Matematika di balik keripik kentang

Matematika bukan hanya tentang rumus dan hitung-hitungan, tapi juga tentang pemahaman!

Tanpa kita sadari, ada banyak sekali penerapan matematika dalam kehidupan kita.

Dengan memahami penerapan-penerapan tersebut, kita dapat memahami matematika dengan lebih baik lagi.

Salah satu contohnya adalah matematika di balik keripik kentang.

Secara matematika, bentuk dari keripik kentang adalah hyperbolic paraboloid.

Hyperbolic paraboloid adalah bentuk geometri ruang yang terdiri dari dua buah lengkungan parabola pada arah yang berbeda.

Indah sekali bukan?

Ternyata bentuk keripik kentang mengikuti bentuk persamaan x2/a2 – y2/b2 = cz.

Selain memberi keindahan, bentuk hyperbolic paraboloids juga memberi beberapa keuntungan pada keripik kentang.

Yang pertama, bentuk hyperbolic paraboloids memungkinkan penumpukan chip keripik kentang lebih mudah. Hal ini juga meminimalkan kemungkinan chip rusak selama transportasi.

Yang kedua, bentuk parabola pada keripik kentang membuat pola patahan yang sulit diprediksi. Hal ini memberi rasa puas dan sugesti kerenyahan dari keripik kentang.

Bentuk hyperbolic paraboloids yang terdiri dari dua buah lengkungan beda arah juga memberikan distribusi gaya dan beban yang menarik.

Hal ini bisa dimanfaatkan sehingga keripik kentang dapat disusun menjadi sebuah lingkaran vertikal bahkan tanpa menggunakan alat perekat apapun.

Luar biasa bukan?

Selain keripik kentang, hampir semua benda di sekeliling kita juga memiliki model matematikanya sendiri. Seperti lengkungan pisang yang mengikuti grafik parabola, dan lain sebagainya.

Silahkan eksplorasi lebih jauh lagi ya!

Baca juga:  Apa Itu Evolusi Enzim yang Meraih Penghargaan Nobel Kimia 2018?
Menyelesaikan studi di Departemen Fisika Universitas Diponegoro. Aktif menulis berbagai topik sains populer.

1 Comment

Comments are closed.