waktu yang (amatlah) singkat.

    Secara pribadi, saya menyimpulkan dari pemikiran-pemikiran saya selama ini bahwa mereka ;

    • Mereka adalah kehidupan tercerdas dan kita tidak mampu untuk menyaingi teknologi mereka.
    • Kita berada dalam pinggiran galaksi dan luput dari perhatian (mereka) layaknya daerah terpencil di suatu negara.
    • Kita merupakan kehidupan terakhir yang ada di alam semesta ini dan mereka telah tiada, kita adalah benar-benar generasi terakhir.
    Baca juga:  Menilik Cara Kerja Teleskop Antariksa Hubble

    Kemudian muncul sebuah pertanyaan besar, Apakah kita sendirian di luasnya Alam semesta ini?”

     


    Tulisan ini adalah kiriman dari penulis. Kamu juga bisa membuat tulisanmu sendiri di Saintif dengan bergabung di Saintif Community


     

    All the love– Terima kasih.

    No more articles