Arti Kata ‘Tempat’

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata ‘tempat’ memiliki arti sebagai berikut:

  • tempat: /tem·pat/ n 1 sesuatu yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, meletakkan, dsb); wadah; bekas. Contoh: tempat obat; tempat tinta; 2 ruang (bidang, rumah, dsb) yg tersedia untuk melakukan sesuatu. Contoh: tempat belajar; tempat duduk; 3 ruang (bidang dsb) yg dipakai untuk menaruh (menyimpan, mengumpulkan, dsb). Contoh: tempat pembuangan sampah; tempat sepeda; 4 ruang (bidang, rumah, daerah, dsb) yg didiami (ditinggali) atau ditempati. Contoh: tempat kediaman; tempat tinggal; 5 bagian yg tertentu dr suatu ruang (bidang, daerah, dsb). Contoh: hal itu bergantung pd waktu dan tempat nya; 6 negeri (kota, desa, daerah, dsb). Contoh: di beberapa tempat dapat ditanam anggur; 7 sesuatu yg dapat (dipercaya) menampung (tt isi hati, keluhan, pertanyaan, dsb). Contoh: sehari-harian sayalah tempat ia berbicara dan berunding; tempat berkata; 8 kedudukan; keadaan; letak (sesuatu). Contoh: di kantor itu ia sudah mendapat tempat yg baik; tidak pd tempat nya, tidak sesuai dng keadaannya; tidak pantas;
  • tempat bertanya: orang yg ditanyai;
  • tempat hati:, ki kekasih; buah hati;
  • tempat makanan otomatis: alat yg berisi partikel makanan yg mengeluarkan makanan dl waktu tertentu, biasanya dijalankan oleh listrik;
  • tempat minum kuda: bak besar untuk menyimpan air minum atau air untuk memandikan kuda;
  • tempat parkir: tempat atau bangunan yg disediakan sbg perparkiran;
  • tempat semenda: kaum atau keluarga yg anggotanya dikawini;
  • tempat sirih: wadah untuk menyimpan sirih. Contoh: kepuasannya tampak sekali apabila dia duduk menghadapi tempat bertanya sirihnya;
  • tempat tinggal: rumah (bidang dsb) tempat orang diam (tinggal). Contoh: rumah yg didatanginya ternyata bukan rumah tempat bertanya tinggal;
  • tempat tujuan: rumah (bidang, daerah, dsb) yg dituju. Contoh: tibalah aku kini ke tempat bertanya tujuan perjalananku;
  • tempat tukang ladam: tempat yg digunakan oleh tukang ladam untuk membuat dan menjual ladam;
  • bertempat: /ber·tem·pat/ v 1 menggunakan tempat; mengambil tempat. Contoh: peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. bertempat di Balai Prajurit; 2 mempunyai tempat; duduk (diam, terjadi, dsb di …). Contoh: ia belum bertempat tinggal yg tetap;
  • bertempat-tempat: /ber·tem·pat-tem·pat/ adv sesuai dng salah satu tempat saja;
  • menempati: /me·nem·pati/ v 1 bertempat di; menduduki; mendiami. Contoh: yg berhak menempati rumah dinas adalah karyawan yg belum memiliki rumah; 2 memangku jabatan (pangkat, pekerjaan, dsb). Contoh: lebih lima tahun ia menempati jabatan yg penting itu; 3 memberi tempat. Contoh: dibawanya pundi-pundi besar untuk menempati uang emas itu;
  • menempatkan: /me·nem·pat·kan/ v 1 menaruh; meletakkan; memasang (di). Contoh: Ibu sedang menempatkan barang ukiran di ruang tamu; 2 memberikan tempat (bekas). Contoh: petugas apotek sibuk menempatkan obat di dl kaleng; 3 memberi tempat (duduk, bermalam, bekerja); menentukan tempatnya. Contoh: untuk sementara waktu ia menempatkan mereka di asrama; kepala personel belum berani menempatkan pegawai baru pd bagian penting;
  • diri diri: menyesuaikan diri (dng situasi dan kondisi tertentu);
  • tempatan: /tem·pat·an/ n, tempatan hati: tempat hati;
  • penempatan: /pe·nem·pat·an/ n proses, cara, perbuatan menempati atau menempatkan. Contoh: penempatan petugas secara sembarangan dapat mengakibatkan kekacauan;
  • ketempatan: /ke·tem·pat·an/ v ditempati; diduduki; didiami. Contoh: yg ketempatan pendatang baru itu dimasuki maling;
  • setempat: /se·tem·pat/ n 1 satu tempat. Contoh: kebunnya hanya setempat; 2 (di) tempat (negeri, kota, dsb) itu sendiri. Contoh: para calon imam dan khatib dididik sesuai dng kebutuhan masjid setempat;
  • setempat-setempat: /se·tem·pat-se·tem·pat/ adv hanya mengenai suatu tempat atau daerah, dsb; tidak umum; tidak merata

