A password will be e-mailed to you.

    Saya katakan blak-blakan saja di sini:

    Tidak semua orang cocok dengan buku sains populer.

    Terlepas dari beragam review yang memuji-muji suatu buku sains popular, terlepas dari banyak orang yang bilang bahwa isinya menarik dan mudah dipahami, tetap saja ada kemungkinan bahwa kamu akan berhenti membaca setelah beberapa halaman pertama.

    Kenapa?

    Karena isinya membosankan.

    Jika kamu bukan orang yang suka membaca, atau jika kamu bukan orang yang punya dasar pengetahuan sains yang baik, maka sebagian besar buku sains populer adalah bacaan yang membosankan.

    Se-mudah dipahami-nya buku sains populer, tetap saja kamu perlu usaha untuk menikmatinya.

    Masalahnya adalah…

    Sebagian besar orang (terutama orang Indonesia) malas membaca. Yang artinya, buku-buku tersebut jadi auto kurang menarik.

    Stephen Hawking, salah seorang ilmuwan paling hebat abad ini yang semakin terkenal sejak kabar ketiadaannya 14 Maret lalu, pun pernah bercanda:

    Buku sains populerku ‘A Brief History of Time’ adalah buku yang paling banyak dibeli, tapi paling sedikit dibaca di dunia. Orang membelinya tak lain hanya karena agar terlihat lebih keren dan pintar, tanpa pernah membacanya 😀

    Maka dari itu, alih-alih langsung membaca buku sains populer mainstream seperti A Brief History of Time, The Grand Design oleh Stephen Hawking; Cosmos oleh Carl Sagan, dan lain sebagainya, saya lebih menyarankan kamu yang baru saja mulai tertarik untuk membaca buku sains populer, agar membaca buku yang ringan-ringan dulu saja.

    Contohnya buku sains dalam bentuk komik atau novel.

    Ya, komik atau novel sains.

    Berbeda dengan buku-buku sains populer lain yang membosankan, komik dan novel menyajikan jalan cerita yang seru sehingga lebih menarik untuk dibaca.

    Novel-novel sains meramu jalan cerita dengan melibatkan sains baik dalam kisah, narasi, dialog dan lain sebagainya.

    Komik memberikan gambaran visual yang lebih jelas sehingga lebih membekas.

    Maka dari itu, keduanya dapat menjadi jembatan untuk kamu yang ingin baca buku sains tapi malas untuk membaca buku-buku yang membosankan.

    Tapi tidak semua novel sains itu bagus. Banyak novel (begitu juga film) sains yang terlampau fiksi sehingga gambaran ilmiahnya kurang tepat.

    Ini rekomendasinya:

     

    Serial Kartun Sains oleh Larry Gonick

    Ada kartun fisika, kartun biologi, kartun kimia, dan serial kartun lainnya.

    Serial kartun ini sangat menarik. Gambarnya bagus, kadang lucu, dan isinya pun bisa akurat karena pembuatannya selalu melibatkan ahli-ahli sesuai bidang ilmu tersebut.

    Kartun ini sangat bagus untuk membentuk pemahaman dasar tentang sains.

    Bahkan sampai sekarang, buku-buku Larry Gonick ini masih cukup membekas di benak saya. Padahal saya membacanya dulu waktu masih duduk di kelas 10.

     

    Serial Komik WHY?

    WHY? Series adalah komik sains yang berasal dari Korea dengan penyajian gambar kartun berwarna yang lucu dan alur cerita yang sangat menarik.

    Sebenarnya buku ini ditujukan untuk anak-anak, tapi tentu saja itu tak membatasi.

    Saya saja yang udah bangkotan ini suka kok buat baca serial komik WHY? ini.

    Teman saya yang ini malah dikirimin serial komik WHY? langsung sama penerbitnya.

     

    Perburuan Bintang Sirius

    Tofi begitu cemburu kepada bintang-bintang di langit luas yang bisa bersinar dengan bebas. Ia ingin menjadi seorang remaja normal, tanpa dibayang-bayangi oleh nama besar ayahnya sebagai seorang ilmuwan pemenang Nobel.

    Novel ini bercerita tentang perjalanan Tofi, seorang remaja anak dari peraih nobel fisika, bersama rekan-rekannya yang kemudian harus berhadapan dengan Sirius.

