A password will be e-mailed to you.

Mulai dari biskuit yang terbakar seperti lilin, sampai bubuk kopi yang terbakar seperti mesiu… jagat internet kita sering heboh dengan makanan-makanan yang ternyata bisa terbakar.

Hasil gambar untuk kopi terbakar

Klaimnya pun bermacam-macam, yang intinya menyimpulkan bahwa makanan tersebut tidak layak makan.

Padahal kan tidak begitu…

 

Ciri makanan yang bisa terbakar

Secara umum, produk makanan yang memiliki tiga karakteristik ini akan mudah terbakar:

  • Memiliki senyawa karbon (baik berupa minyak, lemak, dan lainnya)
  • Kadar air rendah
  • Berbentuk tipis, halus, atau berpori

Senyawa dengan rantai karbon cenderung mudah bereaksi dengan oksigen, yang artinya ia mudah untuk terbakar.

Hasil gambar untuk hydrocarbon chemistry

Air dapat menghambat proses pembakaran. Karena itu, makin rendah kadar airnya, makin mudah ia terbakar.

Jika suatu benda memiliki kandungan air yang tinggi, maka panas akan digunakan untuk menguapkan air terlebih dahulu.

Hasil gambar untuk water

Ukuran yang kecil cenderung mudah untuk terbakar, karena luas permukaannya yang besar sehingga lebih mudah menguap dan bereaksi dengan oksigen di udara.

Hasil gambar untuk surface area of nano

 

Kopi Luwak White Coffee

Salah satu video yang sempat viral itu mencontohkan proses pembakaran pada bubuk Luwak White Coffee.

Hasil gambar untuk kopi terbakar

Bukan hal yang aneh tentunya, karena bubuk Luwak White Coffee ini memenuhi tiga karakteristik yang telah saya sebutkan di atas tadi, yaitu:

  • Memiliki senyawa karbon, yaitu dalam bentuk minyak dan gula.
  • Kadar air rendah
  • Serbuknya halus (dibandingkan dengan serbuk kopi lain)

Ditambah lagi ada senyawa lain yang mudah terbakar di dalam kopi tersebut, seperti kasein.

Video yang viral tersebut juga mencontohkan bagaimana serbuk kopi merek lain tidak terbakar. Sebenarnya serbuk kopi lain harusnya juga bisa terbakar, kalau saja dipanaskan lebih lama.

Serbuk kopi lain memiliki ukuran serbuk yang lebih besar daripada Luwak White Coffee, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terbakar.

Baca juga:  Apa Pentingnya Melakukan Operasi Plastik?

 

Biskuit / cracker yang tebakar

Sebelum viral terkait serbuk kopi yang bisa dibakar…

…sebelumnya jagat internet juga sudah pernah ramai tentang biskuit cracker yang bisa terbakar (dan dibilang mengandung plastik/lilin).

Hasil gambar untuk cracker terbakar

Padahal bukan hal aneh.

Sama seperti sebelumnya, biskuit cracker pun memenuhi tiga karakteristik makanan yang mudah terbakar di atas.

 

Makanan lain yang mudah terbakar

Selain kopi dan biskuit cracker tersebut, ada banyak makanan di sekitar kita yang sebenarnya dapat dibakar.

Dan bisa jadi kamu tidak menyadarinya!

Kamu suka wafer, kerupuk, atau makanan sejenis ciki-cikian? Ya, mereka bisa dibakar lho…

kerupuk plastik

Bahan makanan yang lain seperti terigu, kopi bubuk, kopi-krimer, merica bubuk, cabe bubuk, kopi instant, putih telur, susu bubuk, pati jagung, biji-bijian, kentang, pun dapat terbakar.

Jadi tidak usah kagetan ya…

Tenang saja, karena dapat terbakarnya suatu makanan bukanlah ukuran bahwa makanan tersebut aman atau tidak untuk dikonsumsi.

 

Ukuran kemanan makanan

Negara Indonesia, melalui BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), telah memiliki standar untuk makanan yang aman dikonsumsi.

Standar itu terdiri dari tiga parameter utama

  • Parameter keamanan, yaitu batas maksimum cemaran mikroba, cemaran fisik, dan cemaran kimia
  • Parameter mutu, yaitu pemenuhan persyaratan mutu pada proses produksi, dan distribusi
  • Parameter gizi sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

Singkatnya, jika BPOM telah mengeluarkan izin edar untuk suatu produk makanan, itu artinya makanan tersebut telah aman dikonsumi.

Kopi luwak dan biskuit yang bisa terbakar di atas, itu pun telah mendapatkan izin edar dari BPOM, yang artinya ia sudah aman untuk dikonsumsi secara wajar.

Kecuali… jika suatu saat ada standar baru atau temuan yang menunjukkan kalau produk makanan tertentu ternyata berbahaya, maka BPOM pun akan bertindak dengan menariknya dari pasaran.

Baca juga:  Pangan Organik Lebih Baik? Tidak Juga

Demikian ulasan terkait tentang produk makanan yang bisa terbakar dan standar mutu keamanan makanan.

Semoga kita jadi lebih selektif dan tidak asal percaya dengan informasi yang beredar di internet ya.

 

Referensi:

No more articles