20+ Contoh Alat Musik Petik Tradisional Dan Modern Beserta Gambarnya

alat musik petik
Ilustrasi oleh dribbble.com

Alat musik petik adalah instrumen musik yang memiliki senar atau dawai dan dipetik menggunakan jari untuk menghasilkan bunyi. Contohnya seperti gitar, sasando, kecapi, jentreng, celempung, dan banyak lagi dalam artikel ini.

Alat musik merupakan suatu instrumen yang dimodifikasi dan dibentuk dengan tujuan agar dapat mengeluarkan suatu bunyi pada sebuah acara pertunjukan musik. Terdapat beberapa jenis alat musik, seperti alat musik petik, pukul, gesek, tiup, dan tekan.

Indonesia sendiri merupakan suatu negara yang kaya akan budaya dan tradisi masyarakatnya. Terdapat beberapa alat musik kesenian tradisional yang terkenal, diantaranya jenis alat musik petik.

Alat musik petik sendiri merupakan salah satu instrumen musik yang sangat sering dipakai dalam acara musik. Berikut ulasan lanjut mengenai alat musik ini yang meliputi alat musik petik tradisional dan modern.

Pengertian Alat Musik Petik

Semua jenis alat musik petik menggunakan senar atau dawai untuk menghasilkan bunyi. Perbedaan panjang atau pendeknya dawai pada alat musik inilah yang berpengaruh terhadap tinggi rendahnya nada yang dihasilkan.

Sedangkan pengertian alat musik petik adalah suatu alat musik yang dapat mengeluarkan bunyi atau suara ketika digetarkan atau dipetik pada bagian senar atau dawainya.

Contoh Alat Musik Petik Tradisional

1. Sasando

alat musik petik

Sasando adalah salah satu jenis alat musik petik tradisional asli Indonesia yang berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur, yaitu pulau Rote. Menurut sejarah, sasando sudah dimainkan oleh masyarakat pulau Rote sejak abad ke- Masehi.

Alat musik ini terbuat dari bambu yang dibentuk melengkung panjang. Terdapat dua tipe sasando yaitu jenis dobel dan engkel. Hingga saat ini sudah ada sasando dalam bentuk elektrik.

2. Kecapi

alat musik petik

Alat musik kecapi adalah salah satu jenis alat musik petik yang pertama kali ditemukan di daerah Sunda Jawa Barat.

Kecapi memiliki jumlah dawai yang bermacam, mulai dari 15-20 dawai sesuai dengan ukuran dan jenis kecapi. Berdasar bentuk kecapi, terdapat dua jenis kecapi yaitu Parahu dan Siter. Kedua jenis kecapi tersebut menggunakan dawai yang diikat pada bagian kanan kotak untuk mengontol nada lagu.

Sedangkan berdasarkan fungsinya, terdapat dua jenis kecapi yaitu Indung dan Rincik. Jenis kecapi Rincik memiliki ukuran yang lebih kecil dibanding dengan jenis Indung.

3. Jentreng

alat musik petik

Alat musik jentreng merupakan alat musik yang menyerupai kecapi dengan ukuran yang lebih kecil. Orang Jawa Barat kerap menyebut jentreng sebagai tawangsa.

Jika kecapi memiliki dawai 15-20 buah, jentreng hanya memiliki 7 buah dawai . Jentreng dibuat dari kayu kenanga atau nangka sehingga hal ini menambah suara khas yang keluar dari alat musik jentreng.

4. Celempung

alat musik petik

Jawa Barat memiliki beragam jenis alat musik petik, celempung termasuk diantaranya.

Berdasarkan fungsinya, celempung digunakan sebagai instrumen pelengkap musik gamelan daerah. Keunikan dari celempung adalah setelah senar dengan nada prelog dan nada slendro pada senar lain.

5. Siter

alat musik petik

Jenis alat musik petik siter merupakan alat musik asli Indonesia yaitu dari Jawa Tengah. Alat musik siter pada dasarnya mirip dengan kecapi, tapi hanya saja cara memainkannya yang berbeda.