    Baca juga:  Inilah penjelasan sains di balik Asian Games 2018, menakjubkan!

    Sirius adalah proyek rahasia super komputer yang berisi enkripsi senjata pemusnah nano yang sanggup merusak DNA sang target yang diburu oleh banyak pihak.

    Novel ini sangat menarik. Tokoh-tokoh di buku ini saja namanya berkaitan dengan sains, nama planet, nama satelit, bahkan hingga nama zat kimia, pokoknya lengkap semua di dalam novel ini.

    Jalan cerita kadang terlalu dipaksakan, tapi gambaran ilmiahnya tepat. Tak lain karena penulisan novel ini juga digawangi oleh salah satu tokoh fisika terbaik di Indonesia, Prof. Yohanes Surya.

     

    Teka-teki Terakhir

    Gosipnya, suami-istri Maxwell penyihir. Ada juga yang bilang pasangan itu ilmuwan gila. Tidak sedikit yang mengatakan mereka keluarga ningrat yang melarikan diri ke Littlewood. Hanya itu yang Laura tahu tentang tetangganya tersebut.

    Dia tidak pernah menyangka kenyataan tentang mereka lebih misterius daripada yang digosipkan. Di balik pintu rumah putih di Jalan Eddington, ada sekumpulan teka-teki logika, paradoks membingungkan tentang tukang cukur, dan obsesi terhadap pernyataan matematika yang belum terpecahkan selama lebih dari tiga abad. Terlebih lagi, Laura tidak pernah menyangka akan menjadi bagian dari semua itu.

    Novel teenlit ini menyajikan kisah yang menarik tentang matematika. Penyajiannya ringan, konfliknya pun tidak lebay.

    Menarik pokoknya.

    Saya baru saja selesai membacanya beberapa waktu lalu.

     

    Petualangan ke Pusat Bumi

     

    Novel klasik ini menceritakan petualangan anak muda bersama Profesor Geologi pamannya sendiri yang berkelana ke tempat misterius di pusat Bumi.

    Bermula saat sang paman menemukan naskah kuno bangsa Viking. Narasi cerita ini kaya akan kosakata sains, dijamin tidak hanya takjub karena ceritanya, juga tambah pandai setelah membacanya.

     

    Sementara hanya lima buku tersebut yang saya sarankan untuk pemula.

    Ini tak lain karena saya sendiri juga belum banyak membaca komik atau novel sains lainnya.

    Kalau kamu punya saran, kasih tau ya!

    Setelah kamu cukup nyaman dengan sains dalam balutan komik dan novel tersebut, kamu bisa naik level membaca buku sains populer yang lebih serius.

    Tapi jangan langsung baca buku sains berat-berat. Lebih baik kamu baca buku yang berkisah tentang biografi ilmuwan, teknologi-teknologi hebat, atau lainnya, yang dengannya kamu dapat termotivasi dan semangatmu akan sains pun tergugah.

    Beberapa yang saya sarankan:

     

    Cerdas Jenaka Cara Nobelis Fisika: Petualangan Hidup Richard P. Feynman


    Buku ini adalah autobiografi dari Richard Feynman, seorang fisikawan nyentrik pememang hadiah nobel.

    Jangan dikira kisah di buku ini membosankan, karena berkat ulah usil si Feynman ini, fisika tak ubahnya sebuah mainan mengasyikkan di tangan anak kecil.

    Buku ini sangat bagus. Fisika pun jadi seru.

    Sayangnya, buku ini sudah sulit untuk didapatkan. Saya saja mendapatkan buku ini beli bekas punya orang lain, itupun sudah empat tahun yang lalu.

     

    Majalah National Geographic

    Pasti semua orang tahu National Geographic.

    Majalah bulanan ini membahas banyak sejarah alam semesta, penjelajahan, kehidupan liar, flora & fauna, peradaban, kebudayaan, ilmu pengetahuan populer.

    Yang lebih menarik, majalah ini selalu menyajikan foto-foto yang memukau.

     


     

    Baru setelah itu, kamu bisa lebih nyaman untuk masuk ke buku-buku sains populer kerenn yang terkenal di penjuru dunia:

     

    Cosmos

    Cosmos adalah salah satu buku sains paling laris sepanjang sejarah.