Penjelasan Arti ‘Tempat’ di Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kata “tempat” sering kita dengar dan gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, “tempat” mengacu pada sebuah lokasi atau area di mana sesuatu atau seseorang bisa berada atau diletakkan.

Istilah ini bisa merujuk ke berbagai jenis lokasi tergantung konteksnya.

Penggunaan pertama kata “tempat” adalah seperti sebuah wadah atau bekas.

Misalnya, ketika kita mengatakan “tempat obat” atau “tempat tinta”, kita sedang berbicara tentang kemasan atau wadah di mana obat atau tinta tersebut disimpan sehingga mudah untuk kita cari dan gunakan.

Kedua, “tempat” juga bisa berupa ruangan atau area khusus untuk melakukan aktivitas tertentu seperti “tempat belajar” yang artinya sebuah area yang disediakan untuk proses belajar atau “tempat duduk” yang merujuk pada area di mana seseorang dapat duduk.

Ketiga, kadang “tempat” merujuk pada lokasi penyimpanan, seperti “tempat pembuangan sampah” yang merupakan area khusus untuk menampung sampah, atau “tempat sepeda” yang merupakan lokasi di mana sepeda-sepeda disimpan atau diparkir.

Keempat, kita menggunakan kata “tempat” untuk menggambarkan lokasi di mana seseorang tinggal, seperti “tempat tinggal” yang merujuk pada rumah atau tempat di mana seseorang bermukim.

Kelima, “tempat” dapat berarti posisi tertentu dalam sebuah ruangan atau daerah.

Misalnya, seseorang mungkin berbicara tentang “tempat” di mana sesuatu harus diletakkan atau sebuah posisi spesifik di dalam suatu ruangan.

Keenam, “tempat” bisa digunakan untuk merujuk pada area geografis lebih luas seperti negara, kota, atau desa.

Misalnya, kita bisa bertanya tentang jenis buah apa yang tumbuh di “beberapa tempat” untuk mengetahui di mana anggur bisa ditanam.

Ketujuh, kata “tempat” bisa menjadi metaforis, merujuk pada sesuatu yang dapat menampung perasaan atau pemikiran seperti dalam ungkapan “tempat bertanya” atau “tempat berkata”.

Ini menandakan bahwa ada seseorang atau sesuatu yang bisa dijadikan tempat untuk berbagi pikiran atau pertanyaan.

Kedelapan, kata ini digunakan untuk menggambarkan posisi atau kedudukan sosial atau keadaan dari sesuatu atau seseorang, seperti “mendapat tempat yang baik” di kantor yang berarti seseorang mendapat posisi atau peran yang menguntungkan.

Selanjutnya, ada beberapa frasa yang menggunakan kata “tempat”.

Misalnya, “tempat parkir” adalah area yang telah disediakan khusus untuk memarkir kendaraan. Lalu, “tempat tinggal” seringnya berarti rumah di mana seseorang menetap.

Kemudian, ada beberapa kata kerja yang berhubungan dengan “tempat”.

“Menempati” artinya mengambil tempat atau posisi di suatu lokasi, sedangkan “menempatkan” berarti meletakkan sesuatu di tempat tertentu. “Penempatan” adalah proses atau cara dari menempati atau menempatkan ini.

Secara keseluruhan, “tempat” adalah istilah yang sangat luas dan banyak digunakan dalam bahasa sehari-hari dengan berbagai arti yang bergantung pada konteks.

Baik sebagai lokasi fisik untuk benda atau orang, maupun secara kiasan untuk perasaan atau peran sosial, “tempat” adalah konsep yang menyatakan posisi, fungsi, atau keberadaan dalam ruang.

Referensi

https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/tempat