Doa Sholat Istikhoroh (LENGKAP) – Niat, Tata Cara, Waktu dan Doanya

doa sholat istikhoroh

Doa sholat istikhoroh berbunyi : Allahumma innii astakhiiruka bi’ilmika, wa astaqdira tika, wa isaluka min fadhlikal ‘idhiimi, fiinnika taqdiru wa laa…. dan selengkapnya dijelaskan dalam artikel ini.


Setiap manusia pasti pernah dihadapkan dengan beberapa pilihan. Beberapa pilihan mengenai hidup, harapan, cita-cita, pekerjaan, jodoh dan berbagai ilihan hidup lainnya yang menunggu keputusan pasti.

Maka dari itu, dalam ajaran Islam diajarkan bahwa seorang hamba harusnya senantiasa kembali kepada-Nya. Baik dalam kondisi apapun, pertimbangan pilihan. Hanya kehendak Allah lah yang terbaik.

Bentuk ibadah yang dapat ditunaikan ketika dihadapkan antara beberapa pilihan hidup adalah shalat istikharah.

Mengenai hal ini Allah Ta’ala berfirman

Daftar Isi

وَ عَسٰۤی اَنۡ تَکۡرَہُوۡا شَیۡئًا وَّ ہُوَ خَیۡرٌ لَّکُمۡ ۚ وَ عَسٰۤی اَنۡ تُحِبُّوۡا شَیۡئًا وَّ ہُوَ شَرٌّ لَّکُمۡ ؕ وَ اللّٰہُ یَعۡلَمُ وَ اَنۡتُمۡ لَا تَعۡلَمُوۡنَ

Artinya : “Boleh jadi, kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi (pula) kamu menyukai semua, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al Baqarah ayat 216).

Ayat tersebut menjelaskan hubungan antara kehendak seorang hamba dan Tuhan. Menjadi seorang hamba seringkali memiliki tolak ukur yang boleh jadi dengan tolak ukur Tuhan. Boleh jadi yang diharap baik dan benar, ternyata tidak oleh Tuhan. Sehingga, dengan shalat istikharah Tuhan mengajadi seorang hamba untuk melibatkan -Nya kedalam urusan kehendak hamba.

Baca juga:  Sujud Sahwi (LENGKAP) - Bacaan, Tata Cara, Beserta Arti nya

Rasulullah mengajarkan kepada para sahabat untuk shalat istikharah.

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ رضى الله عنهما قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُعَلِّمُنَا الاِسْتِخَارَةَ فِى الأُمُورِ كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنَ الْقُرْآنِ يَقُولُ إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلِ اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْتَخِيرُكَ بِعِلْمِكَ

Artinya :Dari Jabir bin Abdullah Ra, berkata, “Rasulullah mengajarkan kepada kami cara mengerjakan shalat istikharah dalam segala urusan, sebagaimana Rasulullah mengajarkan kami Surat Al Qur’an.”

Allah mengajarkan hambanya berkomunikasi melalui doa. Dan sebaik-baik doa adalah shalat. Permohonan kepada Allah terhadap keputusan suatu perkara, dilakukan melalui shalat istikharah. Seorang hamba tidak perlu melakukan istikharah jika dalam perkara atau urusan seperti mencuri berzina dan sebagainya.

Istikharah adalah upaya memohon kepada Allah swt agar memberikan pilihan terbaik kepada kita akan hal-hal yang memang kita punya hak untuk memilih antara mengerjakan dan meninggalkan. Seperti pekerjaan misalnya, kita diperbolehkan bekerja sebagai pedagang, petani, pengusaha dan sebagainya.

Berikut penjelasan mengenai shalat istikharah yang meliputi niat, bacaan, tata cara dan waktu pelaksanaan serta doa shalat sitikharah.

Bacaan Niat Shalat Istikhoroh

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

“Ushollii sunnatal istikhooroti rok’ataini lillaahi ta’aalaa”.

Artinya: “Aku berniat melaksanakan shalat sunnah istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Istikhoroh

Syarat dan tata cara melakukan shalat istikharah sama dengan melaksanakan shalat pada umumnya. Syarat shalat istikarah diantaranya yaitu suci dari hadast kecil maupun besar, menutup aurat, suci badan, pakaian dan tempat shalat dari najis serta menghadap kiblat.