Siter sering digunakan sebagai pengiring pertunjukan seni musik di beberapa daerah. Terdapat ruang penggema berupa bentuk trapesium dan bagian atas siter terdapat bentangan dawai kawat yang cukup panjang.

6. Sampek

Alat musik sampek merupakan salah satu alat musik yang berasal dari suku Dayak yang dimainkan dengan cara dipetik.

Sampek terbuat dari bahan kayu kapur dan ulin. Senar sampek awalnya terbuat dari pohon enau. Namun, sekarang senar sampek terbuat dari kawat kecil. Terdapat 3 hingga 6 senar pada setiap sampek.

Sampek digunakan oleh suku Dayak untuk mengiringi prosesi acara adat dan mengiringi acara tarian tradisional. Keunikan sampek yaitu pada bagian ujung terdapat semacam hiasan atau ciri khas utama dari suku dayak, yaitu kepala burung elang.

7. Saung Gauk

alat musik petik

Alat musik saung gauk berasal dari Kalimantan Selatan. Saung gauk berbentuk melengkung pada sisi leher dengan semacam hiasan yang khas. Alat musik saung gauk dikategorika sebagai alat musik sejenis dengan harpa tradisional yang sangat kuno di benua Asia.

Baca juga:  Sinopsis: Pengertian, Unsur, Cara Membuat, dan Contohnya

8. Japen

alat musik petik

Jenis alat musik japen berasal dari daerah Kalimantan Tengah. Instrumen dari alat musik japen hampir menyerupai kecapi. Bahkan, bunyi nada yang dihasilkan japen sama dengan bunyi nada kecapi.

Japen merupakan alat musik yang populer di wilayah Kalimantan Tengah. Badan japen hampir menyerupai bentuk gitar, tetapi bentuk japen lebih kecil dengan dibubuhi ukiran khas serta warna-warna unik.

9. Panting

alat musik petik

Alat musik panting sekilas menyerupai gambus. Panting merupakan alat musik petik tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan.

Pada mulanya, panting dimainkan secara individu. Namun, seiring berkembangnya zaman, panting bisa dimainkan secara berkelompok. Panting biasanya digunakan untuk pagelaran musik di daerah suku Banjar.

10. Knobe Khabates

alat musik petik

Knobe Khabetas merupakan alat musik petik yang cara memainkannya cukup sulit, karena tidak hanya dipetik namun juga perlu ditempelkan ke mulut dan ditiup agar mengeluarkan suara.

Alat musik dari Nusa Tenggara Timur ini bentuknya hampir menyerupai busur panah, masyarakat Dawan mempercayai bahwa alat musik ini sudah ada sejak nenek moyang mereka meninggali gua-gua.

Oleh masyarakat dawan biasanya alat musik ini selalu dibawa ketika pergi berkebun atau ketika sedang menggembala ternak, musik ini dimainkan untuk menghilangkan kesepian.

Meski  sering dimainkan sendiri, alat musik ini juga adalah alat musik utama yang dimainkan ketika upacara adat Napoitan Li’ana yaitu upacara menyongsong bayi yang baru berumur 40 hari boleh dibawa keluar rumah.

11. Hasapi

alat musik petik

Alat musik hasapi merupakan alat musik petik khas tradisional Batak. Hasapi sering disebut sebagai kecapi batak karena bentuknya mirip dengan kecapi khas sunda. Biasanya hasapi digunakan sebagai pengiring acara pernikahan.

Hasapi terdapat dua jenis yaitu hasapi Ende dan Doal. Alat musik ini tergolong ke dalam alat musik ritmis karena tidak menggunakan tangga nada. Hasapi terbuat dari kayu ijor yang banyak ditemukan di pinggiran danau toba. Pada bagian badan hasapi biasanya ditambah ukiran tertentu sebagai hiasan.