    Dengan prosa jernih memukau, ahli astronomi Carl Sagan mengungkapkan alam semesta yang dihuni suatu bentuk kehidupan yang baru saja mulai berpetualang menjelajahi

    Baca juga:  Bagaimana Cara Bunglon Merubah Warna Tubuhnya?

    luasnya antariksa.

    Buku ini sangat bagus. Apalagi jika kamu suka membaca naskah prosa yang indah.

    Tapi kalau kamu tidak suka membaca naskah-naskah puitis—seperti saya, buku ini jadi agak membosankan.

    A Brief History of Time

    Ini adalah mahakarya buku sains popular dari Stephen Hawking.

    Dalam buku ini Hawking membahas pertanyaan-pertanyaan besar seperti: Bagaimana alam semesta bermula? Apa yang memulainya? Apakah waktu itu, dan apakah ia selalu bergerak maju?

    Walaupun tidak ada rumusan matematis dalam buku ini, ada banyak istilah teknis yang perlu kamu pelajari agar bisa paham isi buku ini.

    Jujur saja, buku ini tidak bisa kamu nikmati kalau kamu belum memiliki dasar pengetahuan fisika yang baik.

     

    The Magic of Reality

    Dipenuhi dengan banyak ilustrasi gambar yang menarik, dalam buku ini Richard Dawkins membongkar mitos-mitos populer dengan menjelaskan fakta realitas alam semesta secara apik.

    The World Without Us

    Buku ini mengisahkan bagaimana keadaan Bumi setelah manusia tidak ada lagi di Bumi.

    Alan Weisman mengajak pembaca berkhayal kemungkinan masa depan Bumi selagi mencermati hal-hal yang telah dilakukan spesies kita selama ini.

     

    Sapiens: A Brief History of Human

    Lewat buku ini, Yuval Noah Harari membahas sisi yang tak banyak diungkit buku sejarah atau evolusi manusia lain: bagaimana manusia berangkat dari sekadar satu spesies hewan menjadi makhluk berperadaban, melalui tiga revolusi—Kognitif, Pertanian, dan Sains

     

    Guns, Germ, and Steel

    Ini adalah salah satu buku social-science yang keren banget.

    Buku ini ditulis oleh Jared Diamond, seorang professor geografi dari University of California, Los Angeles (UCLA) dari hasil penelitian selama berpuluh-puluh tahun di Papua (Papua Barat, maupun Papua Nugini).

    Singkatnya, buku ini ditulis untuk menjawab pertanyaan “Kenapa Eropa punya kebudayaan yang lebih maju daripada sebagian besar budaya lain di dunia seperti Afrika, Amerika Selatan, India, dan juga Indonesia?

     

    Meluruskan Miskonsepsi Bumi Datar oleh Saintif

    Promosi buku sendiri gapapa kan ya 😀

    Alih-alih sekedar membantah argumen-argumen flat earth, buku “Meluruskan Miskonsepsi Bumi Datar” diperuntukkan untuk kajian yang lebih jauh.

    Buku ini membahas kajian sains baik dari sisi historis, konseptual, dan teknis untuk garis besar topik sains yang dipahami secara keliru oleh flat earther. Topiknya meliputi gravitasi, air, dinamika gerak, bentuk Bumi, satelit, roket, dan Bulan.

    Dengan memahami topik-topik ini secara utuh, miskonsepsi yang umum terjadi dapat diluruskan, kesalahan dalam argumen flat earth pun dapat terjawab dengan sendirinya.

    Maka dari itu, buku ini dapat dibaca oleh siapapun untuk menambah wawasan dan pemahaman akan ilmu pengetahuan.

    Kalau mau dapet bukunya, silahkan langsung beli di sini.

    Dengan membeli buku ini, kamu juga telah mensupport Saintif untuk terus berkarya.

     


     

    Itu dia 13 buku sains populer keren rekomendasi dari Saintif. Yok baca buku-bukunya, biar makin pinter dan jadi makin sains banget.

    Kami sudah selesai membaca semua bukunya, dan begitulah rekomendasi jujur dari kami. Tentu masih ada banyak buku lainnya, tapi karena kami belum membacanya, kami belum bisa merekomendasikan.

    Semua buku itu tersedia dalam bahasa Indonesia kok, jadi tenang aja buat yang ada kendala sama bahasa inggris.

    Kalau kamu punya rekomendasi lain, kasih tau di komentar ya!

     

    No more articles