Transaksi Adalah.. Pengertian, Jenis, dan Alat Transaksi

transaksi adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Transaksi adalah suatu aktivitas yang dilakukan seseorang sehingga menimbulkan perubahan terhadap harta ataupun keuangan yang dimiliki bertambah atau berkurang.

Istilah transaksi mungkin tidak asing lagi, ditelinga kita. Tanpa kita sadari saat berbelanja di pasar ataupun supermarket kita melakukan aktivitas pembelian yang disebut transaksi.

Aktivitas ini membutuhkan dua pihak yang saling membutuhkan dan juga melibatkan produk dimana dimiliki salah satu pihak dan tidak dimiliki pihak lainnya.

Saat terjadi transaksi akan ada pencatatan menggunakan media kertas atau elektronik yang biasanya disebut alat dokumen transaksi. Apa pengertian transaksi?

Pengertian Transaksi

Secara umum, Transaksi adalah suatu aktivitas yang dilakukan seseorang sehingga menimbulkan perubahan terhadap harta ataupun keuangan yang dimiliki bertambah atau berkurang.

Adapun pendapat lain yang menyatakan bahwa transaksi merupakan aktivitas perusahaan yang dapat menimbulkan perubahan harta atau keungan suatu perusahaan.

Contoh aktivitas transaksi seperti melakukan jual beli, pembayaran gaji karyawan dan melakukan pembelian jenis barang.

Dalam setiap aktivitas transaksi selalu dilakukan pencatatan atau administrasi karena melalui aktivitas ini kita bisa melihat perubahan keuangan dalam perusahan atau individu sehingga sesuai dengan proyeksi yang kita inginkan.

Proses administrasi transaksi dilakukan secara teliti dan menggunakan metode-metode tertentu.

Pengertian Transaksi Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian transaksi menurut para ahli,

1. Mursyidi

Transaksi adalah suatu kejadian dalam dunia bisnis dan tidak hanya pada proses jual-beli, pembayaran dan penerimaan uang, namun juga akibat adanya kehilangan, kebakaran, arus, dan peristiwa lainnya yang dapat dinilai dengan uang.

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Menurut KBBI, arti transaksi merupakan persetujuan jual-beli dalam perdagangan antara pihak pembeli dan penjual.

3. Sunarto Zulkifli

Transaksi adalah suatu kejadian ekonomi/ keuangan yang melibatkan setidaknya 2 pihak yang saling melakukan pertukaran, melibatkan diri dalam perserikatan usaha, pinjam-meminjam atas dasar sama-sama suka ataupun atas dasar ketetapan hukum.

4. Indra Bastian

Baca juga:  Daftar Merek dan Harga Mesin Cuci 1 Tabung Terjangkau Berkualitas

Transaksi adalah pertemuan antara dua belah pihak (penjual dan pembeli) yang saling menguntungkan dengan disertai data/ bukti/ dokumen pendukung yang dimasukkan ke dalam jurnal setelah melalui pencatatan.

5. Slamet Wiyono

Transaksi adalah suatu kejadian ekonomi/ keuangan yang melibatkan setidaknya dua pihak dimana kedua belah pihak tersebut saling melakukan pertukaran, melibatkan diri dalam perserikatan usaha, pinjam-meminjam, dan lainnya atas dasar keinginan masing-masing atau atas dasar ketetapan hukum yang berlaku.

Jenis-Jenis Transaksi Ekonomi

transaksi adalah

Aktivitas transaksi dibagi menjadi dua jenis yaitu transaksi internal dan transaksi eksternal. Berikut adalah penjelasannya.

1. Transaksi Internal

Transaksi internal adalah jenis transaksi dalam perusahaan yang hanya melibatkan berbagai divisi di dalam perusahaan yang menekankan pada perubahan posisi keuangan yang terjadi pada setiap bagian.

Beberapa contoh transaksi internal seperti adanya memo dari pimpinan kepada karyawan, perubahan nilai keuangan karena kemunduran perusahaan dan penggunaa alat kantor setiap bagian.