Contoh Alat Musik Petik Modern

Berikut contoh beberapa alat musik petik modern.

1. Gitar

Gitar adalah salah satu jenis alat musik petik yang berbunyi jika dipetik. Berdasarkan sejarahnya, gitar berasal dari daerah Spanyol. Hingga saat ini, gitar merupakan alat musik petik yang paling populer di dunia.

Alat musik gitar memiliki senar atau dawai yang dipetik untuk menghasilkan bunyi. Sedangkan badan dan leher gitar terbuat dari kayu sebagaimana gambar diatas.Terdapat dua jenis gitar yang ada yaitu gitar akustik dan elektrik.

Selain dimainkan dengan cara dipetik, gitar dapat dimainkan dengan cara menggenjreng. Untuk memainkan gitar, harus dipelajari terlebih dahulu beberapa kunci pada nada gitar. Terdapat hingga 144 chord yang bisa dipelajari dan dipakai ketika hendak memainkannya.

2. Ukulele

Dari bentuknya, sekilas ukulele mirip dengan gitar. Namun, ukulele mempunyai ukuran badan yang lebih kecil dibanding dengan gitar yaitu sekitar 20 inchi panjangnya.

Alat musik petik yang satu ini, sebenarnya berasal dari negara Hawai. Nah, untuk kata Ukulele sendiri jika diterjemahkan dengan menggunakan bahasa Hawai yaitu mempunyai arti “Kutu Loncat”. Menurut sejarah, pada tahun 1880, alat musik petik ini menyebar ke Indonesia.

3. Harpa Gitar

Jika pada ulasan sebelumnya kita membahas Harpa saja. Maka kali ini, akan membahas Harpa gitar yang merupakan hasil kombinasi antara gitar dan harpa. Sesuai dengan namanya, alat musik ini sekilas hampir mirip dengan gitar. Namun, untuk bagian atasnya terdapat penambahan alat musik yakni alat musik harpa. Terdapat dua jenis harpa guitar yang kita kenal yaitu harpa gitar elektrik dan akustik.

Ya, meskipun alat musik ini mirip dengan gitar, yang menjadi perbedaan utama pada alat musik ini yaitu terdapat tambahan ekstensi harpa. Selain itu, Alat musik ini tidak hanya dimainkan sendirian. Namun , biasanya dikolaborasikan dengan musik lain secara bersamaan. Jumlah pemain Harpa gitar bisa satu, bahkan bisa lebih.

4. Banjo

Alat musik banjo merupakan jenis alat musik petik yang berasal dari Amerika. Munculnya alat musik banjo di Amerika terjadi ketika ada kehidupan budak Afrika di sana. Sebagian budak Afrika membuat suatu instrumen dan kemudian mengembangkannya menjadi sebuah alat musik dengan bunyi yang khas.

Baca juga:  Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel beserta Contohnya

Banjo sering digunakan pada pertunjukan musik seperti bluegrass, folk, country, dan irish tradisional.

5. Harpa

Alat musik harpa termasuk ke dalam alat musik peitk tertua di dunia. Terdapat tiga bagian dalam harpa yaitu meliputi sound board, neck, dan string. Jumlah dawai dalam harpa bervariasi sebanyak 22 hingga 47 buah. Berdasarkan catatan sejarah, pada tahun 1500 SM dawai harpa dibuat dari rambut atau serat tanaman yang dikaitkan pada kedua sisinya.

6. Gambus

Alat musik gambus merupakan jenis alat musik petik yang berasal dari wilayah Timur Tengah. Pada masa persebaran Islam yang dibawa bangsa Timur Tengah, gambus menyebar sampai ke seluruh masyarakat Melayu.

Bentuk dari gambus menyerupai gitar, tetapi gambus mempunyai bentuk yang menyerupai labu dibagi dua. Berdasarkan fungsinya, gambus sering digunakan sebagai pengiring tarian zapin dan pengiring musik islami.

