Database: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Contoh penggunaannya

database adalah
ilustrasi oleh dribbble.com

Database adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mengumpulkan file, arsip dan tabel yang saling terhubung dan tersimpan dalam komputer atau media elektronik.


Masyarakat saat ini hampir semua orang menggunakan, memakai dan memanfaatkan computer. Pengunaan computer ini juga berpengaruh pada kemajuan teknologi saat ini. Perkemabangan computer pasti diiringi dengan banyak inovasi baru.

Tanpa kita sadari, setiap kali berinteraksi dengan teknologi baik computer maupun smartphone kita selalu bersinggungan dengan yang Namanya database.

Database inilah menyimpan semua data sehingga komputer dapat diprogram sedemikian rupa. Untuk mengenal lebih lanjut berikut ini  adalah penjelasan mengenai database.

Pengertian Database

database
differencebetween.net

database adalah kumpulan data atau informasi yang diperoleh dan selanjutnya disimpan dalam suatu media, umumnya adalah di komputer.

Basis data dapat didefinisikan atau diartikan sebagai kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (software) program atau aplikasi untuk menghasilkan informasi.

Suatu pengelolaan sistem database dalam dunia IT biasa dikenal dengan istilah DBMS (Database Management System). Suatu database juga dapat didefinisikan terdiri dari kumpulan tabel – tabel yang menyimpan data serta informasi.

Ditarik dari definisi diatas, database memiliki peran yang sangat penting dalam system informasi karena berperan sebagai Gudang penyimpanan yang nantinya dapat diproses lebih lanjut oleh system. Hal tersebut merupakan salah satu fungsi database, berikut ini penjelasan lebih lanjut mengenai fungsi database.

Fungsi Database

  1. Database berfungsi untuk mengelompokkan data dan mempermudah dalam proses identifikasi data. Database akan menampilkan data sesuai dengan permintaan dari user tentang suatu informasi dengan proses yang cepat dengan bantuan software Database Management Systems (DBMS).
  2. Software DBMS akan menghindarkan data ganda dan inkonsistensi pada database. Database akan memberikan notifikasi secara langsung jika terjadi duplikasi data. Duplikasi dalam database ini sangat dimungkinkan sekali karena dari banyaknya jumlah data yang dimasukan.
  3. Database juga memudahkan dalam akses, edit, tambah, delete dan penyimpanan data. Admin akan lebih mudah dalam mengelola semua kegiatan tersebut diatas walaupun jumlah datanya cukup besar.
  4. Menjadi solusi untuk mengatasi masalah penyimpanan data konvensional yang memerlukan ruang yang besar dan memakan biaya banyak.
Baca juga:  Gaya: Pengertian,Rumus beserta Contoh dan Penjelasannya

Fungsi database sangatlah kompleks. Saat ini banyak sekali aplikasi yang digunakan untuk membuat database, baik berbayar maupun gratis seperti MySQL, Microsoft SQL Server, Microsoft Access, Oracle dan banyak lagi. Selain itu masih banyak lagi jenis database yang ada saat ini, berikut pembahasannya

Jenis-jenis Database

jenis database
keeysproject.blogspot.com

Berikut adalah beberapa jenis database, diantaranya:

1. Operational Database

Database ini digunakan untuk database dinamis secara realtime. Database ini dapat disebut dengan OLTP (On Line Transactional Processing). Kelebihan data ini mudah untuk di edit, tambah dan hapus data secara realtime.

Contoh: JSON (JavaScript Object Notation) dan XML (Extensible Markup Laguange)

2. Relational Database

Data base ini memiliki jenis permodelan data berdasarkan data relasional. Kebanyakan pemeliharaan jenis data ini menggunakan SQL, serta SQL ini juga digunakan sebagai bahasa query. Contoh : SQL, PostgreSQL, MongoDB, MariaDB, Oracle Database, SAP HANA, MemSQL, Firebird dan Interbase.

3. Database Warehouse

Database warhouse ini biasanya digunakan untuk pelaporan  dan analisis data. Database yang berada di warehouse akan diunggah dari sistem operasional yang ada seperti pada sistem pemasaran atau penjualan.

Database warehouse menjadi tempat menyimpan repository sentral dari satu database atau lebih. Contoh warehouse database adalah Microsoft SQL Server

4. Distributed Database

Jenis database yang keempat adalah database terdistribusi, jadi database ini memiliki penyimpanan data yang tidak berada pada penyimpanan yang sama. Database disimpan pada lokasi fisik yang berbeda tetapi tetap terhubung dengan jaringan komputer yang saling berhubungan.

Sistem dari distributed database ini tidak seperti database parallel yang digabungkan menjadi satu, tetapi database parallel ini terdiri dari situs yang digabungkan. Contoh dari distributed database ini adalah Microsoft Office Access.

Baca juga:  Kesetimbangan Benda Tegar: Prinsip, Rumus, Contoh Soal dan Pembahasannya

5. End User Database

End user menjadi jenis database terakhir yang kita bahas, database ini terdiri dari dari bebagai jenis file yang dikelola dan dikembangkan oleh end user workstation.

Contoh database end user ini adalah dokumen spreadsheet, word processing bahkan file download juga termasuk dari end user database.

Untuk pemahaman lebih lanjut, berikut ini contoh penggunaan dari database.

Contoh penggunaan database

  1. Pemesanan tiket online, tiket pesawat terbang
  2. Sistem pendaftaran mahasiswa/i baru, sistem pelaporan nilai ujian/tes
  3. Pengelolaan stock barang dan pelaporan hasil penjualan
  4. Big data untuk e-commerce dalam penyediaan komoditas
  5. Pengelolaan data internal perusahaan ( data karyawan, gaji karyawan

Demikian penjelasan mengenai database, lengkap beserta fungsi, jenis dan contoh. Semoga bermanfaat!

Referensi:

  • gurupendidikan.co.id