Gejala dan Ciri-Ciri Paru-Paru Basah Beserta Cara Mencegahnya

gejala paru paru basah
ilustrasi oleh dribbble.com

Gejala paru paru basah seringkali disebabkan oleh infeksi bakteri serta ditandai dengan rasa sesak di dada dan keluar dahak berwarna kuning kemerahan.

Dalam bahasa medis, paru-paru basah disebut sebagai efusi pleura. Cairan yang diproduksi oleh pleura berfungsi sebagai pelumas untuk membantu paru-paru lancar bernafas. Namun apabila cairan tersebut berlebihan dan menumpuk, maka akan menyebabkan munculnya penyakit yang disebut paru-paru basah.

Terkadang, ciri-ciri paru-paru basah tidak terlalu tampak oleh penderitanya. Kondisi ini baru akan terdeteksi ketika orang tersebut melalukan pemeriksaan rontgen dada. Lalu, bagaimana ciri-ciri paru-paru basah ini?

Gejala Paru-Paru Basah

gejala paru paru basah

Penyakit paru-paru basah biasanya dapat dikenali dari berbagai gejala umumnya, yaitu meliputi:

  • Mengalami batuk kering maupun yang disertai dahak berwarna kuning, coklat, hijau atau kemerahan (batuk darah)
  • Ada rasa nyeri di dada
  • Demam, menggigil, dan sering berkeringat
  • Napas sesak atau berat terutama saat berbaring
  • Sulit mengambil napas dalam-dalam
  • Hilang nafsu makan
  • Mual, muntah atau diare
  • Jantung berdebar kencang
  • Mudah lelah

Selain gejala umum, ada juga gejala tambahan paru-paru basah yang muncul sesuai dengan usia penderitanya, yaitu:

  • Pada bayi, gejala batuk mungkin tidak terlihat jelas. Gejala yang mungkin timbul biasanya bayi menjadi rewel dan kesulitan makan atau minum.
  • Pada anak-anak berusia di bawah 5 tahun, napas bisa menjadi cepat dan berbunyi.
  • Pada orang dewasa, gejala tambahannya bisa berupa linglung, mengantuk, bahkan koma.

Jika Anda atau orang di sekitar Anda (termasuk anak-anak) mengalami gejala seperti diatas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Penyebab

penyebab gejala paru paru basah

Ada beberapa hal yang dapat menjadi penyebab paru-paru basah dan salah satunya adalah infeksi bakteri, infeksi virus, dan infeksi jamur. Berikut merupakan penjelasan mengenai beberapa infeksi tersebut :

Baca juga:  Apa itu Riba, Ciri-ciri dan kaitannya dengan bunga bank

Infeksi bakteri

Bakteri penyebab paru-paru basah biasanya bakteri bernama Streptococcus penumoniae. Bakteri ini menyerang paru-paru saat sistem imun tubuh lemah. Paru-paru basah ini bisa disebabkan oleh penularan kuman dari orang lain atau akibat pengggunaan alat ventilator dalam jangka panjang.

Infeksi virus

Ada banyak virus yang jadi penyebab paru-paru basah, termasuk virus flu yang biasa menimbulkan penyakit flu, bronkitis, dan bronkiolitis. Paru-paru basah jenis ini biasanya lebih ringan dan dapat sembuh sendiri dalam 1-3 minggu tanpa pengobatan. Namun, ada juga yang bisa menjadi semakin berat.

Infeksi jamur

Contoh jamur yang dapat menyebabkan paru-paru basah adalah Pneumocystis jirovecii, Cryptococcus, dan Histoplasmosis. Paru-paru basah yang diakibatkan oleh infeksi jamur biasanya terjadi pada ornag yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Cara Mencegah Paru-Paru Basah

Pencegahan paru-paru basah dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat. Berikut cara mencegah paru-paru basah yang bisa dicoba:

  • Menghindari kebiasaan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol
  • Rajin mencuci tangan, untuk menghindari penularan kuman dan virus dari orang lain
  • Menjaga kebersihan lingkungan dan tempat tinggal
  • Hindari kontak langsung dengan orang yang sedang sakit
  • Menutup hidung dan mulut ketika bersin
  • Istirahat yang cukup
  • Konsumsi makanan sehat bergizi seimbang
  • Banyak minum air putih
  • Menggunakan masker ketika berada dilingkungan yang berpolusi atau orang yang sedang sakit batuk atau pilek
  • Mendapat vaksin pneumonia dan influenza

Paru-paru basah adalah penyakit yang perlu mendapat pemeriksaan dari dokter spesialis paru. Karena bila tidak ditangani dengan benar, bisa berakibat fatal. Maka mari biasakan pola hidup sehat mulai sekarang.

Menyukai hal berbau sains dan teknologi. Menyelesaikan studi fisika material di Universitas Diponegoro.