Adapun untuk penjelasan tata cara shalat hajat dijelaskan berikut:

Rukun Rakaat Pertama

  1. Niat Sholat Istikharah
  2. Takbiratul ihram
  3. Doa iftitah
  4. Membaca surat Al Fatihah
  5. Membaca surat dari Al Qur’an. Diutamakan membca Surat Al Kafirun
  6. Ruku dengan tuma’minah
  7. Itidal
  8. Sujud pertama
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Melakukan Sujud kedua
  11. Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua

Rukun Rakaat kedua

  1. Membaca surat Al Fatihah
  2. Membaca surat dari Al Qur’an. Diutamakan membaca Surat Al Ikhlas
  3. Ruku
  4. Itidal
  5. Melakukan Sujud pertama
  6. Duduk di antara dua sujud
  7. Melakukan Sujud kedua
  8. Duduk tahiyat akhir
  9. Mengucapkan Salam

Waktu Sholat Istikhoroh

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menjelaskan, shalat istikharah boleh berupa shalat sunnah apa saja. Baik shalat sunnah rawatib, shalat sunnah tahiyatul masjid, maupun shalat sunnah lainnya. Yang penting, setelah shalat sunnah dua rakaat, ia berdoa kepada Allah meminta dipilihkan yang terbaik sebagai doa yang diajarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Baca juga:  Niat Sholat Idul Adha (LENGKAP) + Bacaan dan Tata Caranya

Shalat istikharah bisa dikerjakan siang atau malam. Sehingga waktu shalat istikharah tersedia sangat panjang. Selain waktu dilarang untuk shalat. Jadi shalat istikharah dapat dikerjakan dari sehabis maghrib hingga subuh, dan selepas subuh hingga sebelum ashar.

Doa Sholat Istikhoroh

doa-sholat-istikhoroh

Sebagaimana shalat sunnah pada umumnya, terdapat doa khusus yang dapat diamalkan ketika menunaikan shalat istikharah. Berangkat dari keperluan atau urusan kepada Allah SWT terhadap keputusan atas pilihan-pilihan seorang hamba. Shalat istikharah merupakan shalat sunnah dengan permohonan.

Berikut doa shalat istikharah.

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ، فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ -وَيُسَمَّى حَاجَتَهُ- خَيْرٌ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاقْدُرْهُ لِيْ وَيَسِّرْهُ لِيْ ثُمَّ بَارِكْ لِيْ فِيْهِ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا اْلأَمْرَ شَرٌّ لِيْ فِيْ دِيْنِيْ وَمَعَاشِيْ وَعَاقِبَةِ أَمْرِيْ فَاصْرِفْهُ عَنِّيْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْ لِيَ الْخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ثُمَّ أَرْضِنِيْ بِهِ  

Artinya : “Ya Allah, sesungguhnya aku meminta pilihan yang tepat kepadaMu dengan ilmu pengetahuanMu dan aku mohon kekuasaanMu (untuk mengatasi persoalanku) dengan kemahakuasaanMu.

Aku mohon kepadaMu sesuatu dari anugerahMu Yang Maha Agung, sesungguhnya Engkau Mahakuasa, sedang aku tidak kuasa, Engkau mengetahui, sedang aku tidak mengetahuinya dan Engkau adalah Maha Mengetahui hal yang ghaib.

Ya Allah, apabila Engkau mengetahui bahwa urusan ini (orang yang mempunyai hajat hendaknya menyebut persoalannya) lebih baik dalam agamaku, dan akibatnya terhadap diriku sukseskanlah untuk ku, mudahkan jalannya, kemudian berilah berkah.

Akan tetapi apabila Engkau mengetahui bahwa persoalan ini lebih berbahaya bagiku dalam agama, perekonomian dan akibatnya kepada diriku, maka singkirkan persoalan tersebut, dan jauhkan aku daripadanya, takdirkan kebaikan untuk ku di mana saja kebaikan itu berada, kemudian berilah kerelaanMu kepadaku.”

Demikian penjelasan mengenai doa sholat Istikhoroh (lengkap) – niat, tata cara, waktu dan doa nya. Semoga bermanfaat.

About Rizka Zakiya 106 Articles
Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*