Inkubasi Adalah: Lama Masa Inkubasi Covid 19 pada Tubuh Manusia

inkubasi adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Inkubasi adalah waktu yang dibutuhkan oleh seseorang yang terpapar virus sehingga muncul gejala yang ditimbulkan oleh virus tersebut.

Pandemi covid 19 telah menyebabkan banyak korban jiwa di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Kondisi ini mempengaruhi kegiatan masyarakat sehari-hari.

Akhirnya masyarakat pun semakin mawas diri untuk keluar rumah. Sesuai dengan penjelasan para ahli di bidang kesehatan, seseorang terinfeksi virus corona melalui yang namanya masa inkubasi. Lalu, apa itu masa inkubasi covid 19 pada tubuh manusia?

Apa itu Masa Inkubasi?

Masa inkubasi adalah waktu yang dibutuhkan oleh seseorang yang terpapar virus sehingga muncul gejala yang ditimbulkan oleh virus tersebut.

Lama Masa Inkubasi

Pihak World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa perkiraan masa inkubasi virus covid pada manusia adalah berkisar 1-14 hari atau rata-rata selama 5 hari.

Sedangkan menurut pendapat Centers for Desease Control and Pevention (CDC), masa inkubasi virus covid 19 terjadi selama 2-14 hari setelah terpapar virus.

Penelitian lain mengungkapkan bahwa 97% orang yang telah terpapar virus covid 19 menunjukkan gejala dalam waktu 11,5 hari dengan masa inkubasi 5 hari.

Penularan Virus Covid 19

Penularan virus corona Covid-19 dapat terjadi dari satu orang yang bersin, batuk maupun mengeluarkan nafas. Hal tersebut menginfeksi orang akibat percikan atau tetesan air (droplet) keluar dari hidung ataupun mulut yang mengandung virus covid 19.

Saat penderita bersin atau batuk tanpa menutup mulutnya, tetesan kecil air liur yang keluar akan mendarat di permukaan sekitar seperti baju, tangan, maupun berbagai fasilitas umum.

Jika permukaan tersebut tersentuh oleh orang lain, kemudian saat orang tersebut makan tanpa cuci tangan atau mengusap hidung, virus pun bisa masuk ke dalam tubuh. Hal ini karena virus Covid-19 dapat bertahan pada permukaan benda yang terkontaminasi oleh percikan air liur dari hidung atau mulut orang yang terinfeksi.

Baca juga:  Sanitasi Adalah: Pengertian, Penjelasan, Tujuan dan Konsepnya [LENGKAP]

Meski demikian, kemungkinan penularan virus corona melalui benda masih tergolong rendah.

Gejala Virus Covid 19

Infeksi virus corona atau Covid-19 adalah suatu jenis penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Gejala infeksi covid 19 hampir mirip dengan gejala penyakit flu.

Sama seperti masa inkubasi virus, gejala virus corona dapat bervariasi pada setiap individu. Secara umum, gejala coronavirus dapat muncul 4-10 hari setelah terpapar dari orang yang terinfeksi.

Gejala coronavirus yang muncul biasanya bersifat ringan dan akan berkembang secara bertahap. Beberapa gejala virus Covid-19 yang utama, yaitu:

  • Batuk kering
  • Demam
  • Merasa lemas
  • Sesak napas

Ada pula gejala virus corona yang tidak umum, tetapi dialami oleh beberapa orang, seperti:

  • Hidung berair
  • Sakit tenggorokan
  • Badan terasa pegal-pegal
  • Diare

Kurang lebih 80 persen orang-orang yang terinfeksi virus Covid-19 dapat sembuh dengan sendirinya tanpa melakukan pengobatan medis apa pun.

Ini karena pada dasarnya, infeksi virus corona adalah penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya selama daya tahan tubuh penderitanya dalam kondisi baik.

Jadi, penting untuk memperbanyak asupan air putih, makan makanan yang bergizi, serta istirahat dengan baik di rumah agar tubuh tetap sehat dan kuat melawan virus.

Meski demikian, beberapa orang lansia dan yang mengidap penyakit kronis tertentu akan lebih rentan melawan penyakit covid 19 ini.

Apa yang Dilakukan Jika Terindikasi Positif Covid 19?

Ada tiga kemungkinan kondisi kesehatan yang akan dialami apabila positif terinfeksi virus corona, yaitu:

1. Positif virus corona, tetapi tidak mengalami gejala penyakit apa pun

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kamu mungkin saja positif virus corona tanpa memperlihatkan gejala apa pun.

Kondisi ini menandakan bahwa tubuh mu cukup kuat dan sehat serta dapat melawan virus corona yang ada di dalam tubuh. Sebaiknya, tetap tenang dan jangan panik.

Baca juga:  Kerjasama : Pengertian, Manfaat, Bentuk, dan Contohnya

Tidak perlu terburu-buru pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan diri karena kondisi ini dapat berisiko menyebarkan virus ke orang lain, terutama saat berada di perjalanan dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Cukup melakukan isolasi mandiri di rumah. World Health Organization merekomendasikan isolasi diri di rumah sebaiknya dilakukan selama 14 hari. Pasalnya, masa inkubasi virus Covid-19 di dalam tubuh terjadi selama 2-14 hari.

2. Positif virus corona dan mengalami gejala penyakit ringan

Jika kamu positif virus corona yang disertai gejala ringan, seperti demam, batuk, lemas, tetapi tidak ada sesak napas, bahkan masih dapat melakukan aktivitas ringan secara normal, disarankan untuk melakukan isolasi diri di rumah.

Selama melakukan isolasi diri di rumah, kondisi tetap perlu dipantau. Jika gejala yang kamu alami cenderung ringan-sedang serta senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri, kemungkinan mu dapat sembuh akan tinggi.

Sebaliknya, apabila gejala virus corona semakin memburuk, seperti merasa sangat lemas dan mengalami sesak napas, segera cari pertolongan medis ke rumah sakit.

3. Positif virus corona dan mengalami gejala penyakit berat

Pasien dalam kondisi seperti inilah yang membutuhkan penanganan serius.

Umumnya, gejala coronavirus yang ditimbulkan adalah demam tinggi (suhu tubuh di atas 38 derajat), sesak napas berat, memiliki riwayat penyakit lain, serta tidak dapat melakukan aktivitas apa pun.

Prioritaskan pasien dengan kondisi tersebut guna mendapatkan penanganan yang tepat dengan segera di rumah sakit rujukan.


Demikian uraian mengenai masa inkubasi covid 19. Semoga bermanfaat.

Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply