Mobilitas Sosial: Pengertian, Faktor Pendorong, Manfaat dan Dampak

mobilitas sosial adalah
Ilustrasi oleh dribbble.com

Mobilitas sosial adalah suatu gerak perpindahan seseorang atau sekelompok warga dari status sosial yang satu ke status sosial yang lain

Manusia memiliki kodrat tidak bisa hidup tanpa manusia lain, serta dalam perkembangannya manusia terbiasa hidup berkelompok oleh karena itu manusia disebut dengan makhluk sosial. Selain itu manusia memiliki ciri-ciri sebagai makhluk dinamis. Yaitu bergerak atau melakukan perpindahan. 

Dalam menyikapi fenomena ini, para pakar sosiologi mempelajari cara hidup manusia, manusia yang cenderung menyukai perubahan, sering melakukan perpindahan dari status sosial ke status sosial lainya dan hal ini disimpulkan dengan namanya Mobilitas Sosial.

Secara singkat, definisi mobilitas sosial diartikan sebagai gerak perpindahan status sosial yang satu menuju status sosial yang lain.

Pengertian Mobilitas sosial

Soerjono Soekanto

suatu gerak dalam struktur sosial yaitu pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.

Kimball Young dan Raymond W. Mack

suatu mobilitas dalam struktur sosial, yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok sosial.

William Kornblum

perpindahan individu-individu, keluarga-keluarga dan kelompok sosialnya dan satu lapisan ke lapisan sosial lainnya.

Jeffries dan H.Edward Ransford (1980)

 Mobilitas sosial adalah perpindahan ke atas atau ke bawah dalam lingkungan sosial secara hierarki. 

Robert M.Z. Lawang

perpindahan posisi dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain atau dari satu dimensi ke dimensi yang lainnya. 

Borgatta & Borgatta (1992)

Mobilitas sosial adalah gerakan orang per orang, keluarga-keluarga atau kelompok-kelompok dari satu kedudukan sosial ke yg lainnya. 

David L. Sills (1968).

Mobilitas sosial telah didefinisikan sebagai gerakan melalui ruang sosial dari satu kategori status (asal) ke kategori sosial lainnya (tujuan). Mobilitas sosial dipandang sebagai perubahan dalam posisi sosial atau status sosial. 

Baca juga:  Panduan Cara Berlangganan Netflix beserta Keunggulannya

Michael S Basis (1988), 

perpindahan lingkungan sosio-ekonomi baik ke atas maupun ke bawah yang dapat mengubah status sosial seseorang di dalam masyarakat. 

Hartini dan G. Kartasapoetra

pengertian mobilitas sosial adalah suatu gerak perpindahan seseorang atau sekelompok warga dari status sosial yang satu ke status sosial yang lain atau perpindahan posisi kedudukan dari lapisan yang satu ke lapisan yang lain atau dari dari satu dimensi lapisan ke dimensi lapisan lainnya. 

Bruce J. Cohen,

mobilitas sosial adalah perpindahan individu dari satu status sosial ke status sosial lainnya. perpindahan tersebut bisa naik bisa juga turun dan bisa juga tetap. 

Manusia dalam melakukan sesuatu, pasti didasari oleh dorongan. Dorongan tersebut akan mempengaruhi segala pilihan manusia. Nah kaitannya dengan mobilitas sosial, manusia pun juga didasari oleh beberapa faktor baik eksternal maupun dari dalam diri. Berikut penjelasan lengkapnya:

Faktor pendorong mobilitas sosial

Faktor struktural 

jumlah relatif dari kedudukan tinggi yang dapat dan harus diisi, serta kemudahan untuk memperolehnya. Ada dua aspek dalam faktor ini, yaitu struktur pekerjaan dan perbedaan tingkat kelahiran.

individu 

Faktor individu mengacu pada kualitas seseorang. Baik itu dilihat dari segi pendidikan, ekonomi, penampilan, atau keterampilan pribadi. 

Status Sosial 

Ketika manusia dilahirkan, ia akan mengikuti status sosial yang dimiliki oleh keluarganya. Ketidakpuasan seseorang atas status yang diwariskan oleh keluarganya, dapat memicu terjadinya mobilitas sosial.

Ekonomi 

bagi sebagian masyarakat yang tinggal di daerah kurang menguntungkan. Tentu akan mendorong mereka untuk melakukan urbanisasi ke kota secara besar-besaran. Dengan harapan mendapatkan kehidupan ekonomi yang lebih baik.

Demografi (Kependudukan)

Faktor kependudukan mengacu pada bertambahnya jumlah dan kepadatan penduduk dalam suatu wilayah. Pertambahan tersebut berdampak pada sempitnya pemukiman, berkurangnya lapangan pekerjaan, dan kualitas lingkungan menjadi buruk. Masalah tersebut dapat memicu seseorang untuk melakukan migrasi ke wilayah lain yang lebih baik.

Baca juga:  Daftar Kosa Kata Bahasa Korea yang Sering Digunakan

Situasi Politik 

Kondisi politik yang tidak stabil dalam suatu wilayah juga dapat memicu terjadinya mobilitas sosial. Biasanya seseorang meninggalkan wilayah tersebut demi memperoleh jaminan keamanan.

Pada mobilitas sosial yang terjadi di masyarakat, ada dampak positif dan negatif yang bisa terjadi. Dampak mobilitas sosial ini terjadi karena adanya berbagai perubahan di sistem sosial maupun individu yang ada di masyarakat.

Manfaat Mobilitas Sosial :

  • Meningkatkan Integrasi Sosial
  • Mendorong Seseorang Untuk Lebih Maju
  • Akan lebih mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat ke arah lebih baik.
  • Mendorong seseorang untuk lebih maju sehingga memiliki keadaan yang lebih baik.
  • Meningkatkan Kesejahteraan Hidup
  • Meningkatkan Kualitas Hidup

Dampak Mobilitas Sosial :

Referensi 

  • studiobelajar.com

Be the first to comment

Leave a Reply