2. Transaksi Eksternal

Transaksi eksternal adalah jenis transaksi yang melibatkan pihak luar perusahaan atau organisasi luar sehingga menyebabkan terjadinya perubahan posisi keuangan suatu perusahaan.

Beberapa contoh transaksi eksternal seperti  transaksi penjualan maupun pembelian dengan perusahaan lain dan aktivitas pembayaran hutang-piutang.

Alat Bukti Transaksi

Dalam sebuah transaksi harus memiliki alat bukti yang menjadi sarana keamanan dalam transaksi dan dapat dipertanggung jawabkan.

Alat bukti ini nanti juga dibutuhkan saat terjadi sengketa dalam transaksi dikemudian hari.

Alat bukti transaksi dibagi menjadi dua yaitu bukti transaksi internl dan bukti transaksi eksternal. Berikut adalah penjelasan lengkapnya.

1. Bukti Transaksi Internal

Bukti transaksi internal adalah bukti pencatatan yang ada didalam perusahaan. Sering kali bukti transaksi ini berbentuk sebuah memo dari pimpinan kepada karyawannya.

2. Bukti Transaksi Eksternal

Bukti transaksi eksternal adalah bukti pencatatan aktivitas transaksi dengan pihak lain diluar perusahaan. Adapun beberapa bukti transaksi eksternal antara lain:

Faktur

Faktur adalah bukti transaksi berkaitan dengan perhitungan penjualan barang yang dilakukan secara kredit dibuat oleh penjual dan diberikan kepada pembeli. Faktur dibuat dua rangkap yaitu asli dan Salinan.

Baca juga:  3 Penyebab Gangguan Telkom beserta Cara Mengatasinya [LENGKAP]

Faktur asli diberikan kepada pembeli sedangkan salinannya sebagai bukti pencatatan secara kredit yang disimpan penjual.

Kwitansi

Kwitansi adalah bukti transaksi mengenai penerimaan uang dari pembayaran suatu barang/produk.

Kwitansi ditandatangani oleh kedua belah pihak yang melakukan transaksi baik pihak yang menerima uang dan pihak yang melakukan pembayaran.

Nota debit

Nota debit adalah bukti transaksi tentang pemberitahuan barang yang sudah dibeli dari perusahaan kepada konsumennya.

Cek

Cek adalah salah satu bukti transaksi berbentuk surat yang berisi perintah tidak bersyarat kepada bank untuk membayar sejumlah uang ke nasabahnya.

Bilyet giro

Bilyet giro adalah bukti transaski berbentuk surat perintah dari nasabah kepada pihak bank untuk memindahkan sejumlah uang dari rekening ke rekening yang tertulis dalam dokumen bilyet giro.

Rekening koran

Rekening koran adalah suatu bukti transaksi mengenai rincian keuangan atau mutasi kas dari pihak bank yang diberikan kepada nasabahnya.

Bukti setoran bank

Bukti setoran bank adalah bukti transaksi berupa slip setoran uang yang disediakan oleh pihak bank dan bertujuan sebagai alat bukti bahwa nasabah telah menyetorkan uang ke rekening tertentu.

Bukti kas masuk dan keluar

Bukti kas masuk adalah bukti penerimaan uang yang masuk disertai dengan bukti tertulis seperti nota, kwitansi. Bukti kas keluar adalah bukti transaksi pengeluaran uang kas contohnya seperti nota kontan asli, kwitansi.

Bukti memorandum

Bukti memorandum adalah bukti transaksi yang dikeluarkan oleh pimpinan perusahaan atau pihak yang memiliki kewenangan.

Yang berlangsung didalam intenal perusahaan, biasanya terjadi pada akhir periode berisi memo untuk mencatat gaji para karyawan yang perlu dibayar.

Demikian, penjelasan mengenai pengertian transaksi, jenis-jenis transaksi dan alat buktinya. Semoga Bermanfaat!

Lulusan Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Senang belajar dan meneliti.

Be the first to comment

Leave a Reply