Loading Likes...

Secara teoritis jawabannya, MUNGKIN.

Namun sebelum kita ingin mendirikan suatu negara, kita harus mengetahui beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam mendirikan negara. Menurut filsuf Socrates dan Aristoteles, terdapat setidaknya dua syarat utama mendirikan negara yakni: (a) syarat konstruktif dan (b) syarat deklaratif. Kedua syarat ini wajib dipenuhi oleh suatu negara.

Adapun syarat konstruktif berarti kondisi fisik yang harus dipenuhi oleh suatu negara yang meliputi tiga aspek yakni wilayah, penduduk serta pemerintahan yang berdaulat.

Untuk faktor penduduk dan pemerintah yang berdaulat mungkin kita masih bisa untuk mengelolanya dengan cara mendapat massa pendukung dan materi (uang) yang banyak. Namun untuk faktor wilayah, mungkin akan menjadi suatu hal yang lebih sulit.

Terdapat dua cara mendapatkan wilayah negara: cara primer dan cara sekunder. Cara primer dilakukan dengan mengklaim suatu wilayah yang belum dimiliki negara manapun. Hal ini menjadi sulit mengingat hampir keseluruhan tempat di muka bumi telah dimiliki oleh negara lain. Walaupun demikian, ada tiga tempat di bumi ini yang tidak dimiliki oleh negara manapun yang disebut sebagai Terra Nullius. Terra Nullius hanya terdapat di: Segitiga Bir Tawil dekat perbatasan Mesir dan Sudan, Benua Antartika dan Perairan Internasional. Mungkin hanya tersedia tiga tempat itu saja agar kita mendapatkan wilayah dengan cara primer.

Adapun cara sekunder dapat dilakukan dengan cara menginvansi wilayah negara lain seperti yang dilakukan Raja Serbia dalam percobaannya mendirikan Serbia Raya, melakukan proklamasi kemerdekaan seperti Indonesia sampai percobaan gerakan separatis seperti Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Operasi Papua Merdeka (OPM). Pada nyatanya, cara sekunder seringkali menimbulkan peperangan dan pertumpahan darah.

Ada juga syarat deklaratif yang berupa pengakuan dari negara lain. Hal ini juga cukup sulit untuk dilakukan karena halangan politik diplomatik antar bangsa, Sebagai contoh adalah Negara Republik Tiongkok atau Taiwan yang sampai sekarang saja, Indonesia tidak mengakuinya sebagai suatu negara karena ancaman dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang berisikan apabila Indonesia mengakui kedaulatan negara Taiwan, maka hubungan RRT kepada Indonesia akan terputus. Hal inilah yang memaksa Indonesia sampai saat ini tidak mengakui kedaulatan Taiwan.

Dari dua syarat diatas, kita dapat menyimpulkan bahwa mendirikan suatu negara sendiri merupakan hal yang mungkin, namun akan terasa sangat sulit untuk dilakukan baik. Belum lagi ditambah tantangan untuk menyejahterakan rakyat yang merupakan tanggungjawab suatu negara.

Jadi bukan hal yang mustahil bisa berdiri negara baru. So, apakah kalian tertarik untuk mendirikan sendiri negara yang kalian inginkan?

 


Tulisan ini adalah kiriman penulis. Kamu juga bisa membuat tulisanmu sendiri di Saintif dengan bergabung di Saintif Community