A password will be e-mailed to you.

    Kalau kegerahan, biasanya kita menyalakan kipas angin atau mengepak-ngepakan kertas biar adem. Hasilnya, kipas angin atau kertas yang kita kepak-kepakan itu menghasilkan udara yang rasanya lebih sejuk.

    Padahal, udara yang menghembus ke kita ya itu-itu saja. Kipas angin dan kertas itu juga tidak dilengkapi dengan alat pendingin seperti halnya air conditioner (AC). 

    Bagaimana ini bisa terjadi?

    Keringat

    Pada waktu kegerahan, kita biasanya mengeluarkan keringat. Tetes keringat itu akan menguap dengan cara mengambil panas dari kulit tubuh kita tempat tetes keringat itu berada.

    Akibatnya, kulit tempat tetes keringat itu menguap akan terasa dingin.

    Ini sama seperti ketika kita mengoleskan spirtus atau alkohol di permukaan kulit kita. Ketika spirtus atau alkohol menguap, kulit kita terasa dingin dan nyaman.

    Mempercepat proses penguapan keringat

    Angin yang mengenai tubuh kita dapat mempercepat proses penguapan tetes-tetes keringat itu. Itu sebabnya, kipas angin yang berputar atau kertas yang kita kibaskan akan membuat kita lebih nyaman, meskipun suhu udara lingkungan tempat kita berada tidak dingin.

    Jawaban oleh Prof Yohanes Surya

    Baca juga:  Mengapa Kita Perlu Tidur?
    No more articles