A password will be e-mailed to you.

Sel T atau T-cells merupakan salah satu tipe dari darah putih yang berperan sebagai antibodi pada tubuh.

Sel T bekerjasama dengan makrofag untuk menyerang virus atau bakteri.Tidak seperti makrofag yang menyerang benda -benda asing secara umum,sel T menyerang virus secara spesifik.

Mengapa sel T disebut sebagai sel pertahanan akhir tubuh?

Jawabannya ialah sel T tersebut melindungi tubuh secara langsung atau mengaktifkan sistem imun.Sel T juga menyerang zat karsinogenik dan virus berbahaya secara spesifik.Contoh dari virus yang menargetkan sel T ini ialah virus HIV.

Seperti halnya darah putih dan darah merah,sel T terbentuk di sumsum tulang belakang.Tubuh kita memiliki 25 juta sel T yang berbeda.Setiap sel memiliki reseptor antigen yang spesifik.

 

Anatomi Sel T

 

Sel T memiliki reseptor pada seluruh permukaannya dimana reseptor tersebut dapat mengikat antigen virus.

 

Letak Sel T Dalam Tubuh

 

 

Sel T dan sel darah putih lainnya memiliki dua jalur dalam tubuh yaitu melalui sistem limpa dan pembuluh darah.Sel darah putih terkumpul dalam sistem limpa.Saat virus menyerang, sel darah putih masuk ke dalam pembuluh darah sehingga dapat menyerang virus secara cepat.

 

Jenis dan Fungsi Spesifik Sel T

1. Sel T Sitotoksik (sel CD8 + T)

Fungsi :Terlibat dalam penghancuran langsung sel-sel yang telah menjadi kanker atau terinfeksi     virus. Sel T sitotoksik mengandung butiran (kantung yang berisi enzim pencernaan atau zat kimia lainnya) sehingga mereka memanfaatkan menyebabkan sel target untuk pecah dalam proses yang disebut apoptosis.

2. Sel T Pembantu atau T Helper ( sel CD4 + T)

Fungsi :mengendapkan produksi antibodi oleh sel B dan juga memproduksi zat yang mengaktifkan sel T sitotoksik dan sel darah putih yang dikenal sebagai makrofag.

3.Sel T Regulatory atau sel T Penekan

Baca juga:  Beauveria bassiana : Fungi Penjerat Serangga yang Ampuh

Fungsi : menekan respon sel B dan sel T lainnya terhadap antigen. Penekanan ini diperlukan agar respon imun tidak berlanjut begitu tidak lagi dibutuhkan. Cacat pada sel T regulator dapat menyebabkan perkembangan penyakit autoimun.

4. Natural  Killer T (NKT)

Memiliki nama yang sama dengan jenis limfosit yang berbeda yang disebut sel pembunuh alami. Sel NKT adalah sel T dan bukan sel pembunuh alami.

Fungsi : membedakan sel yang terinfeksi atau kanker dari sel tubuh normal dan sel serangan yang tidak mengandung penanda molekuler yang mengidentifikasi mereka sebagai sel tubuh. Salah satu jenis sel NKT yang dikenal sebagai sel pembunuh alami T (iNKT) invarian, melindungi tubuh terhadap obesitas dengan mengatur peradangan pada jaringan adiposa.

5. Sel T memory

Fungsi : membantu sistem kekebalan tubuh mengenali antigen yang sebelumnya ditemukan dan meresponsnya dengan lebih cepat dan untuk jangka waktu yang lebih lama.

 


Tulisan ini adalah kiriman penulis. Kamu juga bisa membuat tulisanmu sendiri di Saintif dengan bergabung di Saintif Community


 

Referensi

 

No more articles