Asal-usul kamera: mulai dari penemu muslim sampai kamera canggih masa kini

Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang begitu pesat, namun pernahkah kita berpikir siapa penemu-penemu alat yang dapat kita gunakan saat ini?

Tak banyak yang mengetahui sejarah awal mula suatu alat tercipta hingga sedemikian rupa canggihnya. Tak banyak pula yang tahu bagaimana peran penemu muslim dalam perkembangan teknologi di dunia saat ini.

Salah satu Ilmuwan muslim berpengaruh adalah Al-Haytham, yang dikenal di Eropa dengan nama Alhazen.

Hasil gambar untuk alhazen

Beliau adalah orang pertama yang menemukan ilmu optik.

Beliau menulis buku ilmu Al-manazir atau dalam bahasa Latin dikenal dengan Opticae Theasaurus. Buku tersebut menjadi salah satu rujukan utama dalam perkembangan awal ilmu optika di barat.

 

Penemu Kamera Pertama

Dalam teorinya, Al Haytham menemukan bahwa penglihatan terjadi akibat adanya seberkas cahaya pada objek benda yang dilihat ke mata sehingga berpengaruh padanya.

Kemudian beliau menjelaskan bagaimana susunan tingkatan sinar, pemantulan cahaya serta perbandingan antara kekuatan dan jarak yang mampu ditempuh oleh sinar (cahaya).

Beliau merupakan penemu kamera pertama yaitu kamera obscura.

 

Perkembangan kamera di dunia

Berikut ini adalah asal-usul perkembangan kamera di dunia:

1. Kamera Obscura

Kamera Obscura merupakan kamera yang berbentuk seperti kotak dengan ruang gelap atau kedap cahaya di dalamnya.

Kamera obscura bisa memantulkan cahaya melalui dua buah lensa konveks, yang kemudian menempatkan gambar pada film atau kertas di titik fokus pada lensa kamera.

Perangkat kamera obscura terdiri dari sebuah kotak, tenda atau ruangan dengan lubang kecil di satu sisi. Cahaya dari pemandangan eksternal melewati lubang dan menabrak permukaan di dalamnya, di mana adegan itu direproduksi, terbalik (terbalik) dan terbalik (kiri ke kanan), namun dengan warna dan perspektif dipertahankan.

Baca juga:  Ternyata Orang Buta Juga Mengalami Mimpi

Hasil gambar untuk alhazen

Hasil gambar untuk obscura camera concept

Gambar dapat diproyeksikan ke atas kertas, dan kemudian dapat dilacak untuk menghasilkan representasi yang sangat akurat. Untuk menghasilkan gambar proyeksi yang cukup jelas, kabarnya aperture harus sekira 1/100 jarak ke layar atau kurang.

Banyak kamera obscura yang menggunakan lensa daripada lubang jarum karena memungkinkan aperture yang lebih besar. Hal ini akan menghasilkan kecerahan serta menjaga fokus.

Karena lubang jarum dibuat lebih kecil, gambar menjadi lebih tajam, namun gambar yang diproyeksikan menjadi redup. Dengan lubang jarum yang terlalu kecil, menjadikan ketajaman gambar memburuk karena difraksi.

Dengan memakai cermin seperti pada versi overhead abad ke-18, ini memungkinkan kamera untuk memproyeksikan gambar di bagian atas. Tipe lain yang lebih portabel adalah sebuah kotak dengan cermin siku yang diproyeksikan ke kertas yang diletakan di atas kaca.

 

2. Kodak Brownie

Pada awal tahun 1900 teknologi kamera mulai dikembangkan menjadi 2 jenis yaitu kamera lipat dan kamera kotak. contohnya seperti kamera Kodak Brownie (yang kiri) Ansco Buster Brown.

 

3. Korona View Kamera

Korona View Camera, dibuat oleh Gundlach di Rochester, New York. Digunakan untuk fotografi lapangan.

 

4. Nodak (North Dakota)

Tahun 1930-an kodak mendesain kamera yang inovatif. Yang dapat dilipat kamera seperti itu mudah dibawa dan juga desain yang terbukti cukup populer, misalnya, Brownie 620 dan Bantam ini.

 

5. Mercury Univex

Dirilis pada tahun 1938, Mercury Univex memiliki desain khas berbentuk setengah bulan atas Shutter kamera,yang terbuat dari logam dengan sistem rotari yang unik, sehingga memberikan berbagai pilihan “shutter Speed”

 

6. Focusing lens extension

Kemudian design kamera baru diperkenalkan dengan konsep bellows-type. Dengan menggunakan “focusing lens extension”, yang kemudian banyak digunakan oleh wartawan di era 50-an. konsep in terus dikembangkan hingga menjadi kamera Polaroid diakhir 1960-an.

Baca juga:  Kenapa Jama’ah Sholat Tarawih Hanya Ramai di Awal Saja?

 

7. Kamera Imperial

Kamera Imperial adalah produk utama dari George Herbert Co di Chicago, yang merupakan kamera resmi Pramuka, dan kamera pertama yang di buat dengan warna-warna cerah.

 

8. Zeiss Icon

Pada tahun 1926 dibentuk dari empat pembuat kamera yang berbeda, dan nama ikon adalah bentuk gabungan dari dua perusahaan, (I) CA dan (Con) Tessa-Nettel.

 

9. Kamera Digital

Hingga akhirnya Tahun 1999 Nikon me-relase kamera digital D1 (2.7 megapixels, 4.5 fps), yang kebanyakan dipakai oleh fotografer profesional.

 

10. Kamera Mirroless

Mirroless adalah kamera digital yang hampir mirip dengan DSLR namun, dengan desain lebih ringan dan kecil. Mirroless pertama kali diluncurkan pada tahun 2004 dengan nama Epson R-D1.

 

Referensi: