A password will be e-mailed to you.

Goooooaaallll!

Setidaknya itulah kata yang sering diucapkan orang-orang yang pada heboh nonton bola. Apalagi kalo dari tim kesayangan mereka, iya nggak sih? Piala Dunia pun emang udah habis dan emang nyisain banyak kenangan yang ada dan kita pun harus pada nunggu 4 tahun lagi :p.

Ngomogin soal Piala Dunia nih, kita bakal ngebahas sesuatu yang emang udah pada lu tahu sebagian besar yaitu tendangan pisang. Tapi kenapa sih dia dibilang tendangan pisang? Emang lagi nendang pisang apa?

Tentunya enggak lah ya, kan yang ditendang juga bola kan. Tapi dia disebut tendangan pisang karena lintasan bola berbentuk seperti pisang.

Jika ngomongin soal tendangan pisang, nggak bakalan lepas sama Roberto Carlos. Tendangan yang dilakukannya dari jarak 35 m, mengecoh kiper Fabian Barthez. Dalam hal ini Roberto Carlos menendang bola di bagian sisi kanan agar bola bisa berputar berlawanan arah jarum jam.

Kelihatan seperti sihir karena musthail. No! It’s science guys. Jadi apa yang menyebabkan bola membelok dan membentuk lintasan seperti pisang?

 

Efek Magnus

Hal yang terjadi pada bola yakni ketika bola melaju ke arah gawang, tentunya udara berlawanan.

Jika memang bola tidak berotasi dengan cepat maka, bola hanya akan bergerak lurus saja. Namun karena bola disini berotasi dengan sangat cepat, dia menghasilkan juga pergerakan udara yang searah dengan rotasinya.

Aliran udara yang searah dengan rotasi bola akan bergerak relatif lebih cepat daripada aliran udara bola pada sisi lain yang arahnya berlawanan dengan arah rotasi bola. Dan berdasarkan prinsip Bernoulli, ketika udara semakin cepat mengalir, maka tekanannya akan semakin kecil dan inilah yang terjadi pada sisi di mana udara bergerak relatif lebih cepat. Lain halnya pada aliran udara yang berlawanan dengan arah rotasi bola akan mengakibatkan udara tidak cepat mengalir sehingga tekanannya menjadi besar. Disinilah terjadi perbedaan tekanan sehingga bola akan membelok ke arah tekanan yang lebih kecil.

Baca juga:  Apakah semua warna yang kita lihat ada dalam spektrum cahaya tampak?

Selain perbedaan tekanan, prinsip dari Hukum III Newton juga ada disini. Aliran udara yang searah dengan rotasi bola akan dibelokkan  sehingga bola akan mendapatkan gaya berlawanan dengan arah udara yang dibelok. Untuk selengkapnya lihat pada gambar.

Dan dari bagaimana Roberto Carlos melakukan tendangan pisang. Jadi tendangan yang dilakukan Roberto Carlos, dia membuat bola berputar berlawanan arah jarum jam menggunakan kaki kirinya sehingga bola pertamanya mengarah ke kanan, membelok ke arah kiri dan mengecoh gawang sehingga terjadinya GOOOAAAAALLLLL!!!

Dan jika nggak diambil alih oleh gravitasi, maka dia akan terus berputar-putar. Hal ini dijelaskan oleh Gustav Magnus sehingga efek ini dinamakan namanya untuk menghormatinya.

Lalu apa hanya di sepak bola?

Tentu tidak. Hal ini juga berlaku di olahraga lain seperti Baseball, Tennis dan juga olahraga lain. Bahkan juga dimanfaatkan di bidang non-olahraga seperti di kapal yang menggunakan Flettner Rotor yang bisa membantu kapal melaju memanfaatkan angin yang ada.

Dan tentunya dari efek Magnus ini, para ilmuwan dan insinyur sedang mengembangkannya untuk diaplikasikan ke hal yang lebih luas. Tapi harus diinget tentunya, efek magnus ini ada karena ada fluida dalam hal ini ialah udara jadi kalo lo nyoba di ruang vakum ato coba main bola di bulan, emang susah juga kalo lo bikin bola pisang. Kalo elo pengen liat videonya, elo bisa nonton dibawah ini.

 


Tulisan ini adalah kiriman penulis. Kamu juga bisa membuat tulisanmu sendiri di Saintif dengan bergabung di Saintif Community


 

Referensi:

  • https://en.m.wikipedia.org/wiki/Magnus_effect
  • https://www.real-world-physics-problems.com/physics-of-soccer.html
  • http://www.hk-phy.org/articles/banana/banana_e.html
  • [https://www.youtube.com/watch?v=m57cimnJ7fc&index=2&list=PLjsixUKw5sMGPptxEG92QyiIflGXPIhqM&t=90s]
  • [https://www.youtube.com/watch?v=2OSrvzNW9FE&index=4&list=PLjsixUKw5sMGPptxEG92QyiIflGXPIhqM&t=115s]
  • [https://www.youtube.com/watch?v=YIPO3W081Hw&index=4&list=PLjsixUKw5sMGPptxEG92QyiIflGXPIhqM]
No more articles