7. Gayageum

Gayageum merupakan salah satu jenis musik petik yang berasal dari negara Korea. Terdapat hingga 12 buah senar pada setiap buah gayageoum.

Berdasarkan jenis bunyi, gayageum terdapat dua jenis yaitu jeongak dan sanjor. Perbedaan antara keduanya yaitu sanjo dipakai untuk pagelaran solo, sementara jeongak digunakan untuk pagelaran orkestra.

8. Shamisen

Shamisen merupakan alat musik yang masuk kategori alat musik petik. Cara memainkan alat musik ini yaitu dengan cara memetik. Alat musik Shamisen ini berasal dari negara Jepang. Alat musik Shamisen ini sangat berbeda dengan alat musik lainnya karena hanya mempunyai dawai berjumlah 3. Di Negara asalnya Jepang, alat musik Shamisen ini sudah termasuk elemen penting pada seni musik tradisional mereka.

Yang menjadi ciri khas dari alat musik ini yaitu pada bagian tubuhnya dibungkus dengan kulit punggung anjing atau kulit perut kucing betina. Selain itu, juga terdapat beberapa Shamisen yang dilapisi dengan plastik . dalam alat musik ini, terdapat tiga jenis seperti badan (Do) , leher (Sao), dan pasak (Itomoki).

9. Sanxian

Sanxian merupakan alat musik petik yang berasal dari daratan China. Alat musik ini mempunyai 3 buah senar dawai. Yang menjadi alat musik ini lebih unik yaitu pada bahan untuk bagian badannya terbuat dari kulit ular sanca dan pada leher seperti alat musik gitar.

Alat musik petik ini mempunyai fungsi yaitu untuk mengiringi pertunjukan solo dan orkes. Pada abad ke 20, alat musik Sanxian dilakukan modifikasi yang kemudian hanya tersisa 4 senar saja. Sedangkan, untuk hasil nada yang dikeluarkan yaitu perkusi. Sementara alat musik ini persis dengan banjo.

10. Pipa

Pipa termasuk alat musik petik murni. Asal mula alat musik ini dari Tionghoa. Alat musik ini juga sudah ada semenjak era dinasti Qin. Ya, kira-kira antara tahun 221-206 SM. Alat musik pipa mempunyai letak keunikan yaitu alat musik ini bentuknya mirip dengan buah pir. Sedangkan, dawainya berjumlah 4-5 senar.

Semenjak ada dinasti Tang, alat musik ini sudah mulai dimainkan. Bahkan, alat musik ini digunakan sebagai pengiring acara acara kerajaan. Seiring dengan berjalannya waktu, alat musik petik yang satu  ini terus dimodifikasi dan semakin dikembangkan mulai dari jumlah fret, bentuk, hingga cara memainkan.

11. Sitar

alat musik petik

Jenis alat musik petik yang satu ini memang kurang terkenal di Indonesia. Namun, saat ini juga banyak yang memainkannya. Alat musik petik yang satu ini berasal dari Asia  selatan.

Karena berasal dari daerah Asia Selatan, alat musik ini paling sering digunakan untuk mengiringi pertunjukan tarian India dan juga dikolabirasikan dengan menggunakan instrumen dari musik klasik Hindustan.

Dalam alat musik petik ini, menggunakan dawa yang berjumlah 7 buah. Dawai Sitar, terdiri dari dua jenis yaitu dawai simpatetik dan dawai biasa. Nah, untuk menghasilkan nada yang unik, alat musik ini terdapat  ruang resonansi ground.

12. Dan Bau

alat musik petik

Alat musik Dan bau berasal dari negara Vietnam. Cara memainkan alat musik Dan Bau yaitu dipetik.

Keunikan dari Alat Dan bau ini yaitu cuma mempunyai satu kunci nada saja atau cord. Tampilan dari alat musik Dan bau hangat terdiri dari tongkat senar, bamboo, senar sutra, dan tempurung kelapa.

Mahasiswi Departemen Fisika Universitas Diponegoro dengan bidang ilmu Fisika Material